Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Penggunaan Kayu Pada Rumah Modern

Penggunaan Kayu Pada Rumah Modern

Bangunan rumah yang menggunakan konsep gaya modern biasanya tidak banyak menggunakan bahan atau element dari kayu. Karena kayu dianggap bisa mengurangi nuansa masa kini pada bangunan tersebut. Namun yang terjadi pada bangunan rumah modern seperti yang terlihat pada gambar justru sebaliknya.

Dengan gaya arsitektur modern minimalis, rumah tersebut justru menggunakan kayu sebagai element utama untuk menutup sebagian besar dinding. Meski demikian, kesan yang mewah dan modern tetap muncul pada bangunan tersebut. Kesan mewah ini muncul dari penggunaan kaca bening yang diaplikasikan untuk  membuat dinding dan pintu depan yang berada di lantai bawah.

Sedangkan untuk lantai atas, kaca juga dipakai untuk membuat jendela yang jumlah dan ukuranya menutup semua dinding bagian tengah dan samping. Sementara dinding yang berada di bagian atas dan bawah jendela, menggunakan warna  abu-abu terang yang menghasilkan kesan sangat elegan, modern dan mewah pada bangunan.

Kayu yang digunakan sebagai element utama dan menjadi point of view, bentuknya dibuat pipih seperti papan kecil dan tipis serta menggunakan warna coklat terang. Untuk dinding bagian samping, papan kayu ini ditempelkan secara langsung serta disusun secara horizontal dan menutup semua bagian dinding. Hal ini menjadikan dinding tersebut terlihat lebih lebar dari ukuran yang sebenarnya.

Untuk bagian muka yang berada di lantai bawah, dinding dan pintu kaca dibiarkan tampil apa adanya tanpa ditutup oleh element lain. Namun untuk lantai atas, dinding yang terdiri dari jendela kaca dan tembok abu-abu ditutup dengan element kayu, namun tidak ditempelkan secara langsung seperti dinding yang berada di samping.

Pertama kali dibuat kerangka atau konstruksi yang juga menggunakan bahan kayu, yang disusun dan disambungkan dibagian tertentu pada dinding dengan posisi horizontal. Selanjutnya kayu lain yang ukurannya lebih panjang, disambungkan dan disatukan pada kayu horizontal tersebut dengan posisi vertikal. Kerangka vertikal ini kemudian digunakan untuk menyusun papan kayu untuk menutup dinding.

Konsep atau cara pemasangan dan penyusunan papan kayu tersebut adalah, pertama kayu dipasang dalam posisi mendatar, lalui disambungkan secara horizontal pada kerangka. Sehingga kayu yang terlihat justru pada bagian sisi samping, bukan bagian papan depan. Selanjutnya papan kayu yang lain disusun dengan konsep yang sama, namun dengan jarak yang cukup rengggang (tidak rapat).

Jadi meski tertutup dengan susunan kayu, namun dinding yang berada di dalam tetap bisa terlihat dengan jelas dari luar. Konsep penyusunan kayu yang sama juga dilakukan pada bagian atas bangunan atau atap.

Dari penataan kayu seperti ini, maka tampilan bangunan rumah terlihat sangat istimewa, bahkan cenderung dramatis, terutama untuk dindingnya. Apalagi susunan kayu ini tidak diberi lapisan warna sama sekali, sehingga karakter alami yang muncul menjadi lebih kuat.

Di sebelah dinding kaca pada bagian muka, masih terdapat bidang atau dinding lain yang posisinya menjorok kearah depan. Dinding ini juga diberi lapisan penutup dari kayu, yang konsep penyusunannya juga sama dengan dinding berada di bagian samping tadi, yaitu ditempel secara rapat dan langsung, namun dengan posisi vertikal.
Selanjutnya untuk mempercantik tampilan bangunan dan menambah kesan yang lebih modern, di depan halaman diberi pagar dari batu granit, namun hanya berada di sebelah kanan saja, tidak menutup semua.

Sedangkan di depan dinding yang berada di samping, susunan kayu terlihat makin cantik dengan adanya satu tanaman hias yang ukurannya agak tinggi namun bentuk batangnya lebih kurus atau ramping. Daun yang tumbuh juga tidak begitu lebat sehingga tampilan dinding masih bisa terliha dengan jelas. Sedangkanya pohon lain yang punya ukuran besar diletakan di bagian depan bangunan untuk memberi nuansa yang lebih sejuk dan segar.

Sumber gambar : http://homedesigndecorator.com

 
Artikel Lainnya :
 Desain Gereja di Tanah Karo Tata Cara Permohonan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Rumah Tinggal 
 Arsitektur Perpustakaan Unik di Riau Teknik Aplikasi Desain Ombre Pada Interior 
 Mengenal Makna Desain Rustic dan Konsepnya Vertical Garden Solusi Arsitektur Modern 
 Cara Hemat Dalam Membangun dan Renovasi Rumah Teknik Memilih Wastafel Rumah 
 Kolam Taman yang Indah dengan Latar Belakang Rumah Bali Fenomena Arsitektur di Indonesia 
 Kesalahan-kesalahan dalam Membangun Rumah Arsitektur Rumah Adat Suku Bidayuh 
 Tips Menggunakan Batu Alam Untuk Membuat Dinding Rumah Tips Cara Membangun Rumah Kayu Yang Ideal 
 Membuat Ranjang Ayun di Taman Tampilan Rumah yang Membentuk Huruf G 
 Bagian-bagian dan Fungsi Tower Crane Menciptakan Sistem Child Proofing House Dalam Rumah 
 Jasa Arsitek sebagai Bagian Investasi Rumah Anda Awasi Kontraktor Anda dengan Jasa Pengawasan/Site Supervisor 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker