Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Panggung Alami di Ubud Bali

Rumah Panggung Alami di Ubud Bali

Desa Ubud di Bali memang terkenal dengan suasananya yang masih sangat tenang dan alami. Maka desain rumah yang berada di daerah tersebut biasanya juga mencerminkan kondisi yang nyaman dan tidak bising atau gaduh serta tetap santai.

Contohnya adalah sebuah bangunan yang desainnya dibuat oleh Linda Garland ini. Sebelumnya bangunan ini merupakan rumah hunian biasa. Tapi setelah mengalami beberapa perkembangan akhirnya dijadikan hotel penginapan. Pembangunannya menggunakan konsep rumah panggung yang tiang penyangganya punya ukuran yang agak tinggi.

Pilar atau tiang penyangga bangunan, menggunakan bahan kayu yang umurnya sudah tua dan punya kualitas bagus atau kuat. Hal ini bisa terlihat dari warna seratnya yang agak menghitam. Selain menandakan jika kayu tersebut punya daya tahan yang lebih baik, warna tersebut bisa menghadirkan kesan yang sangat kokoh dan kuat.

Bangunan yang berada di atas tiang, semua kerangkanya juga menggunakan bahan dari kayu namun dengan warna yang berbeda, yaitu coklat yang dapat memunculkan nuansa lebih alami namun tetap terang, segar dan akrab atau hangat.

Pada bagian depan, menampilkan bentuk desain fasad terbuka yang tidak tertutup oleh dinding. Posisinya berada di tengah bangunan yang bentuknya memanjang ke samping. Dan karena posisinya menjorok ke depan, fasad ini menghasilkan ruang yang pada bagian depannya bersifat terbuka. Sedang yang berada di samping ditutup dengan dinding yang dibuat dari kulit bambu yang dianyam.

Element yang paling menarik dari fasad ini adalah susunan kayu yang ada di atas dan berfungsi sebagai kerangka untuk menahan beban atap. Bentuk susunan kayu tersebut menghasilkan kesan yang lebih besar, lebar dan megah pada bangunan.

Agar angin yang masuk ke dalam ruang tidak begitu kencang, maka bagian dalam dari susunan kayu ini diberi tutup dari kain besar warna putih. Selain menghasilkan suasana yang lebih terang, kain yang tampilannya seperti dinding ini juga membaut tampilan fasad terlihat makin cantik dan artistik.

Atap yang berada di atas fasad, berbentuk pelana kuda yang posisinya menyamping. Jika dilihat dari arah depan, maka atap ini terlihat seperti bentuk segitiga sama sisi. Agar karakter tradisional Bali yang sangat khas bisa tampil lebih nyata, maka element pelindung pada bagian atas tersebut menggunakan atap dari rumput ilalang.

Sedangkan bangunan utama yang bentuknya memanjang, bagian atasnya juga ditutup dengan atap rumput. Di sebelah kiri dibuat sebuah lubang yang bentuknya persegi panjang. Fungsinya adalah untuk menciptakan sistem pencahayaan yang alami dari sinar matahari.

Yang menjadikan tampilan atap ini terlihat makin cantik dan menarik adalah, pada bagian belakang tengah terdapat menara namun tidak begitu tinggi. Meski begitu keberadaannya bisa terlihat jelas. Bagian atas dari menara ini juga ditutup dengan atap rumput dengan bentuk limas lancip seperti piramida. Dengan adanya menara ini maka tampilan bangunan makin bertambah indah dan artistik.

Sementara itu bangunan tambahan yang berada di sebelah kanan, punya bentuk yang tidak jauh berbeda. Hanya saja, fasad yang ada pada bangunan tersebut ukurannya lebih kecil dan tidak membentuk ruang. Karena posisinya tidak menjorok ke depan, namun menempel langsung pada bagian atap. Meski begitu, tampilan fasad ini tetap mampu memunculkan daya tarik tersendiri.

Untuk menambah nuansa pedesaan Bali yang lebih natural dan kental, aneka tanaman yang ada di halaman depan rumah panggung alami di Ubud tersebut dibiarkan tumbuh secara bebas dan liar. Namun tanaman yang digunakan punya ukuran yang pendek dengan tujuan agar tampilan bangunan rumah bisa terlihat secara utuh.

Tanaman yang punya ukuran lebih tinggi diletakan pada bagian belakang, untuk menghadirkan kesan seperti hutan yang rimbun dan lebat.

Sumber gambar : http://www.architecturaldigest.com



 
Artikel Lainnya :
 Merawat Pagar Hidup Jenis-jenis Batako dan Cara Pembuatannya 
 Arsitektur Rumah Batu Bata yang Mengagumkan Rumah Dua Lantai yang Indah 
 Jenis-jenis IMB dan Cara mengurusnya Tips Dan Cara Membuat Taman Balkon 
 Teknik Menggunakan Beton Vibrator Beberapa Pertanyaan Penting Sebelum Memilih Arsitek 
 Bangunan Perguruan Tinggi Paling Elegan Menggunakan Kain Tradisional Untuk Menghias Ruang 
 Mengecat Lantai Kayu Perbedaan Desain Atap Gaya Mediterania, Tropis dan Minimalis 
 Mengenal Jenis-jenis Wallpaper Sentuhan Seni Interior Etnik Bali 
 Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis Tower Klasik Pada Rumah Modern 
 Rumah Panggung Anti Gempa Dari Kayu Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Penataan Cahaya Luar Ruang 
 Kelebihan Desain Balkon Melayang Penggunaan Batu Susun untuk Bangunan Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker