Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Memunculkan Karakter Etnik Bali di Teras

Memunculkan Karakter Etnik Bali di Teras

Sebelum masuk ke ruang tamu, penghuni atau pengunjung rumah biasanya harus melewati teras lebih dahulu. Namun teras tersebut tidak selalu ada dalam setiap bangunan rumah, karena hanya merupakan element tambahan atau pelengkap saja. Meski demikian jika dalam suatu bangunan rumah ada fasilitas ruang yang bersifat terbuka ini, tetap perlu mendapat perhatian terutama dari sisi desain dan dan penggunaan ornament atau hiasan yang diletakan di tempat tersebut.

Desain teras tersebut biasanya juga mengikuti konsep desain dari rumah yang dibuat. Jika menggunakan gaya tradisional daerah Bali misalnya, maka kita juga harus bisa memunculkan karakter etnik Bali di teras tersebut. Contohnya adalah teras pada rumah villa yang dinamakan Villa Baliana yang berada di daerah Legian dekat pantai Kuta ini.

Struktur dan pondasi bangunan yang dibuat punya ukuran yang lebih tinggi di atas permukaan tanah. Maka terasnya juga menjadi lebih tinggi. Penggunaan pondasi yang tinggi ini sebenarnya bukan hanya bertujuan untuk menciptakan tampilan bangunan yang lebih megah. Namun yang lebih penting adalah, pondasi dan konstruksi tersebut menjadi lebih kuat dan kokoh menahan beban.

Pada bagian depan terdapat tangga yang merupakan akses untuk naik atau masuk ke dalam teras dan ruang. Ubin pada lantai tangga menggunakan warna coklat kemerahan. Warna ini sering dipakai pada dinding bangunan rumah yang menggunakan gaya tradisional Bali. Namun saat ini penggunaan warna tersebut diaplikasikan pada tangga.

Sedangkan pada bagian pinggir, dibuat dinding pengaman yang diberi warna putih kekuningan. Tampilannya juga tidak lurus, namun membentuk lengkungan yang terlihat sangat artistik. Meski tidak begitu kentara namun sebenarnya lengkungan ini juga bernuansakan tradisional Bali. Hanya saja warna yang digunakan tidak abu-abu seperti biasanya.

Di sebelah samping kiri dan kanan tangga terdapat dua tugu yang sebenarnya sering digunakan untuk memanjatkan doa dan meletakan sesaji sesuai dengan adat dan kepercayaan masyarakat Bali yang telah dijalankan secara turun temurun.

Pondasinya terbuat dari susunan batu bata yang dilekatkan dengan adonan pasir dan semen. Sedangkan tugunya sendiri dibuat dari kayu, kemudian pada bagian atasnya yang berbentuk atap kecil dibuat dari ijuk warna hitam.

Beberapa senti dari tugu, terdapat tanaman hias yang agak tinggi namun ukuran batangnya kecil dan ramping. Dua pohon ini punya tampilan yang sangat unik dan menarik, karena batang yang berada di sisi kiri dan kanan punya bentuk yang nyaris sama dan saling bersentuhan. Keduanya membentuk garis lengkung yang serasi, seperti pintu gapura.

Dinding teras juga menghadirkan karakter tradisional Bali melalui beberapa garis ornament yang menggunakan warna coklat kemerahan. Selanjutnya pintu yang berada di tengah, diberi kain korden warna biru pucat. Pada bagian atasnya, terdapat bidang yang berupa ornament ukiran gaya Bali yang sangat khas. Demikian pula dengan warna yang digunakan, yaitu abu-abu yang muncul dari adonan semen dan pasir untuk membuat ukiran tersebut.

Di sebelah kiri dan kanan pintu ada hiasan lain, yaitu dua payung polos yang menggunakan warna putih dan kuning dan diletakan secara miring ke depan. Penggunaan warna pada payung yang diberi hiasan rumbai-rumbai ini juga bukan sekedar untuk menyelaraskan saja, namun punya makna filsafat yang sesuai dengan keyakinan masyarakat setempat.

Hal yang sama juga terjadi pada hiasan yang ada di depan pintu dan garis dinding warna coklat tadi. Hiasan yang bentuknya bundar seperti roda dan ini terbuat dari daun kelapa muda ini juga mengandung maksud tertentu yang berhubungan dengan agama dan kepercayaan orang Bali.

Sumber gambar : http://www.balivillareservation.com


 
Artikel Lainnya :
 Tips Cara Hemat Dalam Merenovasi Rumah Patung Terbesar di Dunia 
 Hadirkan Suasana Pantai di Rumah Tips Desain Rumah Tahan Banjir 
 Tips Membangun Rumah Murah Namun Berkualitas Membangun Villa sebuah Investasi Menarik di Bali 
 Membedakan Manager Proyek Bangunan dan Leader Tips Desain Plafon Rumah 
 Paduan Antara Arsitektur Minimalis dan Kontemporer Teknik Menempatkan dan Membuat Tempat Sampah 
 Mengenal Jenis Agregat Paduan Tradisional Bali dan Modern pada Dapur 
 Rumah Kayu Kecil Bergaya Minimalis Lantai dan Dinding Rumah yang Bersih Mencerminkan Jiwa Pemilik Rumah 
 Maksimalisasi Cahaya Rumah Split Level Cara Memilih Rumah Hunian yang Bebas dari Ancaman Banjir 
 Konsep Arsitektur Masjid Raya Batam Cara Membuat Lantai Bambu 
 Membuat Perhitungan Kebutuhan Semen dan Pasir Menerapkan Rumah Ramah Lingkungan yang dapat Menghemat Biaya Konstruksi Bangunan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker