Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Nilai Artistik Rumah Panggung Kuno di Bali

Nilai Artistik Rumah Panggung Kuno di Bali Rumah panggung yang dibuat oleh seorang pengrajin dari Bali ini sebenarnya merupakan bangunan baru. Semua bagian atau elementnya kecuali atap, menggunakan bahan dari kayu yang umurnya sudah cukup tua.

Atap tersebut menggunakan atap dari rumput ilalang berbentuk limas seperti piramida. Selain menjadikan tampilannya terlihat lebih megah, hal ini menjadikan bangunan tersebut terlihat sangat kuno dan antik serta punya nilai seni dan artistik yang sangat tinggi.

Tiang penyangga atau konstuksinya menggunakan kayu utuh yang ditanam secara langsung ke dalam tanah. Penanaman konstruks secara langsung tanpa menggunakan adonan semen dan pasir ini menunjukan jika kayu yang digunakan tersebut punya kualitas yang sangat bagus karena tidak mudah keropos atau lapuk. Kekuatan kayu ini juga bisa terlihat dari warnanya yang coklat matang, sebagai bukti jika bahan ini diambil dari pohon yang sudah sangat tua umurnya.

Empat tiang konstruksi ini disatukan dengan bidang dari papan kayu yang diletakan pada bagian bawah dan membentuk sebuah lantai di atas permukaan tanah. Bidang kayu ini menjadikan kontruksi menjadi lebih kuat menahan beban dan tidak akan mudah goyah jika meski terjadi goncangan yang cukup keras. Jika terjadi bencana gempa, penghuni yang masih ada di dalam ruang tetap terjamin keamanannya.

Selain menjadikan bangunan rumah panggung makin kokoh, bidang lantai ini juga bisa dipakai untuk menaruh suatu barang atau perabot yang ukurannya tidak begitu besar. Konstruksi ini makin kuat dengan adanya lempengan kayu yang terletak di bawah lantai bangunan. Lempengan kayu ini saling terhubung dan menyatu.

Semua dinding menggunakan bahan dari papan kayu yang jenisnya sama. Papan tersebut disusun secara vertikal dan diperkuat dengan kayu lain yang bentuknya kecil namun lebih tebal. Kayu ini ada yang dipasang secara vertikal pada bagian tengah dinding, namun ada yang dipasang secara horizontal, terutama pada bagian tengah bawah dan atas. Sedangkan bagian pojok, kayu yang digunakan punya ukuran yang lebih besar.

Untuk mendapatkan sistem sirkulasi udara yang alami, dinding ini dilengkapi dengan jendela terbuka yang berada di setiap sisi bangunan. Untuk sisi yang berada di sebelah kanan, ada dua jendela yang berada di tengah dan pinggir.

Jendela yang berada di bagian tengah ditutup dengan papan kayu, sedangkan jendela yang ada dipinggir dibiarkan dalam kondisi terbuka. Dua jendela ini bentuknya persegi panjang, namun pada bagian atasnya membentuk lengkungan seperti kubah kecil dengan tampilan yang sangat menarik. Sementara itu jendela lain dengan bentuk kotak biasa, diletakan pada bagian tengah. Jumlahnya ada satu namun dengan ukuran yang lebih besar.

Akses untuk naik atau masuk ke dalam rumah panggung, menggunakan tangga yang berada di sebelah kanan. Tangga ini naik dengan arah menuju teras yang ada di belakang. Dari teras kemudian belok ke kiri dan langsung menuju pintu yang terdapat pada dinding depan teras. Untuk pengamanan, teras ini dibuatkan pagar pengaman berupa susunan kayu yang dipasang secara vertikal kemudian disatukan dengan kayu lain yang dipasang secara horizontal.

Bangunan rumah ini menggunakan lahan yang terletak di tengah suatu kebun, yang didominasi oleh pohon kelapa. Selain dari bentuk bangunannya yang unik, nilai artistik rumah panggung kuno di Bali ini juga hadir dari lokasi yang terlihat sangat sejuk dan alami. Apalagi di tempat tersebut juga terdapat tanaman lain yang dibiarkan tumbuh secara bebas, menghasilkan kesan yang sangat natural dan menyatu dengan alam.

Sumber gambar : http://www.balinesehouse.com



 
Artikel Lainnya :
 Jenis Tanki Air dan Cara Memilihnya Menggunakan Patung Etnik Untuk Memperindah Tampilan Kolam 
 Membuat Jendela Gantung Fungsi Tanda Keselamatan Pada Proyek Bangunan dan Cara Penggunaannya 
 Cara Membuat Shower Unik di Kolam Renang Desain Interior Ruang Perjanjian Linggarjati 
 Penggunaan Kayu Dengan Konsep yang Sama pada Rumah dan Pagar Menikmati Keindahan Desain Jembatan Ampera di Palembang 
 Membuat Desain Kolam dan Teras Bali Agar Terlihat Serasi dan Menyatu Membuat Desain Kamar Untuk Bayi 
 Material Untuk Membuat Sekat Ruang dan Kelebihannya Landscape Komplek Villa di Tepi Pantai Pulau Bali 
 Mengapa Terrazzo Lebih Baik dari Keramik? Mengenal Jenis-jenis Kayu Olahan 
 Jenis Cat Dinding dan Teknik Aplikasinya Jenis-jenis Saklar Untuk Menghidupkan Listrik 
 Desain Indah Kolam Renang Kecil di Bali Membuat Teritisan dan Desainnya 
 Cara Membersihkan Karpet Yang Terkena Noda Perbedaan Desain Istana di Eropa dan Asia 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker