Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Taman Gaya Tradisonal Bali

Membuat Taman Gaya Tradisonal Bali

Tidak berbeda dengan konsep desain rumah dan ruang yang mengenal berbagai jenis gaya, penataan taman juga demikian. Banyak aneka jenis taman yang bentuknya juga menyesuaikan dengan gaya bangunan rumah sehingga bisa terlihat lebih menyatu. Untuk rumah yang menggunakan gaya tradisional misalnya gaya Bali, maka taman yang dibuat sebaiknya juga sama-sama menggunkan konsep desain yang sama.

Ciri utama dari taman yang menggunakan gaya tradisional Bali selain menggunakan elemen utama berupa tanaman juga memakai dua elemen yang lain yaitu air dan batu. Hal ini dikarenakan elemen tersebut juga dipakai sebagai pendukung ketika penghuni rumah mengadakan upacara atau ritual yang sesuai dengan kepercayaan dan adat mereka. Sehingga taman ini selain untuk mempercantik tampilan eksterior juga punya fungsi yang lain untuk mendukung kegiatan rohani.

Konsep dari taman tradisonal Bali merupkan bagian dari olah seni masyarakat Bali asli yang umurnya sudah tua.  Dan sebagai tempat pariwisata yang banyak dikunjungi orang dari berbagai belahan dunia,  keindahan taman tradisional Bali telah diakui secara internasional. Terutama sekali bentuk desain dan komponen yang digunakan.
Elemen yang sering digunakan dan punya nilai keunikan tersendiri misalnya penggunaan lampu taman yang bentuknya seperti bangunan atau rumah panggung kecil yang menggunakan bahan kayu. Sementara untuk atapnya menggunakan ijuk warna hitam atau rumput ilalang. Kemudian patung yang dibiarkan berlumut dan penggunaan batu alam akan memunculkan kesan yang sangat alami dan natural.

Untuk elemen dan unsur air selalu menggunakan jenis tanaman air yang diletakan dalam jambangan atau gentong atau ditanam langsung pada kolam yang dibentuk dengan gaya romantis atau berombak seperti gelombang air dipantai.

Sedangkan jenis tanaman yang digunakan adalah jenis tanaman yang punya daun berukuran lebar. Contohnya adalah pohon pisang Bali, pandan, bunga sepatu, pisang kipas dan bebagai macam jenis tanaman helokonia. Sedangkan untuk tanaman airnya menggunakan teratai maupun jenis tanaman tropis lain yang punya bentuk daun dan bunganya menarik.

Dan yang tidak boleh dilupakan adalah, taman tradisional Bali selalu menggunakan pohon kambojayang bunganya berwarna putih. Selain untuk peneduh dan mempercantik tampilan taman, bunga kamboja juga selalu digunakan sebagai elemen untuk melakukan ritual sembahyang. Kaum lelaki menggunakan bunga ini dengan cara diletakan pada bagian telinga. Selain itu bunga kamboja juga digunakan untuk elemen tata rias penari dan perlengkapan sesaji dalam upacara tradisional.

Selain penggunaan elemen dan ornamen yang unik serta natural, taman tradisional Bali juga punya karakter yang sangat khusus sehingga mampu memunculkan kesan yang eksotis, indah namun punya nuansa magis dan mistik. Sehingga bagi sementara orang,  kesan magis atau mistik tersebut ingin dihilangkan.

Agar kesan mistik yang mungkin membuat perasaan menjadi seram bisa dihilangkan, salah satunya adalah dengan cara mengkombinasikannya dengan gaya yang lain, entah itu gaya klasik atau modern. Dengan begitu nuansa tradisional Bali tetap dapat muncul secara dominan sekaligus menghilangkan kesan mistik tersebut.

Konsep pembuatan taman gaya Bali bisanya memiliki pola yang sama yaitu geometris atau kotak dan terletak di halaman depan rumah. Karena jenis dan jumlah tanaman yang digunakan cukup banyak, maka harus diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kesan yang tidak teratur, terlalu penuh, padat dan berantakan. Sistem efisiensi harus benar-benar bisa diterapkan sehingga kesan yang padat bisa dihindarkan dan mampu memunculkan kesan yang lebih lega dan luas.

Jika ingin menggunakan atau memasang jalan setapak, ukuran yang digunakan juga tidak boleh terlalu besar. Yang penting cukup untuk berjalan satu atau dua orang saja. Selain akan memakan tempat jalan setapak yang besar juga akan membuat konsep efisiensi yang ingin diterapkan jadi sulit dilakukan.

 
Artikel Lainnya :
 Mengenal Sejarah Arsitektur Belanda di Indonesia Rumah Berbentuk Huruf ‘V’ Terbalik 
 Tips Membuat Dinding Batu Bata yang Baik Menjadikan Pohon sebagai Point of View pada Bangunan  
 Keuntungan dan Teknik Penggunaan Pagar Kayu Bagaimana Cara Memilih Bahan Bangunan Yang Sehat ? 
 Gaya Arsitektur Keraton Sumenep Kolam Cantik Dilengkapi Saung untuk Bersantai 
 Masalah Yang Sering Muncul Pada Rumah di Pinggir Jalan Tips Menjaga Kebersihan Lantai Rumah 
 Keuntungan dan Teknik Penggunaan Bambu Untuk Bangunan Rumah dan Interior Fungsi dan Jenis Lapisan Plester Dinding 
 Membersihkan Cat Dinding Lama Hiasan Interior Untuk Ruang Modern, Kontemporer dan Tropis 
 Menggunakan Furniture Bekas Pakai Mengenal Teknik Desain Gaya Retro 
 Memilih dan Meletakan Lampu Tidur Agar Jendela Rumah Tampil Artistik 
 Tips Rancangan Rumah Terbuka Eksplorasi Bambu Untuk Rumah Modern 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker