Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Gaya Desain Eklektik Untuk Rumah dan Ruang

Gaya Desain Eklektik Untuk Rumah dan Ruang

Selain gaya minimalis, saat ini ada satu aliran desain yang mulai muncul dan penggemarnya juga terus bertambah. Yaitu desain eklektik yang mulai dikenal masyarakat umum sekitar lima tahun yang lalu. Konsep dari desain eklektik ini sendiri sebenarnya merupakan pengembangan dari konsep desain minimalis namun ingin mencampurkannya dengan desain dari masa lalu seperti klasik, etnik, art deco dan sebagainya. Sehingga perabot yang digunakan tidak hanya yang modern saja namun juga yang bergaya masa lalu juga bisa masuk.

Desain eklektik ini juga bisa untuk mengakomodasi bagi mereka yang belum dapat memutuskan untuk menentukan konsep desain ruang yang akan digunakan namun telah membelanjakan dananya untuk membeli berbagai macam keperluan interior yang terdiri dari berbagai macam konsep desain. Atau untuk mengumpulkan perabot lama yang masih dalam kondisi bagus namun tidak sesuai dengan konsep desain ruang yang dibuat.

Di Indonesia sendiri, gaya eklektik ini punya penggemar yang cukup banyak karena bisa dipadukan dengan desain etnik yang ada di berbagai daerah. Ini disebut gaya eklektik etnik. Misalnya menggunakan kain tenun, batik atau songket yang dipakai sebagai penutup meja maupun sarung bantal pada kursi sofa yang bergaya moden atau minimalis.

Sentuhan yang bernuansa etnik ini bsa dilanjutkan pada penggunaan warna yang menimbulkan nuansa alami atau bisa juga menggunakan kain tenun dari Lombok untuk menutup jendela yang juga modelnya menggunakan desain modern. Gaya seperti ini bisa diaplikasikan untuk ruang mana saja, entah itu ruang tamu , keluarga atau ruang istirahat.

Untuk tempat tidur bentuk desainnya bisa dibalik, misanya dipan yang digunakan adalah dipan tradisional yang penuh ukiran, namun penutup kasur atau spring bed yang digunakan menggunkan konsep yang lain, misalnya art deco atau klasik. Sedangkan bentuk ruangnya tetap minimalis.

Bagi yang suka dengan bermacam gaya etnik, bisa memasukan unsur etnik dari daerah atau negara lain seperti gaya oriental Cina, Jepang maupun Korea. Yang terpenting adalah komposisinya harus selaras dan tetap rapi. Meski penataannya cendering acak namun tidak boleh mengganggu keselarasan dan pandangan.

Untuk ruang makan juga tidak berbeda jauh, bisa mengkombinasikan antara perabot yang modern dan yang tradisional. Kursi makan menggunakan model victorian, untuk meja menggunakan model meja minimalis yang diberi penutup kain yang diberi motif hiasan bambu yang dapat memberi nuansa oriental Cina. Sementara untuk perabot makan yang digunakan memakai gaya yang lain.

Selain untuk ruang, gaya elektik juga bisa diaplikasikan untuk bangunan rumah. Rumah yang berdesain minimalis bisa diberi berbagai ornament yang menimbulkan suasana tempo dulu sehingga bisa didapat bangunan baru yang bernuansa elektik klasik. Kita tidak perlu merombak total bangunan tersebut. Cukup menambah atau melakukan penataan di beberapa bagian atau tempat saja.

Misalnya pada taman. Di tempat itu bisa ditaruh patung gaya Romawi atau Itali dan melakukan sedikit perubahan gaya sehingga muncul nuansa klasik tanpa perlu merubah konsep minimalisnya. Campuran gaya ini akan membuat suasana yang tetap modern namun juga bisa mengajak kita untuk masuk ke jaman kerajaan puluhan abad yang lalu.

Sedangkan untuk bagian dinding bisa diganti warnanya dengan menggunakan warna yang lebih alami seperti coklat. Kemudian untuk bagian teras bisa menambahkan lampu tempel pada dinding menggunakan tempelan yang juga bisa memunculkan suasana lain seperti art deco atau etnik. Konsep yang saling bertabrakan ini jika ditata dengan benar justru akan menimbulkan suasana yang berbeda, tidak membosankan namun tetap sedap untuk dipandang.


 
Artikel Lainnya :
 Sistem Kerja Septic Tank Biologis dan Teknik Memilihnya Kursi Ayun Unik Untuk Taman 
 Ruang Terbuka di atas Bukit di Bali Desain Indah Kolam Renang Kecil di Bali 
 Menghadirkan Suasana Musim Semi (Spring) Dalam Ruang Lowongan Kerja / Dicari: Sekretaris Junior Untuk Kantor Arsitek dan Kontraktor 
 Fungsi dan Cara Memilih Vanities Tips Membuat Desain Ruko 
 Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan Teknik Memasang dan Menggunakan Struktur Baja Ringan pada Bangunan 
 Membeli Rumah Lelang Teknik Memasang dan Merawat Teraso 
 Perbedaan Aplikasi Warna Rumah Minimalis dan Mediterania Perbedaan Utama penggunaan Kayu Pada Rumah Minimalis dan Non Minimalis 
 Ide Membuat Desain Pintu Unik Hiasan Lampu Gantung Tercantik 
 Apa itu Green Architecture? Memilih dan Meletakan Lampu Tidur 
 Kelebihan dan Teknik Memasang Batu Alam Untuk Dinding Prospek Investasi Tanah dan Rumah di Bali 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker