Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis

Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis

Selain untuk pengamanan dan menjadi pembatas terhadap kepemilikan lahan atau tanah, pagar juga punya peran untuk memperindah tampilan sebuah bangunan terutama untuk rumah hunian atau tempat tinggal. Tidak berbeda jauh dengan daerah lain, di Bali pagar rumah yang dilengkapi dengan pintu atau gerbang desainnya juga bergaya tradisional yang sangat khas dengan tampilan yang sangat menarik bahkan cenderung eksotis.

Salah satu contoh Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis tersebut adalah pintu gerbang yang ada di Taman Ayun di daerah Badung. Pintu gerbang pada taman yang merupakan salah satu obyek wisata andalan ini memang sangat istimewa dan memunculkan suasana yang sedikit magis dan misterius.

Pada bagian depan, terdapat lantai yang posisinya sejajar dengan permukaan tanah. Namun di belakangnya terdapat lantai lagi namun posisinya lebih tinggi dan dilengkapi dengan tangga berundak sebanyak tiga tingkat atau trap. Bahan yang digunakan untuk membuat lantai ini adalah batu alam yang dibentuk menjadi kotak-kotak bujur sangkar yang kecil.

Gapura atau gerbang yang ukurannya sangat besar ini punya tiga pintu. Dua pintu yang berada dibagian samping kiri dan kanan kanan punya ukuran yang lebih kecil. Posisinya juga lebih rendah. Sedangkan yang berada ditengah punya ukuran yang paling besar dan posisinya lebih tinggi dari pintu yang lain.

Dibagian depan dari masing-masing pintu terdapat tangga berundak lagi, namun jumlah trapnya lebih banyak. Untuk pintu bagian tengah, karena posisinya lebih tinggi maka jumlah trapnya juga semakin banyak lagi. Disetiap bagian tangga, terdapat ornament dari batu dengan tampilan yang sangat menarik.

Diatas tangga tengah, tepatnya berada disamping kiri dan kanan pintu besar terdapat hiasan lain berupa patung dewa yang sedang memegang tongkat pemukul atau sering disebut dengan godam. Bahan untuk membuat patung yang bagian bawahnya diberi pagar kecil dari kayu ini adalah batu alam yang ditatah atau diukir oleh seorang ahli pembuat patung atau empu.
Sedangkan tiga pintu yang merupakan akses untuk masuk kedalam taman, menggunakan bahan kayu jati yang dari pohon yang umurnya sudah tua. Hal ini bisa terlihat dari warna serat yang coklat kehitaman. Desain  atau bentuk dari daun pintu ini punya konsep yang sama, namun ada sedikit perbedaan pada bagian atasnya.

Untuk pintu kecil yang berada disebelah kiri dan kanan, bagian atasnya terdapat lengkungan yang bentuknya seperti seperempat lingkaran dengan posisi saling berlawanan. Sedangkan pintu besar yang ada ditengah, lengkungan yang ada membentuk garis setengah lingkaran penuh. Bagian atas dari lengkungan tersebut diberi ornament yang juga menggunakan bahan kayu jati.

Pada sisi sebelah kiri dan kanan, dinding yang digunakan untuk memasang pintu menggunakan batu bata merah yang dipasang atau disusun secara melekat, tanpa menggunakan adonan semen dan pasir.

Bagian atas bentuknya seperti stupa candi, yaitu semakin keatas ukurannya makin mengecil hingga bagian puncak atau atas. Bagian pinggirnya diberi ornament dengan tampilan yang sangat indah dan menakjubkan. Apalagi ornament berbentuk ukiran khas Bali ini menggunakan warna abu-abu yang menjadikan tampilannya terlihat lebih jelas dan detail.

Yang tidak kalah menarik dari ornament tersebut adalah, masing-masing bentuk ukiran yang dibuat punya makna filsafat tinggi, yaitu tentang ajaran hidup manusia berdasarkan kepercayaan adat masyarakat Bali. Jadi dibalik keindahannya, pintu gerbang yang terlihat sangat megah ini juga menjadi sumber ilmu pengetahuan rohani meski secara tidak langsung.

Untuk melengkapi keeksotisan dan keindahan pintu, bagian samping kiri dan kanan gerbang dilengkapi dinding pagar dengan ukuran yang tidak begitu tinggi. Desainnya juga menggunakan konsep yang sama, yaitu menggunakan batu bata merah, kemudian pada bagian pinggir atau atasnya diberi ornament warna abu-abu namun dengan tampilan yang lebih sederhana.

Sumber gambar : http://triasbalitravel.wordpress.com


 
Artikel Lainnya :
 Membuat Tata Ruang Sesuai Arah Sinar Matahari Rumah Kayu Kecil Bergaya Minimalis 
 Menjadikan Warna Kuning Sebagai Fokus Utama Tampilan Ruang Cara Menggunakan Rak Buku Untuk Partisi 
 Investasi di Bali, Membeli Tanah atau Mengontrak Tanah? Konsep Green Architecture / Arsitektur Hijau Secara Umum 
 Mengenal Jineman, Rumah Kecil untuk Bersantai Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas 
 Rumah Jembatan di Atas Sungai Mengenal Makna Desain Rustic dan Konsepnya 
 Kayu Lengkung untuk Fasad Bangunan Ciri Taman Rumah yang Menggunakan Gaya Eropa dan Mediterania 
 Keuntungan dan Cara Membuat Atap Kanopi dari Bambu Tips Perawatan Terrazzo Pada Villa atau Hotel Anda 
 Bangunan Masjid Paling Menakjubkan di Dunia Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Apartemen 
 Menyulap Bangunan Kost Menjadi Hotel Desain Interior Gaya Shabby Chic 
 Mengenal Beberapa Jenis Kran Air Kelebihan Perabot Microfiber dan Teknik Perawatannya 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker