Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Bergaya Spanyol

Rumah Bergaya Spanyol

Beberapa puluh tahun yang lalu rumah yang menggunakan konsep gaya Spanyol cukup populer di Indonesia, meski tidak menjadi booming seperti desain minimalis saat ini. Keistimewaan dari rumah yang menggunakan gaya Spanyol adalah bentuknya cenderung klasik serta penggunaan bidang melengkung yang indah.

Berikut ini diberikan salah satu bentuk rumah Spanyol yang tampilannya sangat memikat meski tidak punya ukuran yang begitu besar. Pada bagian depan, sebelum masuk rumah terdapat pagar yang terbuat dari papan besi. Papan besi ini dibentuk menjadi lengkungan, yang jika dilihat dari atas akan terlihat seperti huruf  ‘C’.  
Di bagian luar pagar tersebut dibuat taman kecil yang berisi berbagai jenis tanaman hias dengan bunga-bunga yang beraneka macam warnanya. Suasana yang sangat cerah dan segar muncul dari taman ini. Selain itu penggunaan batu bata yang dijadikan sebagai batas tempat tumbuhnya tanaman mampu menghasilkan aroma yang lebih alami dan natural.

Setelah masuk ke dalam pagar, ada teras dengan tampilan yang sangat unik dan indah. Di samping kiri dan kanan teras tersebut ada pilar penyangga teras. Masing-masing pilar tersebut pada bagian depannya diberi tanaman rambat yang juga ada bunganya.

Tanaman tersebut ditata menggunakan bambu atau kayu kecil yang diatur dan disusun sedemikian rupa sehingga tampilannya menjadi seperti tangga yang menempel pada dinding pilar tersebut. Penggunaan tanaman hias yang merambat ini juga memunculkan suasana kesejukan tersendiri pada teras.

Sementara itu, bagian atas teras, dindingnya dibuat melengkung. Lengkungan ini memang menjadi salah satu ciri khas utama dari rumah bergaya Spanyol seperti yang telah disebutkan di atas. Penggunaan lengkungan pada plafon ini bukan hanya ada di bagian depan teras saja, namun juga bagian samping kiri dan kanan.

Dari teras ini penghuni bisa masuk ke dalam rumah melalui pintu yang berada di sebelah kanan dinding. Sedangkan pada bagian tengah digunakan untuk memasang jendela. Pintu dan jendela ini menggunakan bahan yang sama, yaitu kaca bening yang dipotong-potong atau disusun menjadi kotak-kotak kecil.

Untuk pintu, bentuk kusennya biasa saja dengan ukuran ketinggian yang mencapai bagian paling atas pada dinding. Sedangkan untuk jendelanya punya ukuran yang sama, namun pada bagian atasnya dibuat melengkung dengan bentuk seperti setengah lingkaran.

Selanjutnya untuk lantai atas, pada bagian depan terdapat teras lagi namun tidak menggunakan atap. Sedangkan lantainya merupakan atap atau bagian atas dari teras yang berada di lantai bawah. Di belakang teras ini ada pintu dan dua jendela kecil namun tidak begitu terlihat jelas dari luar.

kemudian untuk bangunan yang berada di samping teras, lengkungan pada dinding kembali diaplikasikan pada teras yang menghadap kearah samping rumah. Bahkan lengkungan ini punya karakter yang lebih kuat seperti lengkungan yang digunakan pada jendela teras lantai bawah.

Sedangkan untuk jendela yang dipasang agak menjorok ke dalam dinding, punya tampilan yang agak berbeda namun tetap punya nilai artistik yang tinggi. Yaitu dinding yang berada diatas jendela punya bentuk seperti susunan gerigi, namun tidak lancip.

Lantai atasnya tidak ada ornament yang mencolok, namun tetap mampu memunculkan nuansa elegan yang muncul dari penggunaan kaca bening pada sebagian dinding dan jendela disampingnya.

Di antara dua bangunan ruang ini pada bagian tengahnya terdapat menara atau tower yang pada bagian atasnya diberi atap segitiga. Dan dibawah atap tersebut ada dua jendela dengan ukuran yang sangat kecil. Penggunaan tower ini selain membuat tampilan rumah menjadi semakin unik dan cantik, juga terlihat lebih tinggi dan megah.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com


 
Artikel Lainnya :
 Pagar berbentuk Naga di Bangunan Kelenteng Mengenal Elemen Ruang Makan 
 Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis Teknik Menentukan Posisi Skylight 
 Arsitektur Jembatan Paling Panjang di Dunia Jenis Alat Berat Pembuat Bangunan 
 Menggunakan Batu Alam Untuk Membuat Fasad Tips Untuk Menghemat Biaya Renovasi Murah 
 Gedung Parlemen Paling Artistik Perbedaan Utama Arsitektur Candi Hindu dan Budha  
 Tips Mengatasi Ruangan yang Lembab pada Rumah Anda Wujud Perumahan di Perbukitan Ungasan 
 Pengertian dan Fungsi Network Planning Proyek Bangunan Mau Membangun Rumah di Bali, Anda butuh Arsitek atau Kontraktor? 
 Teknik Menggunakan Batu Bata untuk Memperindah Ruang Atap dan Konstruksi Kolom Carport 
 Fungsi dan Jenis Retaining Wall Atau Dinding Penahan Teknik dan Cara Membuat Desain Gedung Olahraga 
 Desain Atap Unik Dari Toraja Rumah Bergaya Unfinished 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker