Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Teknik Membuat dan Mendesain Rumah Pohon

Teknik Membuat dan Mendesain Rumah Pohon

Ketika masih kecil tentu diantara kita ada yang suka memanjat pohon untuk bermain dengan saudara atau teman-teman sebaya yang lain. Bahkan ada yang membuat rumah pohon dengan bentuk yang sangat sederhana untuk dijadikan obyek permainan. Jika mengingat kejadian yang sudah lama berlalu seperti itu tentu akan menimbulkan rasa rindu dan kangen untuk mengulang masa-masa yang penuh kegembiraan dan keindahan tersebut.

Cerita masa kecil dengan pohon rumah tersebut bisa dijadikan inspirasi baru untuk membuat rumah di atas pohon yang lebih bagus dan fungsional. Jadi bukan sekedar tempat untuk bermain saja. Sehingga ukurannya lebih besar,  dengan bentuk dan gaya desainnya dibuat lebih menarik.

Banyak keuntungan yang didapat ketika bisa tinggal di rumah pohon. Misalnya akan mendapat kesejukan udara dari rimbunnya dedaunan secara langsung. Selain itu karena posisinya berada di atas maka obyek pandangan mata akan menjadi lebih jauh dan luas. Tentu hal ini akan menimbulkan rasa yang lebih lapang dan segar.

Untuk membuat rumah pohon, hal pertama kali yang harus dilakukan adalah memilih pohon yang besar dan kuat serta tinggi. Pohon tersebut juga tidak boleh berdekatan dengan pohon besar yang lain agar tidak menjadi penghalang ketika kita ingin membuat ruang yang lebih lebar dan luas. Usahakan pula memilih jenis pohon yang daunnya selalu lebat dan rimbun dalam segala musim. Karena jika mengalami kerontokan daun dalam musim tertentu tentu rumah pohon ini tidak nyaman untuk ditempati.

Setelah mendapat dan menentukan pohon yang cocok, langkah selanjutnya adalah membuat konsep dan desain bangunan rumah. Untuk melakukan pekerjaan ini yang perlu mendapat perhatian adalah harus bisa menyesuaikan dengan kondisi pohon tersebut. 

Mulai dari bentuk dan ukuran besar serta tingginya dan arah tumbuhnya cabang, semua perlu mendapat perhitungan yang cermat. Jika dirasa perlu, potonglah beberapa bagian cabang pohon untuk mendapatkan bentuk bangunan yang lebih bagus. Namun pemotongan cabang ini tidak boleh mengurangi kekuatan pohon untuk menahan beban dari berat rumah yang akan dibuat.

Agar bisa membuat rumah pohon yang lebih besar, kekuatan untuk menahan beban bangunan tidak boleh mengandalkan kekuatan dari batang utama saja. Sehingga perlu dibuat penahan beban yang lain yaitu konstruksi yang terbuat dari kayu. Namun jika ingin mendapat ketahanan dan kekuatan yang lebih maksimal maka kosntruksi yang dibuat bisa menggunakan bahan beton bertulang atau baja.

Sedangkan bahan untuk membuat bangunan rumah yang terbaik dan paling cocok adalah kayu. Karena kayu punya sifat yang lebih ringan dan lebih mudah untuk pengerjaannya. Agar rumah pohon ini bisa lebih awet, pilihlah jenis kayu lentur serta kuat dan yang tahan terhadap segala bentuk perubahan cuaca. Dan sebelum digunakan berilah  kayu tersebut dengan lapisan anti rayap dan jamur.

Setelah konstruksi dibuat dan dipasang, kemudian mulai membuat tangga sebagai akses untuk masuk ke dalam rumah sekaligus juga untuk memudahkan pengerjaan tugas yang lain. Jika tangga ini selesai dibuat, dilanjutkan dengan membuat lantainya. Baru setelah itu memasang dinding yang dan atap sesuai dengan konsep desain yang telah ditentukan.

Agar kontruksi rumah pohon menjadi lebih kuat menahan beban, pada beberapa bagian bawah lantainya bisa diberi rantai besi atau baja yang dikaitkan dengan cabang pohon yang besar atau pohon lain yang berdekatan.
kemudian jika ingin tampilan yang lebih alami dan natural, sebaiknya rumah pohon tidak perlu diberi pewarnaan. Tampilan kayu untuk dinding dan ubin atau atap serta tangga dibiarkan apa adanya. Jika ingin rumah tersebut bisa tampil dengan cantik dan anggun, gunakan teknik pencahayaan yang baik sehingga bangunan rumah pohon ini bisa terlihat dengan jelas di waktu malam.

Sumber gambar : www.home-designing.com

 
Artikel Lainnya :
 Meletakan Benda Seni di Kamar Mandi Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers 
 Membuat Desain Jendela Pivot Teknik Memotong Ubin Lantai 
 Membuat Meja Gelembung Sabun Teknik Penyelidikan Tanah Bangunan 
 Mengenal Sejarah Arsitektur Belanda di Indonesia Pengaturan Penghawaan Alami untuk Rumah Tinggal 
 Kelebihan dan Memilih Karpet Tangga Teknik Menggunakan Beton Vibrator 
 Menciptakan Nuansa Romantis dan Tradisional Bali Pada Ruang Makan Terbuka Motif Polkadot dan Teknik Aplikasinya Pada Ruang 
 Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu Tips Rancangan Rumah Terbuka 
 Menggunakan Patung Bali Untuk Mempercantik Tampilan Taman Cara Menggunakan Kayu Gelondong untuk Membuat Hiasan 
 Solusi Mengharumkan Ruangan dengan Bau Alami Dinding Batu Bata Bali yang Unik 
 Memilih Air Untuk Membuat Bangunan Metode Perhitungan Kebutuhan Cat Dinding 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker