Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Desain Kanopi yang Cantik

Desain Kanopi yang Cantik

Selain fasad, kanopi juga bisa dijadikan sebagai point of view atau fokus pandangan utama pada sebuah bangunan. Untuk memunculkan nuansa yang demikian tentu desainnya harus dibuat lebih istimewa sehingga memunculkan kesan yang lebih spesifik dibanding dengan bagian bangunan yang lain. Contohnya adalah sebuah bangunan rumah yang ukuran kanopinya lebih tinggi dari atap yang berada di bagian belakangnya ini.
Bentuk dari kanopi ini seperti daun atau sebuah kelopak bunga yang sedang mekar.Yang menjadikan kanopi ini bisa tampil secara istimewa adalah, selain ukurannya yang lebih besar dari ukuran kanopi biasa, atapnya terdiri dari dua lapis yang berada di bagian atas atau luar dan bagian bawah atau dalam.

Untuk bagian atas, pada bagian depan atau pinggirnya agak menjorok ke depan dan menggunakan warna coklat kekuningan. Sedangkan atap bawah ukurannya lebih kecil dan menjorok kearah dalam. Selain itu pada bagian bawah atap dalam terdapat lengkungan yang bentuknya lengkungannya juga masuk ke dalam. Warna yang digunakan adalah hijau.

Di depan kanopi bagian tengah, terdapat tiang atau pilar yang berfungsi sebagai penyangga beban atap atas. Tiang yang juga menggunakan warna hijau ini menjulang keatas dan ketinggiannya mencapai puncak atap bagian bawah. Penggunaan lokasi yang digunakan untuk memancangkan tiang ini juga tergolong sedikit aneh, karena pada umumnya tiang pada kanopi diletakan pada bagian pinggir.
Sementara di tengah tiang ini terdapat kayu penyangga lain yang disambungkan secara miring pada bagian kiri dan kanan, kemudian diberi kayu lagi yang disatukan secara melintang. Susunan kayu yang kemudian berbentuk segitiga ini juga digunakan sebagai penahan atap atas pada bagian pinggir atau samping kiri dan kanan, menembus atap bawah.

Dibelakang kanopi pada sisi kiri dan kanan masih terdapat tiang lagi dengan fungsi yang sama namun warna yang digunakan adalah hitam. Bentuknya juga sama-sama bundar seperti kayu gelondongan.
Bahan kayu masih digunakan untuk membuat plafon. Bentuk dari plafon ini berupa susunan kayu yang ditata secara berjajar dan bertemu pada bagian puncak. Jadi tidak begitu jauh dengan model atap pelana kuda pada bangunan rumah. Namun tampilan plafon ini lebih istimewa karena pada bagian atas belakang kanopi diberi ornament dari susunan kayu lain yang bentuknya seperti  tonjolan segitiga.

Sementara pada bagian depannya diberi kayu lain yang dipasang dari lengkungan atap bawah hingga ke puncak. Konsep penataan ini menghasilkan tampilan yang sama antara sisi kiri dan sisi kanan, yang menjadikan tiang atau pilar depan sebagai center atau pusatnya.
Bentuk lantainya juga tidak jauh berbeda dengan atap kanopi, yaitu berbentuk daun dimana pada bagian depan dijadikan sebagai pucuknya. Posisi pucuk yang lancip ini sejajar dengan posisi tiang pilar. Warna yang digunakan adalah putih.

Agar suasana kanopi tidak terlihat kosong, dibeberapa tempat diberi perabot atau furniture yang terdiri dari kursi besar untuk bersantai dan menghadap ke arah samping serta satu set kursi makan yang kursi tempat duduknya saling berhadapan.
Untuk mempercantik tampilan, di bagian depan sebelah kanan kanopi ini diberi kolam yang menyatu dengan lantai kanopi. Sedangkan pada bagian sisi yang lain kolam tersebut juga menyatu dengan hamparan rumput segar yang juga berada di depan kanopi pada sisi yang kiri.

Hal ini bisa terjadi karena kolam tersebut tidak menggunakan dinding pembatas pada bagian pinggirnya, sehingga tampilannya akan seperti danau kecil dengan air yang bening. Beningnya air kolam ini bisa dibuktikan lewat pantulan atau bayangan tiang kanopi yang terlihat dengan jelas. Kanopi dengan tampilan seperti ini bisa menghasilkan suasana yang segar dan alami serta sejuk.

Sumber gambar : http://thewondrous.com

 
Artikel Lainnya :
 Membuat Konstruksi Rumah Bambu Membuat Perhitungan Dana Untuk Membuat Atap Baja  
 Mengapa Harga Tanah di Bali Melonjak Naik? Menjadikan Pohon sebagai Point of View pada Bangunan  
 Jenis Tanaman Untuk Menutup Tanah Investasikan Uang Anda dalam Bentuk Rumah dan Tanah, Jangan Disimpan di Bank ! 
 Memilih Bahan dan Membuat Desain Ukiran Dekoratif Dinding Desain Interior Toko Buku dan Perpustakaan 
 Keindahan Warna dan Ukiran Perabot Mebel Madura Desain Unik Meningkatkan Value Investasi Rumah Anda 
 Teknik Pembuatan dan Penempatan Jendela yang Baik Kekurangan dan Kelebihan Kusen Kayu dan Alumunium 
 Paduan Modern dan Etnik Dayak Pada Atap dan Jendela Rumah Fungsi dan Cara Memilih Angkur 
 Style Gaya Arsitektur Rumah dan Kepribadian Anda Hal Penting Dalam Perancangan Sanitasi Rumah 
 Membuat Desain Balkon Membuat Paper Crete (Beton Kertas) 
 Apa Perbedaan Rumah dengan Konsep Modern dan Post Modern Arsitektur ? Gunakan Jasa Arsitek Walaupun Rumah Kecil 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker