Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Gabungan Mewah dan Etnik Tempat Tidur Bambu Dari Bali

Gabungan Mewah dan Etnik Tempat Tidur Bambu Dari Bali

Untuk mengasilkan kesan yang lebih indah dan menarik, konsep desain tata ruang atau interior yang memunculkan nuansa mewah dan modern bisa dikombinasikan dengan gaya yang bersifat etnik atau tradisional.

Ruang tidur yang berada di villa Santai di daerah Ubud ini juga menggunakan konsep seperti ini. Tampilan ruang yang sering digunakan untuk istirahat dan melakukan kegiatan lain yang bersifat privacy ini punya desain tata letak atau lay out yang agak berbeda. Element utama dari ruang tidur yaitu dipan dan kasur biasanya diletakan pada bagian tengah ruang, dimana pada bagian atasnya selalu menempel pada salah satu sisi dinding.

Namun untuk ruang tidur yang satu ini, dipan dan kasur diletakan pada sudut atau pojok ruang. Jadi posisi element ini adalah miring. Bahan yang digunakan untuk membuat dipan bersifat tradisional yaitu menggunakan batang bambu warna coklat kehitaman. Sedangkan pada ruasnya, bambu tersebut memunculkan warna kuning yang menjadikan tampilan dipan ini terlihat sangat mewah dan etnik.

Meski dari bahan yang sederhana, namun gabungan mewah dan etnik  tempat tidur dari Bali ini justru hadir dari paduan warna-warna ini. Untuk mendapatkan warna yang sangat indah dan unik seperti ini, memang ada cara khusus yang harus dilakukan.

Batang bambu yang umurnya sudah tua ditebang lalu dikeringkan. Setelah itu dipanggang di atas api dengan jarak tertentu akar tidak terbakar. Selain itu yang tidak boleh dilupakan adalah daun yang ada pada ruas bambu harus tetap tertutup dan tidak boleh terbuka.

Setelah dipanggang beberapa saat sambil diputar-putar, warna bambu ini berubah menjadi coklat kehitaman. Sedangkan pada ruasnya, ketika daun tersebut dibuka warnanya tetap kuning cerah karena tidak ikut terkena panas api. Jika proses pewarnaan dengan api ini selesai dilakukan, barulah bambu tersebut dibuat dipan yang mampu menghasilkan kesan sangat mewah.

Agar terlihat makin artistik desain dari dipan ini juga dibuat secara khusus. Konstruksi untuk menahan beban kasur dibuat rangkap dua dari bambu yang ukuran besarnya sama. Susunan bambu yang ada bawah, pada bagian pinggirnya diberi lubang dengan tujuaan untuk memasukan bambu lain yang berfungi sebagai kaki atau penyangga dipan.

Sedangkan bambu yang ada di atas, disatukan dengan bambu lain yang berada pada sisi samping. Selanjutnya bambu ini disatukan dengan kaki dipan yang lain, yang ukurannya lebih tinggi dari kaki dipan yang pertama dan berfungsi sebagai konstruksi atau kerangka.

Ketinggian dari kaki atau konstruksi yang satu ini sejajar dengan ketinggian kasur yang dipasang pada dipan tersebut. Selanjutanya masing-masing ujung dari batang bambu ini ditutup dengan element berbentuk bundar yang warnanya selaras dengan warna kuning pada ruas.

Untuk menghasilkan kesan yang lebih cerah, kain sprei yang digunakan untuk menutup kasur menggunakan warna putih. Sedangkan ornament yang dipakai untuk menghias sprei berupa kain yang bentuknya seperti selendang dan diletakan di tengah kasur, menggunakan warna coklat. Lalu warna abu-abu digunakan pada kain sarung pada bantal yang jumlahnya ada beberapa.

Penggunaan warna putih kembali diaplikasikan pada hiasan kain kelambu  yang berada di atas dipan. Kelambu tersebut menggunakan kain tipis yang transapran dan digantungkan pada sebuah kayu yang berada di tengah dan menjadikan hiasan ini punya tampilan segitiga sama sisi.

Pada setiap ujungnya,  kain kelambu ini di kaitkan pada kaki dipan yang ukurannya dibuat tinggi seperti tiang namun dengan tampilan warna yang berbeda dibanding dengan element bambu yang lain pada dipan tersebut. Bambu ini punya warna hitam legam dan tidak memunculkan warna kuning pada bagian ruasnya. Namun hal ini justru menjadikan tampilan dipan ini terlihat makin etnik, indah dan sangat artistik.

Sumber gambar : http://www.villasantai.com

 
Artikel Lainnya :
 Fasad Indah Keraton Yogyakarta Peran Arsitek Dalam Estetika Bangunan 
 Memilih dan Merawat Furniture Outdoor Arsitektur Tradisional Bali, Bagian 1 
 Menggunakan Motif Garis Untuk Menghias Ruang Kelebihan Rumah di Pojok 
 Rumah Lollipop Menata Ruang Tanpa Kursi (Lesehan) 
 Taman Terindah di Dunia Teknik dan Cara Membuat Dipan Goyang atau Gantung 
 Manfaat dan Cara Membuat Sumur Resapan Rumah Berbentuk Huruf ‘V’ Terbalik 
 Trend Desain Interior Tahun 2013 Desain Gereja Unik di Flores 
 Menggunakan Tanaman Gantung Untuk Memperindah Teras Rumah Pohon Suku Korawai Papua 
 Layout Rumah dan Zona Ruang Beberapa Hal Penting Sebelum Memutuskan Membeli Tanah 
 Perkembangan Arsitektur yang Beragam di Kuta Bali Mengapa Rumah Minimalis Begitu Diminati? 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker