Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Kereta Kuda

Rumah Kereta Kuda

Pada jaman dulu ketika belum ditemukan mobil, jika mengadakan perjalanan terutama perjalanan jarak jauh orang selalu menggunakan kereta kuda yang bentuknya ada bermacam-macam. Jika jumlah perbekalan yang dibawa cukup banyak, maka jenis kereta yang digunakan berukuran lebih besar yang punya dinding dan atap serta sehingga membentuk suatu ruang yang cukup luas. Selain untuk menyimpan aneka barang, ruang ini juga dijadikan sebagai tempat perlindungan dari hujan dan panas matahari.
 
Bentuk kereta kuda yang demikian bisa dijadikan ide untuk membentuk suatu bangunan mungil yang bisa digunakan sebagai tempat tinggal meski bersifat portable atau bisa dipindah-pindah. Contoh dari rumah dengan konsep seperti ini bisa kita lihat pada gambar atau foto.

Pada bagian depan bangunan terdapat tangga yang digunakan untuk naik atau masuk ke dalam rumah. Tangga yang terbuat dari kayu ini juga bukan merupakan tangga permanen. Jika bangunan rumah akan dipindah, maka tangga ini bisa diambil atau diangkat dan diletakan di dalam ruang dan dipasang kembali jika mau digunakan.

Setelah naik ke tangga, kita akan menemui teras kecil namun cukup lebar dan punya tampilan yang sangat menarik. Lebar teras ini bisa kita lihat melalui sepeda jengki yang berada di samping luar. Teras ini diberi pagar yang terbuat dari kayu kecil yang disusun berjajar secara vertikal.  Lantainya menggunakan bahan kayu namun ditutup dengan karpet sintetis warna putih.

Selain pagar, di pojok kiri dan kanan teras juga terdapat kayu yang ukurannya cukup besar dan digunakan sebagai tiang penyangga dan penahan atap. Sedangkan dibawah lantai teras dipasang kayu lain yang digunakan untuk penyangga bangunan rumah agar tidak miring ke depan.

Dibelakang teras kita bisa melihat ada pintu yang menggunakan daun tunggal. Bahannya menggunakan kayu yang juga diberi warna putih. Pintu ini dilengkapi dengan kaca panjang yang diletakan secara vertikal di bagian pinggir atas kanan. Fungsi dari kaca ini adalah untuk melihat pemandangan luar dari dalam rumah atau ruang serta untuk mendapatkan cahaya atau sinar alami dari matahari.

Seluruh dinding menggunakan papan kayu yang dipasang rapat secara horizontal. Jika dilihat dari arah depan tampilan bangunan akan terlihat lebih lebar, sementara jika dilihat dari arah samping tampilannya akan nampak lebih panjang. Inilah tujuan dari pemasangan dengan menggunakan sistem horizontal tersebut.

Pada bagian samping dinding dipasang tiga pasang jendela kaca yang bentuknya persegi panjang dan dipasang secara vertikal. Kusennya juga menggunakan kayu dan diberi warna putih. Semetara di bagian bawah dinding terdapat dua roda yang dipasang secara permanen dan berguna untuk memudahkan pekerjaan ketika rumah kereta mau dipindah ke tempat yang lain.

Untuk atapnya menggunakan atap alumunium yang bisa menyerap panas matahari lebih banyak sehingga ruang dalam bisa terasa lebih hangat. Untuk wilayah Indonesia yang suhu undaranya sudah panas, tentu atap alumunium ini tidak cocok digunakan. Sebagai gantinya bisa memakai atap jerami atau rumput ilalang.

Yang cukup menarik dari atap ini adalah pada salah satu sisinya masih diberi semacam dinding untuk memasang dua buah jendela kaca lagi, sehingga sistem sirkulasi udara yang masuk dan keluar ruang bisa berjalan lebih sempurna. Dan seperti jendela yang berada di bawah, kusennya juga terbuat dari kayu dan menggunakan warna putih.

Paduan warna putih pada jendela, pintu serta lantai dan coklat pada pagar teras dan dinding yang hanya diberi lapisan pelitur menghasilkan kesan yang sangat kontras. Sehingga nuansa yang muncul dari rumah kereta ini adalah kesan alami, segar dan hangat. Dan yang paling utama adalah nuansa cantik dan unik bisa berpadu dengan karakter yang sangat artistik serta punya nilai seni yang sangat tinggi.

Sumber gambar : http://www.protohaus.moonfruit.com

 
Artikel Lainnya :
 Bangunan di Tengah Danau Buatan Desain Atap Bertingkat Rumah Villa Gaya Bali  
 Arsitektur Perpustakaan Unik di Riau Mengenal Teknologi Pembuatan Bambu Laminasi  
 Perbedaan Penggunaan Kaca Pada Bangunan Kuno dan Modern Asta Kosala Kosali sebagai Acuan Dalam Arsitektur Tradisional Bali 
 Mengenal Aneka Model Sofa Untuk Interior Ruang Anda Kolam Renang Atas Bukit di Bali yang Eksotis 
 Cara Membuat Desain Kaki Meja yang Cantik dan Unik Atap dan Konstruksi Kolom Carport 
 Menggunakan Kain Etnik Untuk Hiasan Interior Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers 
 Desain Rumah Minimalis yang Alami Menata Ruang Tidur Bernuansa Etnik 
 Vertical Garden Solusi Arsitektur Modern Desain Rumah Minimalis yang Menakjubkan 
 Cara Membuat Desain Tugu dan Tips Menata Landscapenya Menempatkan AC Secara Baik dan Benar 
 Membuat Kolam Tanpa Tepi Teknik Pemasangan dan Perawatan Marmer 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker