Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mosaic Untuk Memperindah Tampilan Dinding dan Lantai

Mosaic Untuk Memperindah Tampilan Dinding dan Lantai

Mosaic adalah satu jenis material yang bentuknya terdiri dari potongan-potongan berukuran kecil dan dibentuk serta dirangkai dengan teknik tertentu sehingga membentuk suatu pola atau desain sesuai dengan yang diinginkan. Sebagai salah satu bentuk seni, mosaic sudah berkembang sejak puluhan abad yang lalu.

Dan sesuai dengan perkembangan jaman yang terus bergerak maju, seni mosaic juga ikut mengalami perubahan, terutama dalam hal desain dan motif. Saat ini orang makin kreatif untuk menciptakan berbagai motif dan konsep desain mosaic.  Karena dengan bentuknya yang fleksibel membuat seni mosaic bisa menyesuaikan dengan berbagai konsep interior ruang yang diinginkan. Dari gaya yang minimalis dan modern, klasik maupun tradisional atau etnik bisa menggunakannya.

Jika ingin menciptakan tampilan ruang yang eksklusif dan unik , mosaic bisa dijadikan salah satu cara untuk memenuhi keinginan tersebut. Apalagi saat ini desainnya terus mengalami perkembangan dengan berbagai macam gaya, motif dan bentuk serta warna.

Pada umumnya mosaic dibuat dari bahan keramik. Namun jika ingin tampilan yang lebih beda, mosaic juga bisa dibuat dari bahan yang lain seperti kaca atau batu alam. Sedangkan untuk bahan alami bisa menggunakan tempurung kelapa, kayu, batang pohon kelapa dan sebagainya. Untuk menghadirkan suasana pantai, mosaic juga bisa dibuat dari bahan batu karang atau kulit kerang.

Pada umumnya mosaic digunakan untuk melapisi atau menutup bagian lantai atau dinding . Terutama sekali untuk ruang dapur, teras, kamar mandi, kolam renang dan lain-lain. Bahkan ada pula yang menggunakannya untuk mempercantik tampilan plafon. Dan selain untuk hiasan dinding mosaic juga bisa dikombinasikan dengan meja, lemari, pintu ruang atau berbagai perabot furniture yang lain.

Ada dua teknik pemasangan mosaic. Yang pertama adalah dipasang secara langsung pada dinding atau tempat yang diinginkan. Sedangkan yang kedua adalah menggunakan media lain seperti papan kayu. Untuk metode yang pertama punya sifat permanen dan tidak bisa dipindah-pindahkan. Sedangkan metode yang kedua bersifat protable sehingga bisa dipindah-pindahkan. Jadi tidak jauh berbeda dengan lukisan dinding atau hiasan yang lain.

Untuk yang permanen bahan yang digunakan biasanya menggunakan kaca, keramik atau marmer, batu alam dan bahan lain yang keras. Cara penempelannya menggunakan semen. Sedangkan untuk yang protable lebih sering menggunakan bahan yang lebih ringan seperti kayu atau kerang. Untuk penempelannya menggunakan lem kayu atau bahan perekat yang lain sesuai dengan bahan yang digunakan.

Setelah konsep dan bentuk desain telah ditentukan, buat potongan-potongan kecil dari bahan yang diinginkan. Khusus untuk yang menggunakan keramik atau marmer saat ini di toko-toko material sudah tersedia bahan tersebut sehingga kita bisa menggunakannya secara langsung. Jika dulu ptongan tersebut selalu berbentu kotak atau bujur sangkar, namun saat ini bentuk potongan yang disediakan sudah bermacam-macam. Ada segitiga, persegi panjang, segi enam, bundar dan sebagainya.

Potongan kecil ini kemudian disusun berdasarkan pola tersebut. Agar motifnya bisa terbentuk dan terlihat dengan jelas penyusunan bahan potongan tersebut harus dibeda-bedakan berdasarkan warna. Karena dari susunan warna inilah keindahan mosaic bisa ditampilkan.

Yang perlu diperhatikan di sini adalah, penggunaan nat yang terletak pada sela-sela susunan mosaic. Karena nat juga punya pengaruh terhadap nilai keindahan suatu mosaic. Selain harus rapi, jarak nat juga bisa diatur sedemikian rupa sehingga bentuk desain mosaic tersebut makin tegas terlihat. Demikian pula dengan warna perekat yang digunakan, harus selaras dengan warna bahannya.

 
Artikel Lainnya :
 Membuat Konstruksi Rumah Bambu Rumah Pohon Suku Korawai Papua 
 Desain Interior Toko Buku dan Perpustakaan Tata Cara Permohonan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Rumah Tinggal 
 Membuat Taman dengan Aneka Pohon Sayur dan Buah Memanfaatkan Lahan yang Sempit sebagai Tempat Usaha 
 Aplikasi Cat Dekoratif Pada Rumah Mengukur Kenyamanan Bangunan Berdasarkan Kondisi Tubuh dan Suhu 
 Menggunakan Patung Bali Untuk Mempercantik Tampilan Taman Kelebihan Porselen Untuk Lantai Kamar Mandi 
 Membuat Desain Home Theatre Cara Menggunakan Kayu Gelondong untuk Membuat Hiasan 
 Tanggung Jawab Dalam Masa Perawatan Proyek Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Penataan Interior 
 Penggunaan Batu Susun untuk Bangunan Rumah Menjadikan Karya Arsitek Sebagai Simbol Wilayah 
 Membuat Outdoor Reading Area Aneka Jenis Kain Untuk Mempercantik Tampilan Ruang 
 Jenis Tanaman Untuk Menutup Tanah Rumah Putih Bergaya Kontemporer 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker