Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Jembatan di Atas Sungai

Rumah Jembatan di Atas Sungai

Fungsi utama dari jembatan adalah sebagai alat penghubung antara dua daerah yang terpisahkan oleh jurang atau sungai. Namun bagaimana jika di atas jembatan tersebut dibuat sebuah rumah?. Ide ini tentu sulit untuk diaplikasi, jika jembatan tersebut merupakan fasilitas umum yang digunakan oleh masyarakat. Meski demikikan tidak ada salahnya kita mengetahui bagaimana teknik membuat rumah dengan menggunakan lokasi jembatan yang berada di atas sungai atau jurang.

Contohnya adalah seperti yang terlihat pada gambar, rumah tersebut dibangun melintang di atas sebuah sungai dengan menggunakan kontruksi berupa susunan besi baja yang diatur sedemikian rupa sehingga bisa membentuk huruf ‘V’. Konstruksi ini dibuat sepasang untuk bagian depan dan belakang. Sedangkan jumlahnya disesuaikan dengan panjang dari bangunan yang dibuat serta lebar sungai atau jurang yang berada di bawahnya.
Demikian pula dengan ukuran besi baja yang digunakan sebagai kosntruksi, juga disesuaikan dengan besarnya bangunan serta bahan untuk membuat bangunan tersebut. Jika material yang digunakan punya bobot yang lebih berat, maka kontruksi yang digunakan juga harus lebih besar agar lebih kuat menahan beban.

Kontruksi besi yang membentuk huruf ‘V’ ini kemudian ditanam atau dimasukan kedalam tanah yang berada di bawah jurang dengan menggunakan pondasi beton yang kuat. Jika perlu kontruksi ini juga diberi sambungan besi lagi yang juga dimasukan ke dalam tanah. Jika kontruksi yang dibuat lebih dari satu, maka masing-masing dari kontruksi ini dihubungkan atau disambung menjadi satu, sehingga pada bagian tengah kontruksi akan membentuk huruf ‘V’ lagi namun dengan posisi yang terbalik.

Kerangka bangunan yang juga punya fungsi penguat bangunan juga perlu dibuat dan disambungkan dengan kontruksi tersebut. Caranya adalah dengan memberi batang besi baja yang ukurannya sama dengan baja untuk kontruksi kemudian disambungkan dengan cara melintang dibagian atas. Sehingga antara baja untuk kontruksi dan baja untuk penguat bangunan melekat menjadi satu kesatuan.

Agar kerangka lebih kuat, di bagian tengah kontruksi yang dipasang dua tiang besi baja lagi yang disambung secara vertikal dan sejajar dengan jarak dan ukuran ketinggian yang sama. Sedang pada bagian bawah atau ujung huruf ‘V’ diberi lempengan yang juga terbuat dari baja dengan tujuan agar kontruksi yang dibuat lebih mampu menahan beban dengan maksimal.

Setelah semua selesai, langkah selanjutnya dalam pembuatan kontruksi dan kerangka ini adalah menyatukan antara konstruksi sisi depan dan kontruksi sisi belakang. Caranya juga tidak jauh berbeda, yaitu menggunakan besi baja yang disambungkan pada beberapa bagian dengan posisi membujur.

Jika kontruksi dan kerangka dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat bangunan. Pertama kali yang harus dilakukan adalah membuat lantai lebih dahulu. Lantai ini bisa terbuat dari cor beton atau susunan besi yang kemudian ditutup dengan ubin atau kayu.

Adapun untuk bagian dinding juga bisa disesuaikan dengan selera, namun sebaiknya dipilih dari bahan yang lebih ringan sehingga tidak memberatkan tugas kontruksi dalam menahan beban. Contohnya adalah dinding kaca yang dipadukan dengan kayu. Demikian pula dengan atapnya, juga menggunakan bahan yang tidak berat, bukan genting dari tanah liat.

Selain membuat kontruksi lebih kuat menahan beban, penggunaan bahan-bahan tersebut juga menjadikan tampilan rumah di atas sungai ini terlihat lebih ideal, karena karakter jembatan yang menjadi konsep utamanya tetap terlihat lebih nyata.

Kemudian untuk pewarnaan dan interior, juga disesuaikan dengan kondisi lingkungan atau alam di sekitar rumah jembatan tersebut sehingga bisa menyatu dan memunculkan kesan yang lebih alamiah. Hal yang sama juga diaplikasikan pada teknik pencahayaan dan penerangan ruang.

Sumber gambar : http://www.home-designing.com

 
Artikel Lainnya :
 Membuat dan Memasang Papan Pengecoran Pada Tiang Beton Mau Membangun Rumah di Bali, Anda butuh Arsitek atau Kontraktor? 
 Perlu Arsitek Bertangan Dingin Untuk Investasi Resort Anda di Raja Ampat Teknik dan Cara Membuat Dipan Goyang atau Gantung 
 Membuat Gudang Atau Tempat Penyimpanan Barang Desain Interior Ruang Istana Maimun 
 Tips Cara Hemat Dalam Merenovasi Rumah Gazebo Bali yang Molek di Tepi Kolam  
 Desain Material Kaca pada Bangunan Rumah Menikmati Keindahan Desain Jembatan Ampera di Palembang 
 Desain Arsitektur Kontemporer di Tepi Pantai Menghadirkan Kesan Mewah Rumah Kayu Bertingkat di Bali 
 Paduan Antara Arsitektur Minimalis dan Kontemporer Ide Menarik Membuat Atap tanpa Genteng 
 Ide Menarik Membuat Desain Plafon Dari Plywood Ide Menarik Membuat Lemari Rak Dari Rotan 
 Memilih dan Memasang Lis Profil Kayu Tidak Ada Dana Membangun Rumah? Manfaatkan Kredit Bank 
 Cara Menghindari Harga Rumah Anda Tidak Anjlok Saat Dijual Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker