Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Meja Gelembung Sabun

Membuat Meja Gelembung Sabun

Ketika masih kecil tentu kita senang bermain sabun untuk dibuat gelembung-gelembung udara menggunakan alat sedotan, yang kemudian melayang-layang terbawa angin. Dan sampai sekarang permainan seperti ini juga masih disukai oleh anak-anak menggunakan bahan lain yang lebih modern meski masih tetap bersifat seperti sabun.

Gelembung sabun yang selalu melayang di udara ini bisa dijadikan ide baru untuk membuat desain meja kaca, terutama pada bagian kaki atau konstruksinya. Tampilan meja seperti ini akan memunculkan kesan yang unik, cantik namun tetap elegan. Sedangkan penggunaan kacanya selain akan memberi nuansa yang bersih, sejuk dan dingin.

Untuk membuat meja gelembung udara ini bahan yang digunakan adalah kayu. Kayu ini dipotong-potong kemudian dibuat bulatan atau seperti bola dengan cara dibubut. Buatlah bola kayu dengan berbagai macam ukuran dari yang kecil hingga besar. Tujuan dari penggunaan ukuran yang bermacam-macam ini adalah untuk memunculkan tampilan gelembung udara sabun yang ukurannya juga selalu tidak sama.

Jika bola kayu ini nantinya hanya diberi lapisan pelitur, sebaiknya menggunakan kayu yang struktur dan susunan seratnya bisa terlihat jelas sehingga bisa memunculkan kesan yang lebih unik. Sedangkan jika ingin diberi warna, boleh memilih jenis kayu apa saja namun tetap kuat dan tidak mudah lapuk.

Setelah bola kayu selesai dibuat dan dihaluskan menggunakan ampelas, langkah selanjutnya adalah menyusun bola-bola kayu tersebut dan menjadikannya sebagai konstruksi dan kaki meja. Penyusunan bola kayu ini merupakan pekerjaan yang paling sulit karena harus memperhitungkan keseimbangan antara bagian sisi yang kiri, kanan dan depan serta belakang. Jadi pemilihan ukuran bola kayu dari masing-masing sisi tersebut harus dilakukan dengan cermat sehingga akan menghasilkan kekuatan yang sama dari masing-masing bagian atau sisi.

Selain itu hal lain yang juga harus diperhitungkan adalah ketinggiannya harus sama dan sejajar baik untuk bagian yang atas serta bagian bawah. Jika ada kesalahan meski hanya kecil dalam perhitungan ketinggian ini akan menyebabkan meja menjadi miring atau tidak kuat menahan beban.

Jika merasa kesulitan untuk membuat perhitungan tersebut, sebelum bola kayu dibuat kita bisa membuat gambar atau sketsa konstruksi bola kayu ini. Dengan sketsa ini perhitungan bisa dibuat lebih mudah. Karena ketika membuat bola kayu kita tinggal menggunakan ukuran yang sesuai dengan perhitungan yang telah dibuat.

Sedangkan elemen yang digunakan untuk merekatkan susunan bola kayu ini adalah menggunakan pantek. Yaitu paku bikinan sendiri yang terbuat dari kayu. Caranya adalah kayu dipotong kecil-kecil dengan ukuran sekitar empat hingga tujuh sentimeter kemudian dibundarkan seperti pipa dengan ukuran diameter sekitar dua hingga lima millimeter.

Potongan kayu ini kemudian dimasukan ke dalam bola kayu yang sebelumnya sudah diberi lubang dengan cara dibor. Ukuran lubang yang dibuat ini harus lebih kecil sedikit daripada ukuran diameter pantek yang telah dibuat. Tujuannya adalah agar pantek bisa masuk namun tidak mudah terlepas kembali.

Pantek yang dimasukan dalam sebuah bola kayu hanya separo bagian saja. Sedangkan separo bagian yang lain dimasukan ke dalam bola kayu yang lain sehingga antar bola kayu tersebut bisa saling saling menyambung dan menjadi satu.

Setelah penyusunan selesai dilakukan, maka kita tinggal meletakan kaca bening di atasnya. Karena bentuk gelembung udara adalah bulat, maka sebaiknya bentuk kaca yang digunakan adalah bundar.

Untuk menambah nilai kecantikan dan estetika, pada bagian pinggir kaca bisa dihaluskan dengan bevel. Yaitu memiringkan bagian pinggir kaca dengan ukuran tertentu sehingga tampilan kaca makin artistik sekaligus untuk memberi perlindungan karena pinggiran kaca ini menjadi tidak tajam serta tidak akan menyebabkan tangan tergores ketika dipegang.

Sumber gambar : http://www.lizboscacci.com

 
Artikel Lainnya :
 Jenis Struktur Basement Gabungan Mewah dan Etnik Tempat Tidur Bambu Dari Bali 
 Menata Ruang yang Tidak Menggunakan Plafon Pesona Gereja Blenduk di Semarang 
 Bagaimana Memulai Bisnis Developer Perumahan Konsep Kontruksi Kanopi di Lantai Atas di Kalimantan 
 Mengenal Jenis-jenis Kayu Olahan Penggunaan Kayu dan Kaca Pada Rumah Bernuansa Alami 
 Rumah Paling Angker Sedunia Aplikasi Kain Gorden Pada Ruang Klasik dan Modern 
 Desain Interior Ruang Garuda Istana Bogor Kesan Ceria di Rumah Mungil 
 Kelebihan dan Teknik Memasang Batu Alam Untuk Dinding Mengenal Ekpose Gaya Platonik Geometris 
 Menggunakan Furniture Bekas Pakai Memilih Kunci Jenis Gembok 
 Harga Tanah Bali Meroket, Beli Sekarang atau Tidak Sama Sekali Paduan Coklat dan Putih pada Bangunan Villa di Bali 
 Mengenal Jenis-jenis Water Heater Membuat Desain Dapur Terbuka (Open Kitchen) 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker