Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Pavilliun Bergaya Kontemporer di Bali

Rumah Pavilliun Bergaya Kontemporer di Bali

Sebagaimana bangunan pavilliun yang lain, rumah yang berada di daerah Bali ini juga punya ukuran yang tidak begitu besar namun tetap terasa nyaman untuk dijadikan  tempat tinggal atau hunian. Adapun konsepnya pembangunannya menggunakan konsep rumah panggung. Lahan yang digunakan berada di dalam sebuah cerukan.

Yang cukup menarik dari bangunan ini adalah, tiang yang digunakan untuk penyangga bangunan punya ukuran ketinggian yang sama dengan permukaan tanah. Sehingga tampilan rumah pavilliun bergaya kontemporer ini bagian lantainya bisa sejajar dengan tanah tersebut. Tiang penyangga dari kayu ini dipasang pada pondasi yang menggunakan bahan cor beton. Dengan konsep seperti ini maka tiang kayu tersebut akan lebih kuat menahan beban.

Selain itu, media atau element yang digunakan sebagai akses untuk masuk ke dalam rumah juga memakai konsep yang agak berbeda dengan rumah panggung yang lain. Jika rumah panggung biasa menggunakan tangga yang bentuknya tinggi atau naik ke atas, tapi rumah panggung yang satu ini menggunakan jembatan kecil.

Jembatan tersebut menghubungan dan menyatukan lantai rumah dengan permukaan tanah yang berada di samping bangunan.  Bahan yang digunakan untuk membuat jembatan ini adalah kayu. Demikian juga dengan pagar pengamannya juga menggunakan bahan yang sama.

Adapun dindingnya juga menggunakan bahan dari papan kayu yang diberi warna putih kekuningan. Untuk menghadirkan karakter kontemporer yang lebih kuat, dinding tersebut diberi hiasan berupa ornament yang bentuknya lonjong dan pada bagian ujungnya agak lancip. Warna yang digunakan adalah biru tua. Ornament ini memenuhi semua bagian dinding.

Demikian pula dengan pintu yang tampilannya terlihat sangat menyatu, juga diberi ornament yang sama. Element lain dari kaca bening digunakan untuk menutup pintu bagian atas. Selain menjadikan tampilan rumah terlihat lebih elegan, penggunaan bahan kaca ini juga menjadikan ruang yang berada di dalam bisa mendapat sistem pencahayaan alami dari sinar matahari dengan maksimal.

Selain bisa mendapat sinar matahari yang cukup, sistem sirkulasi udara yang dibuat bisa menjadikan ruang akan terasa lebih sejuk dan segar. Walau  tidak menggunakan jendela, namun pintu yang dibuat pada dinding depan yang bentuknya memanjang tersebut tidak hanya satu saja, namun ada tiga dengan ukuran yang cukup besar.

Kemudian untuk atapnya menggunakan bentuk limas, dimana sisi yang berada di bagian depan punya tampilan seperti trapesium, namun bagian bawahnya membentuk garis lengkung yang tidak begitu kentara. Meski tidak terlalu jelas namun tampilan garis lengkung ini menjadikan tampilan atap tersebut terlihat lebih artistik dan unik.

Apalagi atap yang digunakan adalah atap rumput ilalang yang menghadirkan nuansa alami khas Bali. Hal ini tentu menjadikan tampilan rumah pavilliun yang menggunakan gaya kontemporer ini terlihat makin cantik dan eksentrik dan agak kontras.

Halaman yang berada di depan rumah, meski punya ukuran yang tidak begitu besar namun mampu menghadirkan kesan yang agak luas. Karena tanaman yang digunakan sebagai ornament tidak begitu banyak. Di tempat tersebut hanya terdapat beberapa tanaman hias sejenis pakis yang ukurannya tidak begitu tinggi. Untuk memunculkan nuansa yang lebih segar, beberapa bagian halaman yang lain ditutup dengan hamparan rumput hijau.

Pada bagian sisi depan dari halaman tersebut terdapat jembatan lagi yang juga menggunakan bahan kayu namun tidak dilengkapi dengan pagar pengaman karena ukurannya juga tidak begitu besar. Di depan jembatan ini ada semacam jalan setapak yang arahnya membelok ke kiri. Sedang pada bagian bawahnya terdapat parit kecil yang tidak diberi batas atau dinding pengaman.

Sumber gambar : http://www.architecturaldigest.com

 
Artikel Lainnya :
 Menjadikan Rumah Hunian Sebagai Rumah Penginapan Mengolah Ruang Keluarga Agar Lebih Fungsional dan Cantik 
 Trend Desain Interior Tahun 2013 Villa Mewah di Bali yang Bernuansa Tropis dan Alami 
 Bagian-bagian dan Fungsi Tower Crane Tips Menutup Lantai dengan Batu Koral 
 Mengapa Perlu Mengitung RAB (Rencana Anggaran Biaya) Rumah? Jenis Biaya Untuk Transaksi Jual Beli Rumah 
 Jenis Pencahayaan Ruang Interior Management Penggunaan Alat Berat Bangunan 
 Tampilan Kuning Rumah Villa di Bali Membuat Outdoor Reading Area 
 Kolam Renang Atas Bukit di Bali yang Eksotis Cara Membuat Desain Kaki Meja yang Cantik dan Unik 
 Membangun Rumah Dengan Jasa Kontraktor Arsitektur Tradisional Bali, Bagian 1 
 Titik Rawan Pembuatan Atap Cara Menghitung Kebutuhan Keramik dan Kesalahan yang Sering Terjadi 
 Tradisi yang Mempengaruhi Ragam-Bentuk Arsitektur Tradisional di Bali Jadikan Rumah Anda Spesial, Bukan Rumah Kebanyakan ! 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker