Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menggunakan Gypsum Untuk Mempercantik Tampilan Ruang

Menggunakan Gypsum Untuk Mempercantik Tampilan Ruang

Gypsum adalah bahan yang digunakan untuk membuat dekorasi atau ornament pada ruang sehingga tampilannya bisa punya nilai artitistik yang lebih tinggi. Gypsum ini biasanya diaplikasikan untuk membuat hiasan pada plafon atau dinding yang berada di sekeliling pintu dan jendela.

Bahan untuk membuat gypsum terdiri dari bubuk yang namanya adalah casting.  Bentuk dari casting ini lembut seperti semen namun warnanya lebih putih dan bersih seperti susu. Tempat untuk mendapatkannya adalah di toko-toko bahan bangunan atau kimia yang dijual secara kiloan atau kemasan.

Bahan lainnya adalah roving yang berfungsi sebagai penguat. Bentuknya adalah seperti rambut atau serabut panjang yang ditata dengan rapi. Penggunaanya dengan cara memotong sesuai dengan ukuran yang diperlukan. Roving ini punya sifat yang mudah rapuh sehingga harus disimpan di tempat yang khusus dan tidak boleh ditumpuki dengan barang lain terutama barang yang berat.

Proses pembuatannya diawali dengan menyiapkan cetakan yang terbuat dari fiber atau kayu. Jika ingin yang lebih praktis bisa menggunakan cetakan yang sudah jadi. Cetakan ini juga bisa dibeli  di toko-toko yang menyediakan berbagai macam kebutuhan untuk membuat gypsum. Saat ini sudah banyak pilihan cetakan dengan berbagai macam bentuk, gaya, desain dan ukuran.

Keuntungan dari menggunakan cetakan hasil bikinan pabrik ini adalah akurannya lebih tepat dan presisinya sangat akurat. Namun kelemahannya adalah kita kurang bisa maksimal untuk mengekplorasi desain jika ingin membuat kreasi yang lain. Sedangkan jika menggunakan cetakan bikinan sendiri, kita bisa membuat desain sesuai dengan selera yang diinginkan, namun jika ukuran yang dibuat tidak tepat hasilnya juga tidak akan bagus.
Cetakan ini kemudian dibersihkan dan diberi lapisan minyak pada bagian dalamnya. Tujuan dari pelapisan ini adalah untuk menghindari agar setelah kering gypsum yang sudah jadi mudah dilepas dan tidak lengket pada cetakan. Selain minyak, lembaran plastik yang tipis juga bisa digunakan.

Setelah casting atau bubuk gypsum diberi air dan dibuat adonan seperti bubur, kemudian dimasukan ke dalam cetakan. Pertama kali dituangkan separo  kemudian diberi serabut roving secukupnya. Setelah itu serabut roving ini ditutup atau diberi dengan adonan casting lagi. Agar bisa masuk ke dalam dan menyatu dengan serabut roving, adonan casting bisa ditekan-tekan atau diaduk pelan menggunakan kayu. Setelah itu tunggu beberapa saat hingga proses pengeringan gypsum selesai. Setelah itu gypsum yang sudah jadi ini bisa dilepas.

Kadangkala pada beberapa bagian gypsum yang sudah jadi ini terdapat lubang kecil yang disebabkan karena ada gelembung udara yang tidak bisa keluar ketika proses pemasukan adonan gypsum dan pengeringan berlangsung.  Untuk menutup lubang tersebut bisa menggunakan bahan sejenis dempul.

Agar bisa masuk lebih dalam dan melekat dengan erat, ketika memasukan atau dempul pada lubang gunakan soket yang terbuat dari. Penggunaan karet ini bertujuan agar bisa memberi tekanan yang lebih keras pada dempul. Setelah itu gypsum bisa dihaluskan dan diratakan dengan ampelas.

Baru setelah itu gypsum bisa dipasang pada tempat telah disediakan. Cara pemasangannya bisa menggunakan sekrup atau lem. Namun sebelumnya bagian gypsum yang mau diberi sekrup harus dikasih lubang dengan cara dibor. Usahakan lubang yang dibuat memungkinkan sekrup bisa masuk kedalam sehingga pada bagian atasnya tidak menonjol keluar.

Setelah terpasang dengan baik, bagian lubang sekrup dan celah antara gypsum dan tembok bisa ditutup dengan plamir atau dempul lagi dan dihaluskan kembali sehingga tampilan gypsum dan dinding bisa menyatu.
Untuk proses finishingnya, biasanya gypsum hanya diberi warna yang netral yaitu putih. Namun jika ingin melakukan ekplorasi desain bisa menggunakan warna lain menggunakan cat tembok. Pilihlah jenis warna yang bisa membuat tampilan gypsum bisa terlihat dengan jelas terutama pada bagian lekukan atau profilnya. Karena pada bagian tersebut keindahan desain gypsum bisa ditonjoklan.

Sumber gambar : http://tfqarchitects.blogspot.com


 

 
Artikel Lainnya :
 Desain Interior Ruang Garuda Istana Bogor Cara Menggunakan Genteng Tanah Liat Untuk Membuat Dinding 
 Harga Tanah Bali Meroket, Beli Sekarang atau Tidak Sama Sekali Sawah Bali untuk Landscape Villa 
 Konsep Green Architecture / Arsitektur Hijau Secara Umum Villa Bergaya Kontemporer 
 Fungsi dan Cara Membuat Jalan Setapak Taman Bagaimana Menciptakan Ruang-Ruang Bertema Dalam Rumah ? 
 Membuat Konstruksi Rumah Bambu Solusi Rumah Tumbuh di Lahan Terbatas 
 Menerapkan Rumah Ramah Lingkungan yang dapat Menghemat Biaya Konstruksi Bangunan Landscape Villa Atas Bukit dan Tepi Pantai di Bali 
 Hadirkan Suasana Pantai di Rumah Seluk-Beluk Kontrak Kerja dengan Arsitek atau Kontraktor 
 Ide Menarik Membuat Bangku Batang Kayu yang Dibelah Perbedaan dan fungsi Concrete Bucket dan Concrete Pump Truck 
 Tips Menciptakan Kesan Mewah Pada Rumah Kayu Keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan 
 Teknik Pembuatan dan Penempatan Jendela yang Baik Membuat Desain Fasad Bernuansa Etnik Jawa 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker