Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menghias Dinding Dengan Panel

Menghias Dinding Dengan Panel

Karena proses pengerjaan atau pemasangan lapisan penutup dinding (aci) yang kurang sempurna, adakalannya dinding rumah terlihat tidak rata atau bergelombang. Jika campuran semen dan pasirnya tidak proposional serta proses pengadukannya juga tidak sesuai dengan aturan, bisa muncul retakan. Jika dibiarkan begitu saja tentu hal ini sangat mengganggu pandangan serta mengurangi nilai estetika ruangan.

Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan cara menambal atau membongkar lapisan dinding tersebut dan menutupnya kembali dengan lapisan dinding yang baru. Namun tentu saja untuk melakukan perkerjaan ini membutuhkan waktu yang lebih lama serta dana yang dikeluarkan juga makin membengkak.

Jika tidak mau melakukan pembongkaran, ada metode lain untuk menutup kekurang sempuranaan tampilan dinding tersebut. Caranya adalah menggunakan penutup panel, yaitu berupa papan yang bentuknya lebar namun tipis. 

Bahan yang digunakan bisa bermacam-macam. Ada kayu lapis, gypsum, MDF, atau multiplek. Bagi yang suka berkreasi panel ini juga bisa dibuat dari bubur kertas yang dicetak kemudian dikeraskan. Bahkan bahan lain yang bersifat daur ulang atau recycle dan alami juga bisa dimanfaatkan. Misalnya tempurung kelapa, limbah kayu dan sebagainya.

Dibandingkan dengan bahan penutup dinding yang lain seperti wallpaper, panel punya beberapa kelebihan. Diantaranya adalah teknik pemasangannya yang lebih sederhana serta perawatannya yang mudah dan tidak begitu merepotkan. Jika wallpaper harus menyesuaikan warna dan desain yang telah tersedia, untuk panel kita lebih bebas untuk menentukan. Karena panel bisa dibuat dan dikreasikan sendiri meski ada panel yang buatan pabrik.

Selain untuk menutup tampilan dinding yang tidak sempurna, panel ini juga berfungsi untuk mempercantik tampilan ruang, terutama pada bagian dinding yang kosong dan tidak menggunakan ornament atau hiasan. Dan selain untuk dinding panel juga bisa dipasang pada plafon, penyekat ruang atau pintu dan lemari.

Sedangkan untuk desainnya bisa menyesuaikan dengan konsep bangunan rumah atau ruang yang ada. Untuk yang menggunakan gaya minimalis, panel yang dibuat bisa menggunakan bahan kayu yang diberi lapisan warna alami atau pelitur atau coklat tua sehingga bisa menimbulkan kesan hangat dan ramah.

Jika ingin melakukan eksperimen dan suka memainkan warna, masing-masing panel bisa diberi warna yang berbeda-beda namun tetap selaras. Jika dulu panel pada umumnya menggunakan bentuk kotak atau persegi panjang, namun jika bentuk tersebut terasa membosankan bisa menggunakan bentuk yang lain seperti lingkaran atau bundar, segitiga, atau tidak beraturan sama sekali. Semua tergantung dengan selera.

Selain warna dan bahan untuk pembuatan, teknik pencahayaan juga diperlukan agar tampilan panel bisa terlihat cantik. Jika bisa melakukan penataan dengan bagus, desain panel ini bisa menjadi fokus utama pandangan ruang atau entry point.

Dengan menggunakan teknik dan bahan tertentu panel juga bisa berfungsi sebagai alat peredam suara. Konsep seperti ini sangat cocok digunakan untuk rumah yang lokasinya berada di tempat yang selalu bising atau ramai. Seperti dekat pabrik yang menggunakan mesin yang selalu mengeluarkan suara.

Untuk membantu membuat konsep pencahayaan yang lebih bagus, panel yang terbuat dari kaca sangat cocok dimanfaatkan. Bias sinar yang dihasilkan dari kaca tersebut bisa membantu untuk mengurangi kebutuhan listrik dan lampu penerangan.

Namun penataannya juga harus diperhitungkan dengan cermat, agar sinar yang dihasilkan dari pembiasan tersebut tidak menyilaukan mata. Selain untuk membantu konsep dan sistem pencahayaan, panel kaca juga sangat cocok untuk diaplikasikan pada ruang yang kecil dan sempit. Karena kaca bisa membuat tampilan ruang menjadi terasa lebih besar dan lebar.

 
Artikel Lainnya :
 Menata Ruang Sempit? Kenapa tidak…? Perbedaan Aplikasi Warna Rumah Minimalis dan Mediterania 
 Desain Interior Ruang Perjanjian Linggarjati Perbedaan Model Lampu Outdoor dan Indor 
 Rumah yang Menempel pada Dinding Kenapa Harus Membuat Gambar Kerja pada Pembangunan Rumah? 
 Membangun Rumah di Lahan Gembur atau Bekas Sawah Cara Membuat Tangga Bambu Untuk Hiasan Interior 
 Kombinasi Pintu dan Dinding Bambu yang Unik di Jawa Barat Membongkar Lantai Keramik 
 Ide Menarik Membuat Desain Atap Lengkung Penataan Rumah dengan Konsep Modern Minimalis 
 Menggunakan Motif Garis Untuk Menghias Ruang Teknik Membuat dan Mendesain Rumah Pohon 
 Jenis Skema Pewarnaan Pada Dinding Interior Pengertian dan Fungsi Valance 
 Ruang Terbuka di atas Bukit di Bali Kelebihan Porselen Untuk Lantai Kamar Mandi 
 Investasi Properti di Bali, Begitu Menarikkah? Gedung Universitas Indonesia yang Megah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker