Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Cara Mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)

Cara Mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)

Sebuah bangunan sebelum didirikan atau pun pada saat akan melakukan renovasi atau perbaikan membutuhkan sebuah surat ijin mendirikan bangunan. Mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) diperlukan sebagai upaya menjaga kenyamanan, keselarasan, keamanan dan kelayakan terhadap lingkungan sekitar. Di samping itu, mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) juga sangat penting dan dibutuhkan untuk kepentingan kredit bank yang Anda ajukan dengan memakai bangunan sebagai agunan. Mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)  bisa dilakukan dengan aparat pemerintahan daerah setempat dari mulai kelurahan hingga tingkat kabupaten. Agar Anda merasa nyaman tinggal dibangunan yang Anda tempati, sebaiknya segera lah mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan).

Sebelum mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), ada beberapa hal yang menjadi syarat-syarat administrasi yang perlu Anda persiapkan, diantara persyaratan administrasi tersebut adalah; formulir permohonan IMB (formulir ini bisa Anda dapatkan dari instansi setempat), foto copy KTP pemilik, surat kuasa bila yang dipercaya mengurus IMB adalah pihak kontraktor, foto copy bukti kepemilikan tanah yang sah, foto copy bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan yang paling terakhir, gambar desain arsitektur rumah atau jika rumah Anda tidak memiliki desain arsitektur bisa memakai denah rumah. Inilah beberapa persyaratan administrasi yang penting untuk diajukan dalam mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan). Penuhilah terlebih dahulu syarat-syarat tersebut sebelum Anda mengajukannya ke pihak pemerintah setempat.

Setelah memenuhi persyaratan administrasi di atas, cara mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) yang selanjutnya adalah pengajuan persyaratan pada pihak pemerintah bersangkutan. Idealnya dalam masa lima hari Anda akan mendapatkan informasi revisi berbagai hal seperti KDB, GSB, KLB dan lain-lainnya. Juga revisi terkait desain arsitektur yang dilampirkan. Setelah kurun masa lima hari, maka penerbitan Ijin Pembangunan (IP) sudah dikeluarkan. Pemohon sudah mulai bisa bekerja mendirikan bangunan selama masih sesuai dengan Ijin Pembangunan tersebut. Untuk selanjutnya, dalam tempo masa selama dua puluh hari, maka Ijin Mendirikan Bangunan pun sudah keluar. Setelah Ijin Mendirikan Bangunan tersebut keluar, maka dilakukan lah proses pengawasan di lapangan serta evaluasi berkala terhadap proses berdirinya bangunan.

Penting untuk diketahui dalam mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), bahwa IMB berlaku hanya selama masa satu tahun saja. Apabila dalam kurun masa satu tahun proses pembangunan belum juga selesai, maka harus dilakukan pengajuan ulang Ijin Mendirikan Bangunan, jika tahun berikutnya juga belum selesai, maka harus diajukan kembali Ijin Mendirikan Bangunan tersebut. Apabila bangunan telah selesai dibangun, maka surat selanjutnya yang dibutuhkan adalah IPB atau surat Ijin Penggunaan Bangunan. Surat Ijin Penggunaan Bangunan untuk bangunan hunian tempat tinggal berlaku selama sepuluh tahun, sementara untuk bangunan non hunian berlaku selama lima tahun. Apabila masa berlaku Ijin Penggunaan Bangunan telah habis, maka pemilik harus mengajukan Permohonan Kelayakan Menggunakan Bangunan (PKMB), dimana para petugas akan memeriksa bangunan, terutama dari segi konstruksi dan kelayakan bangunan.

Nah, tidak sulit bukan cara mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)? Apabila Anda mentaati sesuai dengan ketentuan dan prosedur aturan yang berlaku, maka akan menghindarkan Anda dalam berbagai masalah yang muncul dari proses pendirian sebuah bangunan. Bangunan-bangunan ilegal yang didirikan tanpa ijin membuat orang akan khawatir menempatinya, terlebih lagi jika digunaka sebagai tempat lokasi bisnis seperti hotel dan villa misalnya. Mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) adalah untuk keamanan dan kenyamanan Anda terhadap bangunan yang Anda miliki.

 
Artikel Lainnya :
 Menjadikan Karya Arsitek Sebagai Simbol Wilayah Aplikasi Arsitektur Bali Modern pada Bangunan Rumah 
 Membuat Cor Beton Untuk Rumah Tumbuh Tips Memilih Arsitek Villa 
 Teknik Menggunakan Batu Bata untuk Memperindah Ruang Memasang Ubin Pada Dinding 
 Penggunaan Batu Alam dan Kayu untuk Fasad Jenis Pekerja Bangunan dan Sistem Upahnya 
 Mengenal Karakter Pagar Dari Materialnya Tips Syarat Rumah Ramah Lingkungan 
 Tips Membangun Rumah Baru Anda Mengurangi Dampak Negatif Asbes 
 Menciptakan Suasana Terang di Ruang Tamu Gaya Bali Interior Kapal Pesiar Termasyur 
 Desain Unik Museum Purna Bhakti Pertiwi Rumah yang Menempel pada Dinding 
 Aturan Perda Bangunan Tinggi di Bali Rumah Lengge yang Unik Dari Bima 
 Desain Fasad Bangunan Bernilai Seni Seluk-Beluk Kontrak Kerja dengan Arsitek atau Kontraktor 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker