Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Railing Untuk Tangga

Membuat Railing Untuk Tangga

Yang dimaksud dengan railing adalah bagian elemen dari suatu tangga yang fungsinya untuk pengaman ketika tangga tersebut digunakan untuk naik turun di lantai atas maupun bawah. Dan karena merupakan satu kesatuan dari interior, maka pembuatannya juga harus disesuaikan dengan konsep desain ruang dan tangga yang digunakan.

Berdasarkan konsep yang diterapkan tersebut maka jenis railing ada dua yaitu yang menerapkan konsep modern serta yang menggunakan gaya klasik. Sedangkan bahan yang digunakan ada bermacam-macam mulai dari beton, kaca, kayu maupun logam. Semuanya harus diselaraskan dengan bentuk dan desain ruang.

Untuk yang menggunakan gaya modern atau minimalis, desain terbaik yang diterapkan adalah yang menggunakan garis-garis yang memunculkan kesan tegas baik secara vertikal maupun  horizontal sederhana. Jangan menggunakan profil atau hiasan dan ornament karena hal ini akan mengurangi nuansa minimalis pada ruang. Bentuknya juga tidak boleh begitu ramai agar lebih nyaman dilihat.

Penyusunan garis tersebut perlu perhitungan yang cermat terutama untuk kerapatannya. Sebaiknya jangan terlalu renggang karena jika dilewati oleh anak kecil keamanannya tidak begitu terjamin. Namun juga terlalu banyak garis atau rapat juga tidak bagus karena akan memunculkan kesan seperti jeruji dalam penjara. Khusus untuk keluarga yang punya anak kecil dengan sifat aktif bergerak, ada baiknya dalam penyusunan garis ini jangan menggunakan garis yang horizontal atau melintang karena mudah dipanjat. Tentu ini bisa menimbulkan bahaya tersendiri.

Untuk pemilihan warna, model desain minimalis paling cocok menggunakan warna dasar yaitu hitam atau kelabu. Jika ingin memunculkan kesan yang lebih modern lagi pilihlah warna perak atau silver. Untuk mendapatkan warna tersebut bisa memilih bahan yang terbuat dari logam seperti krom atau stainless steel. Dan selain logam, bahan lain yang lebih cocok lagi adalah beton dan kaca.

Jika ingin membuat railing yang transparan maka bahan yang digunakan sebaiknya memilih fiberglass. Meski tidak begitu transparan namun bahan ini lebih aman digunakan karena tidak mudah pecah jika dibanding dengan bahan kaca. Namun jika tetap ingin menggunakan bahan kaca pilihlah jenis kaca yang ketika pecah tidak berkeping-keping tajam.

Bahan lain yang juga bisa menjamin keamanan adalah alklirik. Hanya saja dana yang dibutuhkan lebih besar karena harganya juga mahal. Selain itu alklirik sifat kilapnya tidak begitu kentara atau jelas. Sehingga kesan modern yang dimunculkan tidak maksimal.

Kemudian jika ingin menggunakan beton, usahakan agar pandangan mata tidak terhalang serta bisa mendapat sirkulasi udara yang lancar. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membuat rongga yang jumlahnya lebih banyak.

Lalu untuk railing yang menggunakan gaya klasik, kebalikan dengan gaya minimalis, perlu menggunakan banyak ornament agar nuansa klasik yang muncul dalam ruang bisa lebih kuat. Sedangkan bahan yang paling cocok digunakan adalah kayu, terutama jenis kayu jati yang diberi lapisan pelitur untuk menonjolkan serat seratnya. Jadi tidak menggunakan car warna. Jika ingin bergaya etnik juga bisa ditambah dengan memberi ornament berbentuk ukiran.

Untuk profilnya, jenis bahan yang paling umum digunakan adalah besi yang ditempa serta diberi warna merah tembaga. Sedang untuk penyangganya menggunakan besi ulir dengan tujuan untuk memaksimalkan kesan kuat pada ornament tangga. Pada bagian besi ulir tersebut bisa diberi ornament lagi dengan aneka bentuk seperti bunga, buah, bintang dan lain-lain serta diberi warna kuning.

 
Artikel Lainnya :
 Keuntungan Investasi Villa di Bali Memilih Cat Dinding di Daerah Berhawa Panas 
 Gedung Kantor Unik di Jakarta Dulu Kayu sebagai Kayu Bakar, Kini Kayu Memewahkan Sebuah Bangunan 
 Ukiran Suku Asmat yang Eksotis Halte Bus Terunik di Dunia 
 Terrazzo sebagai Bahan Lantai Ramah Lingkungan Tips Membuat Desain Ruko 
 Aplikasi Dua Warna Pada Dinding Sudut Pengertian dan Cara Memasang Bouwplank 
 Arsitektur Rumah yang Dapat Menyatu dengan Lingkungan Alam Cara Membuat Hiasan Dinding dari Teralis Kayu dan Tanaman Hias 
 Jenis Kabel yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Bentuk Huruf ‘V’ pada Rumah Bali 
 Tips Membuat Dinding Batu Bata yang Baik Konsep Penataan Ruang Klasik dan Art Deco  
 Membuat Hiasan Pada Dinding yang Retak Membangun Rumah Ramah Lingkungan/Eco Friendly 
 Pencahayaan Buatan untuk Rumah Mungil Hal yang Harus Diperhatikan saat Mendesain Kamar Mandi 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker