Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Sentuhan Seni Interior Etnik Bali

Sentuhan Seni Interior Etnik Bali

Pulau Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan alam dan budayanya saja. Namun juga seni penataan ruang atau interior yang bisa digabungkan dengan gaya desain lain yang menghasilkan kesan indah tanpa menghilangkan ciri tradisional Bali yang kental dengan nuansa etniknya.

Ruang yang berada di suatu bangunan villa di daerah pulau dewata ini juga mengkombinasikan sentuhan seni interior etnik Bali dengan gaya kolonial masa lalu yang terlihat sangat serasi dan sedap dipandang mata. Hampir semua element yang ada di ruang tersebut dibuat dari bahan yang diambil dari alam, bukan hasil produksi dari industri pabrik modern.

Dua pilar yang berada di tengah ruang punya fungsi sebagai tiang penyangga bangunan terutama  bagian atap. Tampilannya menghasilkan dua jenis karakater yang berbeda. Kayu warna coklat yang digunakan untuk membuat pilar tersebut tentu mencerminkan nuansa Bali yang etnik dan alami. Namun jika melihat desain yang diaplikasikan, maka nuansa kolonialah yang muncul.

Bentuk pilar ini bundar namun tidak polos. Ornament berupa garis lekukan yang memanjang dari bawah ke atas adalah model yang sering digunakan pada bangunan model Eropa masa kolonial beberapa puluh atau ratus tahun yang lalu. Bedanya bahan yang digunakan adalah bukan kayu, melainkan besi baja. Sedangkan pondasi pilar yang berada dibawah, juga menggunakan bahan kayu namun diberi ornament berupa ukiran tradisional.

Dua kursi yang berada disebelah kiri dan kanan juga menggunakan desain gaya kolonial, namun kerangkanya menggunakan bahan dari rotan, sedang element lain menggunakan anyaman dari eceng gondok. Bentuk dan ukurannya tinggi besar, menjadikan tampilannya terlihat megah dan berwibawa.

Tempat duduk dan sandaran punggung diberi lapisan dari busa tipis dengan tujuan untuk memberi rasa nyaman bagi yang duduk di tempat itu. Kain penutupnya menggunakan warna merah dan putih. Yang cukup menarik adalah, meski menggunakan gaya kolonial, namun desain kursi ini juga diberi sentuhan tradisional yang dimunculkan melalui ornament yang berada di tengah sandaran punggung. Di tempat tersebut terdapat hiasan kain batik yang diberi warna coklat.

Meja yang berada di tengah, menggunakan paduan bahan yang sama. Di atasnya ada vas kecil warna putih yang diberi hiasan bunga warna kuning dan merah. Keberadaan hiasan vas bunga ini mampu menjadikan tampilan ruang terlihat makin segar dan memikat.

Element yang dijadikan point of interest atau daya tarik utama ruang berupa perabot furniture seperti dipan tempat tidur namun dengan tampilan yang agak berbeda. Perabot ruang dengan model seperti ini dulu sering digunakan sebagai media pemisah antara ruang tamu dan ruang keluarga atau pribadi.
Meski bukan merupakan tempat tidur, namun dipan ini juga dilengkapi dengan kasur dan bantal yang diletakan pada sisi belakang dengan posisi berdiri dan menghadap kearah depan. Nuansa etnik Bali kembali hadir dari bantal ini karena sarung penutupnya menggunakan kain tenun Bali yang memadukan warna merah, kuning dan coklat.
Pada bagian belakang dan sisi sebelah kiri dan kanan, kain kelambu tipis warna putih dipasang, menjadikan tampilan element ini terlihat makin artistik. Apalagi di belakangnya terlihat secara samar-samar ada hiasan lain berupa papan kayu berbentuk kotak yang diberi ornament berupa ukiran dua dimensi. Bagian atas pada sisi depan atau muka dipan, juga diberi hiasan ukiran dengan tampilan yang tidak kalah unik.

Agar lebih cantik, bagian paling depan ruang ini diberi hiasan lagi berupa miniatur kapal layar. Meski bentuknya kecil, namun hiasan ini mampu memberi kesan yang makin menarik.

Sumber gambar : http://homeandfurnituregallery.com


 
Artikel Lainnya :
 Memilih Aksesoris, Elemen Penting Pendukung Estetis Interior Rumah Penggunaan Payung Untuk Hiasan Interior dan Makna Filsafatnya 
 Menghidupkan Suasana Rumah dengan Pagar Hidup Tips Merancang Rumah Tinggal Sendiri 
 Cara Menghitung Kebutuhan Keramik dan Kesalahan yang Sering Terjadi Tips dan Cara Membuat Lantai dari Papan Kayu yang Masih Utuh 
 Agar Rumah Bali Terlihat Makin Indah Membuat Desain Home Theatre 
 Rumah Berlantai Tiga Dengan Tampilan yang Unik Bagaimana Cara Menghias Dinding Rumah dengan Keramik Motif 
 Taman Cantik di Lahan Miring Rumah Lengge yang Unik Dari Bima 
 Kelebihan dan Cara Membuat Pagar Kaca Trik Mengontrakan Rumah 
 Desain Gapura Indah di Ponorogo Tips Membeli Tanah dan Rumah Warisan 
 Kelebihan dan Cara Memilih Atap Polycarbonate Keuntungan dan Tips Menggunakan Kayu Sintetis 
 Mau Jual Rumah? Cara Menaksir Harga Rumah Anda Rumah Kayu Dengan Tampilan yang Sangat Segar 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker