Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Ranjang Ayun di Taman

Membuat Ranjang Ayun di Taman

Selain dinikmati keindahannya, taman juga bisa digunakan untuk bersantai atau sekedar ngobrol bersama teman atau antar anggota keluarga. Maka tidak mengherankan jika taman selalu dilengkapi dengan kursi untuk duduk lengkap dengan mejanya. Bahkan adakalanya dalam taman tersebut juga diberi kursi ayun untuk bermain anak-anak.

Pengadaan kursi ayun ini bisa dikembangkan lagi dengan menciptakan perabot eksterior lain yang gunanya juga untuk bersantai namun dengan cakupan yang lebih luas, bukan untuk anak-anak saja. Misalnya membuat ranjang ayun yang ukurannya lebih besar seperti contoh dalam gambar.

Ranjang ayun ini fungsinya bukan hanya untuk duduk dan santai saja, namun juga bisa digunakan untuk tiduran sambil melakukan kegiatan lain seperti membaca buku, mendengarkan alunan musik dan sebagainya.

Jika kursi ayun biasanya hanya menggunakan dua tali untuk ayunan, maka tali ayun yang digunakan untuk ranjang berjumlah empat yang dipasangkan di masing-masing sudut ranjang. Pemasangannya menggunakan semacam hook dari logam besi, kemudian disambungkan pada kontruksi atau tiang penyangga.

Tiang penyangga ini punya tampilan yang cukup indah, dibuat dari kayu yang cukup besar dan terdiri dari dua lapis. Selain bisa menjadi lebih kuat, penggunaan kayu besar ini juga mampu membuat tampilan ranjang ayun terlihat lebih megah dan elegan. Apalagi warnanya hanya diberi lapisan pelitur saja, sehingga bisa terlihat lebih alami dan natural.

Agar sambungan kayu pada bagian atas yang disusun secara horizontal untuk mengaitkan tali ranjang bisa lebih kuat serta tidak mudah lepas, maka sambungan tersebut diberi lempengan besi warna hitam yang panjang dimana pada bagian ujungnya berbentuk segitiga lancip. Penggunaan besi hitam ini selain sebagai penguat juga mampu memunculkan kesan yang lebih gagah.

Untuk aksesori atau hiasan, pada tiang penyangga juga diberi semacam lampu dinding yang ukurannya sangat kecil namum mampu membuat tampilan tiang menjadi makin cantik terutama pada malam hari.

Sedangkan untuk ranjangnya sendiri, terbuat dari semacam fiber atau plastik yang lunak namun kuat sehingga bisa melengkung mengikuti bentuk tubuh yang sedang berbaring. Di bagian atasnya diberi penutup menggunakan bahan yang sama namun bentuknya seperti potongan kayu kecil yang disusun berjajar.

Sebagai pelengkapnya di atas ranjang ayun ini diberi beberapa bantal yang fungsinya bisa untuk duduk, sandaran atau untuk tidur santai. Warna penutup atau sarungnya juga diselaraskan dengan warna kayu pada tiang penyangga dan kayu pada lapisan penutup.

Jika ingin melakukan ekplorasi lagi, dibagian atas ranjang atau tiang bisa diberi atap yang akan melindungi tubuh dari sinar matahari yang panas serta tidak membuat mata menjadi silau. Namun tentu saja atap tersebut juga harus menggunakan desain yang selaras dan tetap mampu memunculkan nuansa yang santai dan rileks.

Lokasi untuk menempatkan ranjang ayun ini berada di sebuah taman yang kecil namun sangat asri dan berhadapan langsung dengan kolam air yang diberi hiasan pohon bunga teratai. Sementara pada bagian bawah ranjang juga diberi tanaman yang berukuran pendek yang menjadikan suasana di ranjang tersebut makin terasa sejuk dan segar.

Pada bagian sisi samping yang lain, disebelah ranjang diberi meja yang bisa digunakan untuk menaruh makanan dan gelas untuk minuman. Jadi ketika merasa lapar atau ingin menikmati makanan kecil, kita tidak perlu pergi dari tempat itu atau harus masuk ke ruang lain.

Meja berukuran pendek ini juga menggunakan kayu dari jenis yang sama seperti yang digunakan untuk membuat tiang penyangga. Dan disamping meja ini masih terdapat kursi pendek yang kecil tanpa menggunakan sandaran punggung. Meski berada di taman yang tidak begitu luas, namun ranjang ayun ini bisa memberi kenikmatan tersendiri bagi penghuni rumah atau penggunanya.


Sumber gambar : http:// modernarchitectureconcept.com


 
Artikel Lainnya :
 Mempercantik Tampilan Dinding Dengan Peralatan Elektronik Bekas Paduan Antara Arsitektur Minimalis dan Kontemporer 
 Menghilangkan Kerak di Kamar Mandi Kamar Mandi Gaya Bali di Luar Ruang 
 Keuntungan Menggunakan Dinding Bambu Menelusuri Ciri Khas Ragam Hias Nusantara 
 Mengenal Sejarah Penggunaan Beton Bertulang Teknik Pencahayaan Dalam Ruang atau Rumah agar Lebih Indah 
 Kecurangan yang Sering Terjadi Pada Proyek Bangunan Fungsi Tanda Keselamatan Pada Proyek Bangunan dan Cara Penggunaannya 
 Memilih Atap Baja Ringan dan Cara Memasangnya Perbedaan Antara Membeli Rumah Siap Huni dan Membangun Sendiri 
 Memilih Bahan dan Membuat Desain Ukiran Dekoratif Dinding Jenis-jenis Dynabolt dan Fungsinya 
 Mengenal Beberapa Jenis Kran Air Kolam Parit Elegan Menyambut Tamu 
 Landscape Taman Tepi Pantai di Pulau Bali Tips Membuat Desain Ruang Tidur Bernuansa Afrika 
 Rumah Panjang Gaya Bali di Tepi Hutan Rumah Panggung Berdinding Kaca 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker