Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Berdinding Kaca dan Batu

Rumah Berdinding Kaca dan Batu

Batu dan kaca adalah dua element yang punya sifat saling berlawanan. Batu punya sifat atau karakter yang keras, lebih tebal dan punya warna yang cenderung gelap serta tidak transparan. Sedangkan kaca punya sifat yang tidak begitu keras, lebih tipis dan punya tampilan yang cenderung lebih terang dan sangat transparan.

Meski punya dua sifat dan karakter yang berbeda, namun dua element ini bisa dijadikan satu dalam bentuk atau desain rumah yang cantik dan eksotis serta punya nilai keunikan yang sangat istimewa. Penggunaan batu dan kaca ini diaplikasikan terutama pada bagian dinding, seperti yang terlihat pada gambar.

Bangunan rumah ini terdiri dari dua bagian, yaitu depan dan belakang. Untuk bangunan pertama yang di depan, semua bagian muka menggunakan dinding kaca, baik untuk lantai yang berada di bawah dan lantai yang berada di atas.

Untuk lantai bawah, terbagi menjadi dua bagian ruang. Masing-masing dinding yang berada di depan punya tampilan yang sama namun saling berlawanan. Pada bagian sebelah kiri, pintu yang terbuat dari kaca diletakan pada bagian yang paling kanan.

Sementara untuk ruang yang berada di sebelah kanan, pintu kacanya terletak di bagian paling kiri. Sehingga dua pintu yang punya bentuk dan ukuran sama persis ini menjadi saling berdekatan, namun dinding yang berada di sebelah pintu letaknya menjadi saling berjauhan.

Sedangkan untuk lantai atasnya, dinding kaca terbagi menjadi tiga bagian dengan ukuran yang sama. Ketiga dinding kaca ini juga punya tampilan yang tidak begitu berbeda kecuali satu dinding yang berada di tengah. Di bagian atas dinding tersebut dibuat semacam jendela kecil berbentuk persegi panjang yang digunakan sebagai alat ventilasi udara.

Kemudian untuk dinding tembok yang berada bagian samping bangunan, baik yang ada di sebelah kiri maupun kanan semuanya ditutup dengan batu alam. Batu alam yang dibuat menjadi seperti ubin lantai atau lempengan ini dibentuk dan dipotong menjadi kotak-kotak namun dengan ukuran yang tidak sama.

Susunan batu pada dinding tersebut memunculkan suasana yang sangat kontras. Bahkan jika dilihat dari arah depan, batu ini tampil seperti dua garis tebal berwarna gelap yang saling mendekap dinding kaca dengan erat dan kuat. Tampilan ini tentu sangat selaras dengan karakter batu maupun kaca tersebut.

Bangunan kedua yang berada di belakang, posisinya agak menyamping dari rumah yang berada di depan. Sehingga tampilannya juga bisa terlihat dengan jelas, meski tidak secara utuh. Dinding depan yang berada disebelah kiri, menggunakan dinding batu. Sedangkan yang berada di sebelah kanan, kaca digunakan untuk membuat pintu yang sistem buka tutupnya menggunakan konsep geser, tidak dengan didorong atau ditarik.
Yang cukup istimewa dari tampilan pintu geser ini adalah, rel yang digunakan untuk melakukan pergeseran pada pintu tersebut terletak di bagian luar ruang. Dan dua rel untuk bagian atas dan bawah pintu, berada di depan dinding batu di sebelah kirinya.

Selain itu, karena posisi lantainya lebih tinggi dari permukaan tanah, maka untuk masuk ke dalam ruang pada bangunan ini harus menggunakan tangga yang terdiri dari dua trap dan diletakan tepat di depan pintu geser tersebut. Tangga yang bersifat portable atau bisa dipindahkan ini menggunakan bahan kayu dan diberi warna coklat tua.

Untuk melengkapi keindahan dari tampilan rumah berdinding kaca dan batu ini, dibuatlah sistem pencahayaan dengan menggunakan lampu yang bisa mengeluarkan sinar warna kuning terang. Sinar ini mampu memunculkan paduan dua karakter dari batu dan kaca dengan kuat dan lebih dramatis.

Sumber gambar : http://www.besthousedesign.com


 
Artikel Lainnya :
 Konsep Desain Furniture Minimalis Teknik Menempatkan dan Membuat Tempat Sampah 
 Interior Istana Kuno di Dunia Teknik Mencampur Warna Cat 
 Cara Membuat Atap Rumah Cina yang Unik Teknik Memasang dan Menggunakan Struktur Baja Ringan pada Bangunan 
 Perlunya Menggunakan Jasa Konsultan Warna Cara Memilih Jenis Asuransi untuk Melindungi Aset Rumah Anda 
 Dulu Kayu sebagai Kayu Bakar, Kini Kayu Memewahkan Sebuah Bangunan Mempercantik Tampilan Tangga Luar Ruang Dengan Lampu 
 Teknik Menentukan Posisi Skylight Menyamarkan Kesan Berat Interior 
 Desain Rumah Terbuka Aplikasi Kaca Untuk Dinding 
 Landscape Komplek Villa di Tepi Pantai Pulau Bali Cara Membuat Taman Dinding dari Batu Bata 
 Masalah Yang Paling Sering Muncul Pada Penggunaan Batu Alam Memilih Atap Baja Ringan dan Cara Memasangnya 
 Memasang Besi Tulang Kolom dan Sloof Gedung Universitas Indonesia yang Megah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker