Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Desain Pergola Alami di Taman Bali

Desain Pergola Alami di Taman Bali

Pergola adalah suatu media atau element yang menjadi penghubung antara suatu bangunan dengan bangunan lain yang masih berada dalam satu komplek dengan jarak yang tidak begitu jauh, hanya dalam ukuran meter saja. Penggunaan pergola ini bertujuan untuk melindungi sesorang dari sinar matahari, namun tidak dengan hujan.

Karena biasanya atap pada pergola menggunakan tanaman rambat yang yang tentu saja tidak bisa menahan air hujan seperti atap dari genting. Dan selain untuk melindungi dari sinar matahari, pergola juga punya fungsi yang lain yaitu untuk mempercantik tampilan bangunan secara keseluruhan. Maka tidak mengherankan jika pergola juga selalu dibuat dengan desain yang semenarik dan sealami mungkin.

Desain pergola alami yang berada di sebuah villa yang berada di daerah Ubud Bali ini punya tampilan yang istimewa, lain daripada yang lain. Karena atapnya tidak lagi memakai tanaman rambat, melainkan menggunakan sejenis rumput ilalang atau jerami yang ukuran daunnya lebih panjang.

Sebelum jerami dipasang, dibuat kerangkanya lebih dulu menggunakan kayu panjang yang bentuknya seperti tongkat. Kerangka ini jumlahnya ada tiga, dua untuk bagian bawah yang berada disebelah kiri dan kanan, dan yang satunya lagi diletakan di bagian tengah dengan posisi yang lebih tinggi.

Agar bisa lurus dan sejajar dengan bangunan lain yang dihubungkan, pada  ujung kayu diberi elemet lain semacam tiang penyangga yang ukurannya disesuaikan dengan ketinggian pergola tersebut. Setelah kerangka tersebut terpasang dengan baik, maka langkah selanjutnya adalah memasang rumput jerami yang disusun secara berjajar namun tidak begitu rapat.

Susunan rumput jerami ini membentuk atap segitiga yang tampilannya sangat indah, cantik dan alamiah.  Dan karena disusun dengan konsep yang tidak begitu rapat, maka keberadaan pergola ini bisa menghasilkan suasana yang sejuk namun tetap terang, karena sinar matahari tetap bisa masuk melalui celah-celah yang berada diantara susunan rumput.

Bangunan yang diberi pergola ini berada di atas rawa atau kolam. Agar bisa menjangkau rumah atau ruang tersebut maka di bawah pergola dibuat sebuah jembatan penghubung. Jadi pergola ini berfungsi sebagai atap pelindung dari jembatan tersebut.

Jembatan ini, meski bentuknya kecil namun punya tampilan yang tidak kalah istimewanya. Bahannya menggunakan papan kayu warna coklat gelap yang disusun secara horizontal, menjadikan ukuran jembatan terlihat lebih lebar.

Yang paling menarik adalah, bagian pinggirnya ditutup atau dilapisi dengan batang bambu yang warnanya juga sama-sama coklat. Bambu tersebut dibelah menjadi dua, sehingga susunan papan kayu bisa masuk kedalamnya. Dengan cara seperti ini maka antara papan kayu dan bambu bisa tampil sebagai satu kesatuan yang utuh. Nuansa yang lebih artistik hadir dari ruas bambu yang posisinya saling sejajar antara bambu yang berada disebelah kiri dan kanan.

Kolam atau rawa yang berada dibawah bangunan dan jembatan juga mampu menghasilkan nuansa yang segar terutama dari airnya yang memunculkan warna hijau alami yang sangat alami, khas alam pedesaan di daerah Bali. Suasana yang lebih eksotis juga hadir dari beberapa tanaman hias yang diletakan dibagian pinggir kolam.

Untuk bangunannya sendiri, juga menggunakan gaya tradisional Bali yang dipadu dengan gaya tradisional Bali.  Nuansa khas Bali muncul dari beberapa element yang berada diruang terbuka tersebut. Ada patung tradisional yang diletakan pada bagian pojok luar, meja panjang yang berada di sebelah samping, dan ornament lain yang berada di dalam ruang.

Sementara itu nuansa tradisional Jawa hadir dari desain bangunan yang bentuknya seperti rumah joglo. Paduan dua desain yang menggunakan gaya tradisional ini mampu memberi nuansa dan cita rasa seni yang lebih tinggi.

Sumber gambar : http://deluxearch.com


 
Artikel Lainnya :
 Patung Terbesar di Dunia Jenis Tanki Air dan Cara Memilihnya 
 Jenis Desain Mebel Antik Masalah Yang Sering Muncul Pada Rumah di Pinggir Jalan 
 Menghadirkan Kesan Luas Pada Ruang Dengan Cat Kelebihan dan Teknik Menggunakan Gebyok Jawa 
 Memperindah Komposisi Warna di Ruang Tamu Tampilan Rumah Kaca yang Elegan 
 Nuansa Etnik Bali pada Ruang Makan Terbuka Faktor Penentu Kualitas Beton 
 Bagaimana Membuat Desain Partisi Trend Kostel, Konsep Kost-Hotel Yang Menjanjikan 
 Style Rumah Minimalis Modern Lampu Dinding Bergaya Gunungan Jawa Untuk Hiasan Interior 
 Memilih Air Untuk Membuat Bangunan Fasad Indah Keraton Yogyakarta 
 Teknik Membuat dan Menentukan Desain Fasad pada Rumah Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan 
 Penggunaan Kayu dan Kaca Pada Rumah Bernuansa Alami Mengenal Sejarah Arsitektur Belanda di Indonesia 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker