Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips Memanfaatkan Material Bekas sebagai Bangunan Unik

Tips Memanfaatkan Material Bekas sebagai Bangunan Unik

Memanfaatkan material bekas sebagai bangunan unik memang sebuah hal menarik yang bisa menguji kreatifitas dan efektifitas Anda. Barang-barang bekas tak selamanya memberi kesan kuno dan buruk pada bangunan, pada kondisi tertentu material bekas justru memberi nilai seni pada sebuah bangunan yang Anda rancang. Ada dua cara memanfaatkan material bekas sebagai bahan bangunan, yang pertama adalah mendaur ulang atau recycle dan yang kedua adalah memakai material lama untuk sebuah bangunan baru, atau biasa disebut dengan istilah reused. Untuk jenis benda material bangunan yang bisa di-reused diantaranya adalah seperti kusen jendela yang terbuat dari kayu jati dan sebagainya. Memanfaatkan material bekas sebagai bangunan unik dilakukan dengan beberapa pertimbangan, tak hanya kesan estetika yang ingin dihasilkan, namun juga tentunya soal ketahanan dan keawetan usia barang-barang yang Anda pakai kembali tersebut.

Memanfaatkan material bekas sebagai bangunan unik membutuhkan tips-tips praktis agar tujuan Anda dalam memakai barang bekas bisa tercapai. Jangan hanya berpikir soal efektifitas mendaur ulang bahan-bahan bekas, yang paling penting diperhatikan tentunya bagaimana hasil yang akan dicapai melalui pemakaian barang-barang bekas tersebut. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba:

1. Perhatikan kekuatan dari material yang akan Anda gunakan kembali

Memanfaatkan material bekas sebagai bangunan unik menuntut Anda untuk lebih selektif mengenai kekuatan barang yang akan dipakai kembali, apakah masih memungkin kan atau tidak. Beberapa contoh material bangunan yang masih bisa digunakan kembali adalah material kayu dari bangunan ruman, kusen jendela rumah dan kacanya, genting, bata, dinding rumah yang dirobohkan, besi bongkaran bangunan dan sebagainya. Sebelum memakai barang-barang bekas tersebut untuk kontruksi bangunan baru Anda, ada baiknya Anda lihat kembali kekuatan fisik barang-barang tersebut.

2. Perhatikan barang material yang memiliki kualitas tinggi

Barang-barang bekas dengan nilai kualitas yang tinggi meskipun sudah kita gunakan dalam waktu yang cukup lama, namun masih memiliki ketahanan dan kualitas yang bagus. Beberapa contog dari material bekas berkualitas tinggi adalah material dengan bahan dasar kayu jati, seperti misalnya kusen rumah yang terbuat dari kayu jati. Kualitas kayu jati yang cukup baik menjadikan barang-barang bekas yang berasal dari kayu jati masih tetap memiliki kualitas nilai yang tinggi pula.

3. Perhatikan fungsi dari material bekas

Memanfaatkan material bekas sebagai bangunan unik juga mengharuskan Anda untuk meneliti fungsi dari material bekas yang Anda pilih, apakah bisa difungsikan secara struktural atau hanya sebagai material pengisi, juga apakah sesuai dengan rancangan desain yang akan Anda buat. Meskipun barang bekas yang ada memiliki kualitas tinggi, namun jika tidak sesuai dengan rancangan bangunan yang akan Anda buat, juga tidak akan berguna.

4. Merinci bagian dari desain bangunan yang akan Anda buat, apakah bisa digabungkan dengan material bekas yang ada.

Tips yang satu ini berkaitan dengan rancangan tema desain bangunan yang akan Anda buat. Misalnya Anda akan membangun sebuah bangunan dengan arsitektur tua, maka barang-barang bekas yang memperlihatkan kesan tua akan sangat sesuai dengan tema desain rancangan Anda. Nah, tak sulit bukan memanfaatkan material bekas sebagai bangunan unik. Anda akan lebih tertantang untuk menciptakan sebuah desain rancangan baru yang lebih kreatif namun tetap efektif.

 
Artikel Lainnya :
 Harga Tanah Bali Meroket, Beli Sekarang atau Tidak Sama Sekali Aneka Jenis Sistem Buka Tutup Pintu Pagar 
 Kayu Lengkung untuk Fasad Bangunan Menata Ruang yang Tidak Menggunakan Plafon 
 Kenalilah Beberapa Penyebab Kebocoran Pada Atap Rumah Arsitektur sebagai Profesi dan suatu Bidang Seni 
 Tips Hemat Membuat Lampu Gantung Gunakan Jasa Arsitek Walaupun Rumah Kecil 
 Rumah Putih Bergaya Kontemporer Arsitektur Tradisional Sasak di Lombok 
 Bagaimana Cara Menghias Dinding Rumah dengan Keramik Motif Mengenal Jenis Instalasi Pada Kolam Renang dan Perlatannya 
 Mengenal Ekpose Gaya Platonik Geometris Maksimalisasi Cahaya Rumah Split Level 
 Rumah Panjang Gaya Bali di Tepi Hutan Ide Menarik Membuat Dinding dari Potongan Kayu 
 Kamar Tidur Paling Anggun di Dunia Fungsi dan Kelebihan Stell Floor Deck 
 Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan Jenis-jenis IMB dan Cara mengurusnya 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker