Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menciptakan Nuansa Romantis dan Tradisional Bali Pada Ruang Makan Terbuka

Menciptakan Nuansa Romantis dan Tradisional Bali Pada Ruang Makan Terbuka

Salah satu tempat paling romantis dan favorit untuk berkencan dengan kekasih dan menyatakan cinta pada pujaan hati adalah ruang makan. Maka tidak mengherankan jika para desainer ruang makan juga selalu mencoba untuk menghadirkan kesan ini pada setiap ruang yang dibangun atau dirancangnya.

Untuk menghasilkan kesan yang lebih indah, nuansa romantis ini kadangkala dipadu dengan gaya tradisional, misalnya Bali. Dan ruang yang digunakan tidak selalu pada tempat yang tertutup, namun juga bisa pada ruang yang bersifat terbuka. Bahkan dengan menciptakan nuansa romantis dan tradisional Bali pada ruang makan terbuka , maka hasil rancangan desain yang didapat bisa lebih bagus dan istimewa.

Berikut ini ada satu contoh rumah makan terbuka yang mampu memadukan nuansa romantis dengan karakter etnik Bali secara sempurna yang diaplikasikan pada beberapa element. Namun kesan romantis yang diciptakan pada ruang ini bukan hanya ditujukan pada sepasang kekasih saja yang sedang jatuh cinta saja, namun juga bagi beberapa orang lain misalnya keluarga, teman atau kerabat. Jadi kesan romantis yang dihadirkan lebih bersifat universal.

Hal ini bisa terlihat dengan penggunaan kursi yang jumlahnya lebih dari dua. Selain itu meja makan yang digunakan juga punya ukuran yang lebih besar. Demikian pula dengan perabot makan seperti gelas dan piring makannya juga lebih banyak. Meja ini ditutup dengan kain taplak warna putih dan dilengkapi dengan kain pembersih dengan warna yang sama dan ditampilkan dengan penataan yang sangat indah.
Pada bagian tengah meja, terdapat hiasan bunga warna merah yang ditempatkan pada sebuah vas. Selain terlihat lebih terang dan ceria. Penggunaan bunga merah ini juga bisa mengurangi kesan monoton pada tampilan meja yang didominasi oleh warna putih.

Kursi yang digunakan menggunakan bahan dari kayu untuk kerangka dan kakinya. Sedangkan untuk tempat duduk dan sandaran punggung, menggunakan anyaman dari bahan rotan. Meski bentuknya dan tampilannya tidak terlalu mewah, namun dengan desain seperti ini justru mampu menjadikan kursi ini nyaman untuk dijadikan sebagai tempat duduk. Apalagi rotan punya sifat yang lebih lentur, menjadikan punggung dan pantat tidak akan mudah cepat pegal dan lelah.

Agar tidak terlihat begitu sepi, tempat makan ini didekatkan pada suatu bangunan gazebo yang letaknya tidak begitu jauh dengan meja dan kursi makan. Gazebo untuk bersantai ini dilengkapi dengan busa untuk tempat duduk dan bantal untuk sandaran punggung. Semua dilapisi dengan kain warna putih. Korden dari bahan dan warna yang sama juga dipasang pada bagian atas di setiap sisinya.

Untuk memunculkan karakter Bali, pada bagian pinggir diletakan sebuah hiasan yang bentuknya seperti tugu kecil warna hitam. Hiasan seperti ini memang sering digunakan pada ruang terbuka yang menggunakan konsep gaya tradisional Bali. Bahannya adalah batu alam yang ditatah dan diukir dengan tampilan etnik yang sangat khas.

Nuansa alam Bali yang tropis juga hadir dari pohon kelapa yang berada di antara bangunan gazebo dan tempat makan serta di sebelah kiri. Di seberangnya, terdapat taman berbentuk bukit dengan aneka pohon besar yang menjadikan tempat ini terlihat makin asri dan alami.

Kesan romantis yang utama muncul dari tata cahaya yang memunculkan sinar kekuningan yang tidak begitu terang, namun bersifat tamaram saja. Hal yang sama juga dilakukan pada bangunan gazebo. Beberapa lampu kecil yang diletakan pada bagian pinggir, menghadirkan kesan yang lebih dingin dan syahdu namun tetap bergairah.

Sumber gambar : http://www.housesinteriors.com





 
Artikel Lainnya :
 Keuntungan dan Teknik Penggunaan Bambu Untuk Bangunan Rumah dan Interior Mengenal Jenis-jenis Engsel 
 Material Untuk Membuat Sekat Ruang dan Kelebihannya Manfaatkan Klinik Arsitektur Kami Untuk Semua Masalah Desain Arsitektur Anda 
 Perbandingan Rumah di Komplek Perumahan dan Perkampungan Desain Interior Toko Buku dan Perpustakaan 
 Nuansa Kolonial di Rumah Bali Hiasan Lampu Gantung Tercantik 
 Membuat Desain Kamar Untuk Bayi Tips Memilih Arsitek Villa 
 Tips Memanfaatkan Material Bekas sebagai Bangunan Unik Keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan 
 Fungsi Kolam Pantul dan Teknik Aplikasinya Kelebihan Batu Bata Ringan dan Perbandingannya Dengan Batu Bata Biasa 
 Memadukan Nuansa Ceria dan Sejuk di Kolam Renang Bertingkat di Bali Tips Perawatan Terrazzo Pada Villa atau Hotel Anda 
 Atap Unik Museum Affandi Tips Merancang Rumah Tropis Nan Hijau 
 Memilih dan Menggunakan Keramik Corak Bagaimana Meninjau Perilaku Penghuni Sebelum Membangun atau Membeli Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker