Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mengenal Jenis Pasir dan Semen

Mengenal Jenis Pasir dan Semen

Selain batu bata, pasir dan semen adalah elemen utama untuk membuat bangunan atau rumah. Meski sering melihat dan menggunakannya, namun banyak orang yang tidak mengetahui jika pasir dan semen itu terdiri dari beberapa jenis. Masing-masing punya fungsi dan kegunaan sendiri-sendiri. Jika cara memilih dan mencampurnya tidak cocok atau salah akan menimbulkan efek yang tidak bagus yaitu daya kekuatan bangunan dan rumah yang dibikin menjadi tidak maksimal.

Jika ingin memilih pasir yang digunakan untuk melakukan pekerjaan pengecoran, maka gunakan jenis pasir yang dinamakan pasir beton. Ciri dari pasir ini adalah warnanya hitam dan kasar. Pasir jenis ini biasanya didapat dari kawah gunung atau aliran sungai. Selain untuk pengecoran pasir ini juga digunakan untuk plester penutup dinding dan pemasangan ubin.

Agar bisa mendapatkan pasir beton yang punya kualitas bagus, pilihlah jenis pasir yang punya kandungan lumpur lebih sedikit. Untuk mengetahui banyak atau sedikitnya kandungan lumpur ini bisa dilakukan dengan cara dipegang langsung. Jika terasa kasar dan keras serta tajam, kemungkinan besar kandungan lumpurnya lebih sedikit. Namun jika terasa lebih lembut dan jadi menggumpal jika diberi air maka bisa dipastikan pasir tersebut punya kandungan lumpur yang lebih banyak.

Cara lain untuk mengenal pasir beton yang baik adalah mengamati warna larutan air yang disiramkan pada pasir tersebut. Jika warnanya coklat dan keruh kandungan lumpur didalam pasir tersebut pasti lebih banyak. Pasir yang tidak mengandung lumpur airnya tidak akan berubah warna meski menjadi kotor.

Ketika mau memasang paving blok, biasanya setelah di ratakan permukan tanah diberi lapisan pasir. Jenis pasir yang digunakan adalah pasir urug. Ciri utamanya adalah warnanya agak kecoklatan. Bentuk butiran pasir ini lebih halus jika dibanding dengan pasir beton. Kelebihan dari pasir jenis ini adalah mampu menampung air lebih banyak sehingga sangat bagus untuk penyerapan. Namun jika digunakan untuk bangunan akan mengakibatkan mutu bangunan tidak kuat. Karena pasir uruk tidak bisa mengikat lebih kuat bahan semen yang dicampurkan.

Sedangkan untuk semen, ada beberapa jenis yang sering digunakan untuk membuat bangunan rumah. Misalnya semen abu-abu yang sering digunakan untuk plester dan perekat. Dan sesuai dengan namanya, jenis semen yang juga punya nama lain portland ini juga punya warna abu-abu.

Semen portland ini masih terbagi lagi dalam beberapa macam, yaitu semen semen portland tipe satu,  portland pozzolan  atau PPC, semen portland komposit atau PCC, portland semen tipe dua, ordinary porland semen tipe  tiga dan ordinary porland semen tipe  empat.

Semen portland tipe satu digunakan untuk bangunan bertingkat banyak dan proyek besar yang lain seperti jembatan, bandara, bendungan dan sebagainya. Sedangkan semen PPC juga digunakan untuk bangunan bertingkat namun dalam skala yang kecil, dua atau tiga lantai saja.

Kemudian semen PCC lebih banyak digunakan sebagai campuran adonan untuk memasang batu, plester atau aci, untuk membuat pagar dan saluran sanitasi. Kemudian portland semen tipe dua dipakai untuk bendungan dan proyek banguan lain yang berada didaerah banyak air seperti dekat sungai atau rawa.
Lalu semen ordinary porland semen tipe  tiga digunakan untuk proyek yang membutuhkan proses pengerian lebih cepat dan kuat. Dan yang terakhir ordinary porland semen tipe  empat dipakai untuk bangunan yang punya kandungan air laut atau sulfat lebih tinggi.

Sedangkan semen yang warnanya putih juga disebut semen putih. Semen ini lebih sering digunakan untuk pekerjaan finishing seperti mengisi celah ubin atau nat. Selain semen putih masih terdapat beberapa semen lagi yang kegunaannya juga sama dengan semen putih namun dengan warna yang lain. Pemilihannya disesuaikan dengan warna ubin yang dipasang agar nampak lebih selaras.

Sumber gambar : http://propertysearch.com.ng

 
Artikel Lainnya :
 Tips Dan Manfaat Membangun Rumah Panggung Teknik Menyambung Bambu Pada Bangunan 
 Memilih Tirai Sesuai Bentuk Jendela Keuntungan Menggunakan Lilin Hias Ekletrik 
 Desain Gereja Unik di Flores Pertimbangan Memilih Tempat Tidur yang Sehat dan Nyaman 
 Mengenal Jenis-jenis Engsel Konsep Arsitektur Bangunan Hotel yang Mempesona 
 Rumah Batu yang Rupawan Membangun Villa sebuah Investasi Menarik di Bali 
 Jenis Pencahayaan Ruang Interior Ide Menarik Membuat Desain Plafon Dari Plywood 
 Memilih Kayu Untuk Atap Sirap dan Cara Pemasangannya Menggunakan Pohon Hidup Untuk Penghias Ruang Terbuka 
 Konsep Green Architecture / Arsitektur Hijau Secara Umum Menjadikan Warna Kuning Sebagai Fokus Utama Tampilan Ruang 
 Mendesain Ruang Cuci Menciptakan Sistem Child Proofing House Dalam Rumah 
 Arti dan Cara Membuat Patio Teknik Menggunakan Beton Vibrator 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker