Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menata Perabot Modern (Elektronik) Untuk Rumah Bergaya Tradisional

Menata Perabot Modern (Elektronik) Untuk Rumah Bergaya Tradisional

Meski saat ini sudah banyak konsep dan desain rumah modern yang terus berkembang dengan berbagai macam aplikasi, namun rumah yang menggunakan gaya tradisioanal tetap punya penggemar yang jumlahnya tidak sedikit. Meski berada di kota besar, rumah yang menggunakan konsep ini justru makin diminati karena rindu terhadap suasana pedesaan yang lebih alami dan natural.

Hanya saja, agar rumah tradisional bisa tampil dengan nuansa kedaerahan atau pedesaan yang penuh memang sulit untuk dilakukan. Salah satunya adalah karena kebutuhan berbagai macam perabot yang jelas tidak mungkin bisa menggunakan desain tradisional. Misalnya kebutuhan televisi, kulkas, komputer dan lain-lain yang tidak pernah menggunakan desain tradisional. Barang-barang seperti ini selalu menggunakan konsep desain modern yang terus berganti dengan dengan ide-ide yang baru dan bersifat dinamis.

Sehingga ketika diletakan di dalam rumah atau ruang yang bergaya tradisional, sedikit banyak perabot seperti ini akan mengurangi nilai estetika dari tampilan etnik dan alami yang sebelumnya telah tercipta. Namun demikian ada beberapa teknik yang bisa dijalankan untuk menghilangkan atau mimimal mengurangi kesan dominasi modern dari peralatan tersebut.

Untuk kulkas misalnya, agar bisa menghadirkan nuansa tradisional pada lemari pendingin ini bisa menggunakan penutup yang terbuat dari kain tradisional seperti batik, tenun, ikat yang bentuk desainnya disesuaikan dengan dari daerah mana model rumah bergaya tradisional tersebut berasal.

Jika rumah atau ruangnya menggunakan gaya  tradisional Bali, maka jenis kain yang pantas digunakan adalah kain tenun Bali atau ikat. Sedangkan yang menggunakan model Jawa bisa memilih kain batik. Kemudian untuk model Sumatera bisa memakai kain songket dan seterusnya. Kain penutup ini diletakan dengan cara disampirkan pada bagian atas dan sisi kiri kanan kulkas.

Yang perlu mendapat perhatian di sini adalah, jenis kain yang dipilih harus punya sifat mudah menyerap hawa panas yang timbul dari perangkat elektronik tersebut. Karena jika tidak bisa menyerap hawa panas akan menyebabkan barang yang ditutup menjadi tidak awet atau cepat rusak. Pilihlah kain katun yang bersifat dingin sehingga hawa panas yang muncul bisa diserap lebih maksimal.

Sedangkan untuk bagian mukanya bisa ditaruh hiasan tempel yang model dan coraknya juga menyesuaikan. Saat ini banyak tersedia hiasan magnet tempel yang dijual di toko-toko yang menjual aneka kerajinan tangan atau handycraft. Sedangkan pada bagian atas kulkas tersebut bisa ditaruh vas bunga atau patung kecil yang juga menggunakan konsep desain etnik.

Hal yang sama juga bisa diterapkan pada pesawat televisi. Untuk televisi yang menggunakan layar datar dan cara pemasangannya ditempelkan pada dinding, tentu aplikasi seperti ini tidak bisa dijalankan karena bentuknya yang tipis.

Namun masih ada teknik lain yang bisa dilakukan, yaitu dengan cara membuat semacam pigura yang ditempelkan pada televisi tersebut. Buatlah pigura dari bahan kayu lebar yang ringan kemudian diukir atau diberi lukisan yang tentu saja juga menggunakan model tradisional.

Pendingin ruang atau AC juga bisa menggunakan teknik seperti ini. Namun sebelum digunakan kayu pigura ini harus diberi lapisan anti jamur. Karena hawa dingin yang ditimbulkan oleh AC akan menyebabkan kayu mudah lembab.

Sedangkan untuk komputer selain ditutup dengan kain dan teknik yang sama juga diletakan pada meja yang bergaya tradisional. Demikian pula dengan kursi yang digunakan. Bagi yang menggunakan laptop, agar benda ini juga mampu menghadirkan nuansa tradisional bisa dibuatkan stiker yang diberi gambar etnik dengan menggunakan teknik desain grafis. Stiker ini ditempelkan pada bagian depan atau tutup laptop. Fungsi lain dari stiker ini juga untuk melindungi agar laptop tidak mudah kotor dan terkena goresan.

 
Artikel Lainnya :
 Merawat Kayu Menurut Jenisnya Perbedaan dan Persamaan Furniture Gaya Victoria dan Klasik 
 Cara Membuat Taman Tangga Eksterior Desain Interior Ruang Istana Maimun 
 Meredam Kebisingan Untuk di Rumah Pinggir Jalan Menggunakan Cat Tranparan Untuk Kayu 
 Aplikasi Dua Warna Pada Dinding Sudut Memanfaatkan Lahan yang Sempit sebagai Tempat Usaha 
 Desain Menara Gadang di Bukit Tinggi Tips Memilih Arsitek Villa 
 Mendesain Ruang Bergaya Benteng (Castle) Bangunan di Tengah Danau Buatan 
 Membeli Alat Bangunan Pengaruh Budaya Islam Dalam Arsitektur Indonesia 
 Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan Aneka Jenis Pekerjaan Finishing Bangunan 
 Nilai Moral, Estetika dan Filosofi dalam Membangun Sebuah Rumah Bangunan Indah di Gua Sunyaragi Cirebon Jawa Barat 
 Fungsi dan Kelebihan Stell Floor Deck Terlalu Banyak Arsitek, Pilih Yang Mana Ya? 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker