Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Taman Mini di Celah-celah Susunan Paving Blok

Membuat Taman Mini di Celah-celah Susunan Paving Blok

Apa yang terbayangkan dalam benak kita ketika melihat ada bagian-bagian tertentu pada paving blok atau lantai beton yang telah dipasang terdapat celah yang memunculkan kesan tidak rapi dan semrawut. Tentu kita akan merasa jengkel karena hasil pengerjaan yang dilakukan dengan susah payah ternyata tidak begitu sempurna.

Jika ingin melakukan perbaikan tentu membutuhkan waktu yang lama dan agak ribet. Karena sifat atau konsep dari pemasangan paving blok adalah saling mengunci antara batu paving blok yang satu dengan batu paving blok yang lain.

Sehingga jika salah satu paving blok dibongkar atau diperbaiki, maka bagian paving blok yang berada di tempat itu juga harus dibongkar baik secara keseluruhan atau hanya sebagian saja. Demikian pula jika akan dipasang kembali, tentu juga membutuhkan ketelatenan tersendiri. Memperbaiki paving blok yang tidak rapi justru lebih sulit dibanding dengan memasang paving blok yang baru.

Menghadapi masalah seperti ini memang sering membuat hati gusar. Namun jika bisa berpikir jernih tentu akan mendapat jalan untuk menyelesaikan persoalan yang terlihat sepele namun bisa bikin hati tidak nyaman.

Contohnya adalah apa yang telah diperbuat oleh seorang warga yang tinggal di daerah London Inggris ini. Ketika mendapat masalah munculnya celah-celah yang berada diantara susunan beton yang telah dibuat, dia justru mendapat ide yang sangat kreatif meski terlihat sangat sederhana.

Dia menjadikan celah tersebut sebagai media untuk membuat taman mungil yang indah dan sangat artistik. Jika kita mau meniru atau mencontohnya, perkerjaan ini sangat mudah dilakukan bahkan bisa memunculkan rasa keasyikan tersendiri. Terutama bagi mereka yang suka dengan kegiatan membuat taman dengan bermacam gaya atau ide yang baru.

Caranya adalah kita harus membuang dan membersihkan celah tersebut dari rumput atau tanaman liar lain yang tumbuh. Cabutlah tanaman atau rumput ini hingga akarnya agar nanti tidak bisa tumbuh lagi dan mengganggu tanamam yang kita letakan di tempat itu. Setelah bersih, celah tersebut diberi media tanam berupa tanah yang sudah dicampur dengan pupuk atau kompos. Selanjutnya proses pembuatan taman mungil bisa dikerjakan.

Untuk memilih jenis tanaman yang digunakan, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan. Yaitu memilih jenis tanaman yang tidak bisa tumbuh besar, punya ukuran yang kecil, tidak berkayu dan bersifat lunak. Selain itu jenis akarnya juga bukan merupakan akar yang bisa menjalar kemana-mana dan punya sifat kuat.

Tujuan dari pemilihan jenis tanaman ini adalah untuk melindungi agar paving blok yang lain tetap kuat tertanam dan tidak rusak karena tanaman yang terus tumbuh dan akarnya yang bisa merusak atau mengangkat paving blok ke atas permukaan tanah.

Salah satu jenis tanaman yang bisa memenuhi syarat-syarat tersebut adalah bunga krisan yang bisa tumbuh pada lahan yang sangat terbatas dan tidak punya sifat merusak.

Karena tampilan warna paving blok biasanya cenderung gelap, maka agar terlihat lebih artisitik pilihlah jenis tanaman yang warna bunganya sangat cerah misalnya putih, merah, oranye, kuning dan sebagainya.

Kemudian tanah dalam celah tersebut ditutup dengan rumput hias yang ukuran daunnya sangat pendek atau dengan batu hias yang ukurannya juga sangat kecil seperti batu kerikil. Maka jadilah taman yang meski ukurannya sangat mungil namun punya keistimewaan dan nilai seni yang menarik serta sangat istimewa.

Jika ingin tampilan yang lebih artistik, di bagian taman mungil tersebut bisa diberi hiasan yang ukurannya juga mini. Misalnya miniatur dari peralatan olahraga golf yang terdiri dari sepasang sepatu, stick dan bola golf. Jangan kaget atau terkejut jika tampilan taman seperti ini akan mendapat banyak pujian dari tamu atau orang yang datang ke rumah kita. Silahkan mencoba dan membuktikan sendiri.

Sumber gambar : http://freshome.com

 
Artikel Lainnya :
 Mau Membangun Rumah di Bali, Anda butuh Arsitek atau Kontraktor? Teknik Pencahayaan Dalam Ruang atau Rumah agar Lebih Indah 
 Ide dan Cara Membuat Taman Kecil di Tempat Tidur Mengapa Terrazzo Lebih Baik dari Keramik? 
 Interior Pesawat Terbang Kelas Bisnis Tingkat Internasional Lowongan/ Dicari: Penulis Artikel Freelance dengan Salary Bulanan 
 Cara Membuat Taman Dinding dari Batu Bata Serba-serbi Konstruksi Atap 
 Tips dan Keuntungan Menggunakan Keramik Komposit Mengecat Lantai Kayu 
 Perbedaan Utama Arsitektur Candi Hindu dan Budha Renovasi Hotel , Upaya Efektif Meningkatkan Nilai Jual Kamar 
 Kelebihan dan Teknik Menggunakan Gebyok Jawa Pertimbangan Memilih Tempat Tidur yang Sehat dan Nyaman 
 Lampu Taman Paling Keren Hiasan Dinding Pada Ruang Klasik dan Modern 
 Tampilan Anggun Rumah Megah Bernuansa Bali Menggunakan Tirai Untuk Penyekat Ruang 
 Keuntungan dan Cara Membuat Rumah Ramah Lingkungan Dari Kayu Teknik Penyelidikan Tanah Bangunan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker