Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Penggunaan Batu Alam dan Kayu untuk Fasad

Penggunaan Batu Alam dan Kayu untuk Fasad

Tampilan fasad rumah biasanya hanya terdiri dari satu dinding saja, dan terletak di bagian depan sebuah bangunan atau rumah. Namun dengan alasan untuk menciptakan suatu bentuk yang lebih istimewa, fasad yang digunakan pada rumah yang berlokasi di daerah Bethesda Maryland Amerika ini berjumlah dua. Yang satu terletak dibagian depan sedangkan yang satunya lagi berada dibagian samping.

Untuk fasad depan, bagian yang ditonjolkan berupa dinding yang bentuknya seperti tabung. Atau tonk. Bahannya menggunakan kayu yang disusun rapat secara vertikal. Lokasinya berada di pinggir sebelah kiri.
Di bagian tengah dinding kayu ini terdapat jendela yang terbuat dari kaca bening yang menjadikan kondisi dalam ruang terlihat cukup jelas. Bentuknya kaca yang digunakan juga cembung, mengikuti alur atau bentuk dari dinding tabung tersebut. Ukurannya berbentuk kotak persegi panjang.

Di samping dinding tabung ini terdapat dinding lain yang semua bagiannya menggunakan kaca bening. Dari luar kita bisa melihat desain interior yang berada di dalam ruang. Di sana terdapat seperangkat meja tamu yang menggunakan warna putih dan kuning muda. Selain itu dalam ruang tersebut juga ada dua pintu dengan ukuran yang cukup besar dan terbuat dari kayu dan menggunakan warna coklat tua.
Bagian lantai atas juga punya tampilan yang cukup unik, terutama pada bagian atapnya. Bentuknya agak melengkung, mengingatkan kita pada bentuk rumah tradisional Jepang atau Cina. Selain itu diatas dinding kapsul juga terdapat dinding tembok yang ukurannya tidak begitu besar. Didalamnya terdapat dinding lagi yang juga menggunakan kaca.

Sebagian dindingnya juga juga menggunakan kaca, namun hanya memakan sekitar 60% dari luas dinding secara keseluruhan. Penggunaannya dimulai dari bagian pojok kanan hingga bagian samping kiri dan ke bawah dan menyisakan bidang bidang kosong yang membentuk huruf ‘L’ terbalik dan menjadi dinding biasa.
Warna yang digunakan untuk menutup dinding yang bukan kaca ini adalah abu-abu terang yang dipadu dengan warna putih pada garis-garis tepian dinding kaca serta garis pembatas lantai atas dan bawah. Plafon pada atap lengkung di lantai atas juga menggunakan warna putih. Penggunaan dua warna yang lembut ini menghasilkan tampilan rumah yang sejuk namun tetap terang.

Kemudian untuk dinding atau fasad yang berada di bagian samping, punya tampilan yang juga tidak kalah menariknya. Sebagian besar dari dinding tersebut diberi lapisan penutup dari batu alam yang ditempekan secara rapi dan rapat.
Penggunaan dinding batu alam ini hampir menutup semua bagian, kecuali pada bagian pinggir depan dan bagian atas lantai bawah. Bidang yang tersisa pada bagian depan ini digunakan untuk meletakan pintu yang juga menggunakan kaca.
Sedangkan bagian atasnya juga dibuat dinding kaca lagi. Jadi tampilan dinding batu alam ini terbagi menjadi dua bagian atas dan bawah, dengan garis pembatas dinding kaca yang ukurannya kecil namun bentuknya memanjang tersebut.

Di lantai atas, dinding batu alamnya punya ukuran yang sama. Demikian pula dengan ketebalannya. Yang membedakan adalah, jika di lantai bawah terdapat sedangkan lantai atas tidak ada pintu.
Hanya saja, di samping depan susunan batu alam tersebut terdapat dinding kaca yang ukurannya lebih sempit serta punya ketinggian yang lebih pendek. Diatasnya terdapat atap datar yang menyatu dengan dinding yang berbentuk huruf ‘L’ terbalik tadi.

Secara umum bangunan rumah ini meski punya ukuran yang tidak begitu besar namun bisa menghasilkan kesan yang lebih luas karena penggunaan kaca bening untuk dinding yang cukup banyak. Sedangkan tampilan dua fasadnya memunculkan kesan yang lebih kuat dan megah serta sangat alami serta tidak meninggalkan nuansa yang sangat modern.

Sumber gambar : http://homemoderndesign.com

 
Artikel Lainnya :
 Menggunakan Talang Untuk Mempercantik Tampilan Rumah Fasad Unik di Gedung Monumen Pers Solo 
 Mengenal Jenis-jenis Keramik Desain Furniture Paling Aneh 
 Gaya Arsitektur Vernakular Minimalis yang Trendy Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Penataan Interior 
 Pengertian dan Cara Membuat Bed Drawer Keindahan Warna dan Ukiran Perabot Mebel Madura 
 Terlalu Banyak Arsitek, Pilih Yang Mana Ya? Bangunan di Tengah Danau Buatan 
 Meletakan Benda Seni di Kamar Mandi Menghindari Kebocoran Pada Plafon Gypsum  
 Mengenal Ekpose Gaya Platonik Geometris Mengenal Desain Gaya Oriental 
 Aplikasi Arsitektur Bali Modern pada Bangunan Rumah Keindahan Menara Siger Lampung 
 Jenis-jenis Pekerjaan Pembesian Pada Bangunan Desain Gereja di Tanah Karo 
 Cara Menghindari Harga Rumah Anda Tidak Anjlok Saat Dijual Menciptakan Keharmonisan Keluarga di Ruang Keluarga berukuran 9m2 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker