Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menghias Kolam Renang di Bali Dengan Patung Kepala

Menghias Kolam Renang di Bali Dengan Patung Kepala

Patung yang berada di tepi kolam renang ini punya tampilan yang agak isitimewa dan terlihat sangat menarik. Sistem pembuatannya menggunakan konsep dua dimensi, karena patung yang berwujud kepala manusia dengan ukuran yang cukup besar ini tidak berada di tengah namun ada di pinggir dan pada bagian belakangnya terdapat dinding yang panjang dan tinggi.

Jika dilihat secara sekilas patung ini tampak menempel pada dinding, meski sebenarnya punya jarak beberapa senti. Menghias kolam renang di Bali dengan patung kepala dengan tampilan seperti ini merupakan hal yang sudah sering dilakukan. Namun tetap saja patung ini punya nilai keistimewaan tersendiri dan mampu menjadi point of interest atau daya tarik utama pada kolam dan taman kecil yang berada di tepi.

Selain punya ukuran yang agak besar, patung ini memunculkan ekspresi wajah manusia yang hidup pada jaman dulu. Nuansa yang sangat primitif terlihat secara nyata pada hiasan ini. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah adonan semen dan pasir yang ditempelkan pada kerangka yang biasanya terbuat dari tulang besi atau kawat yang besar.

Agar lebih kuat, adonan semen dan pasirnya untuk menutup kerangka dicampur dengan batu kecil atau kerikil. Setelah adonan penutup kerangka kering, barulah diberi lapisan penutup yang lebih halus. Pekerjaan ini merupakan hal yang tersulit karena dari element ini ekspresi wajah dari patung harus bisa tercipta dan terbentuk dengan sempurna.

Agar terlihat lebih alami, patung wajah ini diberi warna abu-abu namun agak coklat. Penggunaan warna ini tidak menggunakan cat atau bahan yang lain, tapi dihasilkan dari pasir halus yang biasanya diambil dari sungai. Pasir tersebut ditempelkan dengan semen sehingga bisa melekat secara permanent.

Dinding yang berada di belakang patung, diberi warna coklat kekuningan dikombinasi dengan warna putih. Coklat kekuningan digunakan untuk memberi warna pada dinding tembok, sedang putih digunakan untuk memberi warna pada kerangka atau konstruksi yang bentuknya lebih tebal dan membentuk garis vertikal pada bagian tengah serta horizontal pada bagian atas.

Tujuan dari penggunaan dua warna ini selain untuk menghasilkan kesan yang lebih cerah dan terang, juga untuk menjadikan patung bisa terlihat secara jelas dan mencolok. Agar tampak lebih artistik, bagian pinggir dari konstruksi yang warnanya putih diberi ornament profil berbentuk segitiga dan bergerigi pada sisi yang ada di bawah.

Taman kecil yang bentuknya panjang dan berada di sepanjang tepi kolam diberi pohon palem dan beberapa tanaman hias lain dengan ukuran yang tidak tinggi. Tanaman sejenis sansiviera yang diletakan di dekat patung digunakan untuk menutup pondasi patung agar tidak terlihat dari depan atau luar.

Sedangkan untuk kolan renangnya sendiri juga menggunakan desain yang tidak kalah menarik. Pada bagian pinggir yang berada di dekat kolam, dindingnya membentuk lengkungan setengah lingkaran. Namun sisi di sebelah kiri dan kanan, membentuk garis yang lurus. Jika dilihat dari atas, tampilan kolam ini seperti pintu yang ada kubahnya.

Bagian tepi ditutup dengan lantai dari batu alam berbentuk kotak-kotak besar yang warnanya abu-abu, selaras dengan warna patung. Penataan lantai ini menggunakan pola yang mengikuti bentuk kolam. Selanjutnya bagian lain yang tidak tertutup lantai batu diberi tanaman rumput.

Pada bagian ujung kolam yang lain, terdapat bangunan gazebo yang desainnya menggunakan gaya tradisional Bali. Atapnya menggunakan atap ilalang yang pada bagian atasnya diberi hiasan mahkota. Nuansa etnik dan alami juga hadir di tempat ini.

Sumber gambar : http://www.baliholidayaccommodation.com


 
Artikel Lainnya :
 Teknik Memasang dan Merawat Lantai Decking Pengertian dan Teknik Perancangan Pondasi Telapak Gabungan 
 Cara Hemat Dalam Membangun dan Renovasi Rumah Desain Landscape Komplek Bangunan Hotel di Borobudur 
 Mengenal Jenis Instalasi Pada Kolam Renang dan Perlatannya Arsitektur Rumah yang Dapat Menyatu dengan Lingkungan Alam 
 Membuat Jendela Gantung Penggunaan Payung Untuk Hiasan Interior dan Makna Filsafatnya 
 Teknik Membuat Cor Beton Teknik Pembuatan Septik Tank 
 Rumah Ceret (kettle) Cara Menggunakan Kayu Gelondong untuk Membuat Hiasan 
 Menghadirkan Kesan Mewah Rumah Kayu Bertingkat di Bali Prospek Membangun Rumah Kost Di Bali 
 Tips Syarat Rumah Ramah Lingkungan Mengapa Terrazzo Lebih Baik dari Keramik? 
 Aplikasi Kain Gorden Pada Ruang Klasik dan Modern Menciptakan Batu Kawat Untuk Hiasan Eksterior 
 Mengenal Lebih Jauh Desain Interior Ruang Keluarga Gedung Putih Berburu Tanah Murah di Bali, Untuk Investasi Masa Depan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker