Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Desain Kolam dan Teras Bali Agar Terlihat Serasi dan Menyatu

Membuat Desain Kolam dan Teras Bali Agar Terlihat Serasi dan Menyatu

Kolam dan teras adalah dua element yang berbeda dengan fungsi dan karakter yang berlainan pula. Kolam digunakan untuk olahraga berenang bersifat basah, sementara ruang teras bersifat kering dan biasanya dipakai untuk bersantai atau mengadakan pertemuan yang bersifat informal dengan anggota keluarga atau tamu yang sedang berkunjung.

Meski demikian, keduanya bisa dibuat dalam satu lokasi dan tempat dengan tampilan yang serasi dan menyatu. Contohnya adalah bangunan teras dan kolam yang menggunakan gaya tradisional Bali seperti yang terlihat pada gambar. Untuk membuat desain kolam dan teras Bali agar terlihat serasi dan menyatu, ternyata bukan merupakan pekerjaan yang begitu sulit. Namun tentu saja, ada beberapa faktor yang perlu diperhitungkan dengan lebih cermat.

Teras tersebut desainnya berbentuk kotak. Pondasi yang berada di sisi kiri dan depan digunakan sebagai dinding kolam. Jadi jika dilihat secara sekilas tampilannya seperti huruf ‘L’. Pondasinya dibuat dari tulang beton kemudian dikuatkan dengan adonan batu, pasir dan semen. Pondasi ini merupakan element yang harus mendapat perhatian cukup serius.

Pertama, pondasi yang juga berfungsi sebagai dinding kolam tersebut harus benar-benar kuat. Selain itu ketika membuat menempelkan adonan semen dan pasir pada konstruksi, harus benar-benar rapat sehingga tidak terjadi kebocoran pada dinding kolam.

Jika itu terjadi akan berakibat yang sangat fatal. Karena kita harus memulai pekerjaan tersebut dari awal. Apalagi jika kebocoran terjadi setelah bangunan teras dan kolam selesai dikerjakan, maka bukan kerugian material saja yang muncul namun juga waktu dan tenaga akan terbuang sia-sia. Jadi pembuatan kontruksi teras tersebut juga harus memperhitungkan konsep-konsep untuk membuat kontruksi kolam renang.

Demikian pula dengan tangga yang berada di sisi kolam dekat pondasi teras. Pembuatan element ini juga tidak boleh sembarangan, karena berada di tempat yang selalu terkena air. Harus dibikin lebih kuat agar tidak mudah keropos kena air. Serangan jamur dan lumut juga perlu mendapat perhatian ekstra, karena lantai ubin yang digunakan merupakan ubin biasa, bukan ubin khusus untuk kolam.

Selanjutnya untuk desain, teras Bali ini punya tampilan yang sangat menarik meski ukuran ruangnya tidak begitu besar. Tiang atau pilar penyangganya terbuat dari kayu utuh yang bundar dan diletakan pada setiap sudut. Tiang kayu ini juga dilengkapi dengan pondasi dari cor semen dan pasir. Selain menjadikan kayu bisa lebih kuat menahan beban, juga untuk melindungi agar tidak mudah terkena air. Karena kayu akan mudah keropos dan lapuk jika sering terkena air.

Kemudian untuk desain ruangnya, ditempat tersebut pada bagian tengahnya terdapat seperangkat meja dan kursi yang memadukan kayu dan rotan sebagai bahan utama pembuatannya. Sedangkan atap teras, menggunakan atap rumput yang menjadi salah satu ciri khas dari bangunan rumah yang menggunakan konsep desain gaya tradisional Bali.

Kolam renang yang bentuknya cukup unik juga punya tampilan yang sangat menarik. Bagian pojoknya sejajar dengan sudut teras sebelah kiri. Bentuknya tidak lancip, namun membentuk lengkungan seperempat lingkaran yang menjadikan batas masing-masing dinding kolam menjadi terlihat tidak begitu kentara.

Pada bagian tepi atau pinggir, ditutup dengan lantai warna krem. Hal ini menjadikan tampilan kolam dan teras terlihat makin menyatu karena lantai dan dinding teras juga menggunakan warna yang senada.

Nuansa Bali kembali muncul dari tanaman hias yang berada di tepi kolam sebelah kanan atau. Tanaman pohon pisang hias ini sering digunakan untuk taman-taman di daerah Bali. Sedangkan hamparan rumput hijau yang berada di sekeliling kolam, mampu menjadikan tampilan teras dan kolam terlihat makin segar dan sejuk.

Sumber gambar : http://www.housesinteriors.com


 
Artikel Lainnya :
 Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu Merancang Rumah Penangkal Stres 
 Pagar berbentuk Naga di Bangunan Kelenteng Gaya Desain Eklektik Untuk Rumah dan Ruang 
 Aneka Macam Cacat Kayu yang Digunakan Pada Bangunan Mengetahui Sistem Penguncian Pada Jendela dan Pintu Tradisional 
 Cara Pemasangan Perabot Sanitair Jenis Biaya Untuk Transaksi Jual Beli Rumah 
 Tips Rancangan Rumah Terbuka Wujud Perumahan di Perbukitan Ungasan 
 Mengenal Beberapa Jenis Kran Air Arsitektur sebagai Profesi dan suatu Bidang Seni 
 Fungsi dan Cara Membuat Maket Bangunan Keuntungan dan Pemasangan Atap Alang-alang Sintetis 
 Mengetahui Bagian Kusen Jendela dan Pintu dan Cara Merawatnya Keuntungan dan Tips Menggunakan Kayu Komposit Untuk Kamar Mandi 
 Bangunan Perguruan Tinggi Paling Elegan Menikmati Keindahan Desain Jembatan Ampera di Palembang 
 Aplikasi Atap Miring Rumah Villa di Bogor Jawa Barat Cara Membuat Dinding dari Tempurung Kelapa 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker