Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Trik Mengontrakan Rumah

Trik Mengontrakan Rumah

Selain dijadikan tempat tinggal, suatu bangunan rumah juga dapat dijadikan sebagai salah satu sumber penghasilan dengan cara dikontrakan. Terutama sekali buat mereka yang punya lebih dari satu rumah. Karena tujuan dari kepemilikan rumah selain dijadikan tempat tinggal juga untuk media investasi. Maka tidak mengherankan jika pemilih rumah yang telah menanamkan dananya dalam bidang property ingin mendapat keuntungan.

Selain bisa mendapatkan penghasilkan tambahan, dengan mengontrakan rumah juga akan memberi keuntungan yang lain yaitu rumah akan terus terawat tanpa perlu mengeluarkan biaya perawatan. Sehingga jika suatu saat ingin menjual rumah tersebut kembali, maka nilai jualnya juga akan tetap tinggi karena kuwalitas bangunan dan tampilan rumahnya tetap bagus.

Sebelum mengontrakan rumah, teliti lebih dulu kondisi rumah tersebut. Jika ada kerusakan segeralah melakukan perbaikan agar pengontrak tidak kecewa karena kualitas rumah yang ditempati ternyata tidak begitu sempurna kondisinya.
Setelah semua beres ajaklah calon pengontrak untuk melakukan pengecekan bersama-sama. Tujuannya agar jika masa kontraknya sudah habis, kita bisa melakukan pengecekan kembali. Jika ada kerusakan maka kita bisa meminta pihak pengontrak untuk memperbaikinya kembali.

Untuk menentukan harga kontrak agar tidak terlalu mahal atau terlalu murah, maka yang perlu perlu menjadi pertimbangan adalah, lokasi rumah tersebut apakah mudah diakses atau tidak, ukuran bangunan rumah dan jumlah kamar yang ada, kelengkapan fasilitas serta kegunaan dari rumah kontrakan tersebut. Jika mau digunakan untuk membuka suatu usaha, nilai kontrak yang diberikan bisa lebih mahal. Namun jika hanya untuk tempat tinggal saja, harganya tentu tidak boleh terlalu tinggi.

Ada baiknya pula sebelum dikontrakan perlu meneliti latar belakang pihak pengontrak agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Jangan sampai terjadi rumah kontrakan tersebut digunakan untuk melakukan kegiatan yang melanggar undang-undang atau aturan yang ada agar kita tidak ikut terlibat secara hukum.

Kondisi dan kemampuan finansial pihak pengontrak juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi keterlambatan pembayaran uang kontrak yang justru bisa menimbulkan masalah baru ketika melakukan penagihan. Terutama sekali jika sistem pembayarannya adalah bulanan, bukan tahunan atau beberapa tahun sekaligus. Usahakan uang kontrakan tersebut bisa dibayar dimuka dalam jangka waktu beberapa tahun sekaligus.

Agar jaminan keselamatan dan kepemilikan rumah tetap aman, buatlah surat pernjanjian dengan pihak pengontrak yang berisi pasal-pasat tentang hak dan kewajiban yang harus ditanggung oleh pihak pengontrak maupun pihak yang mengontrakan. Dalam pernjanjian tersebut harus termuat secara jelas dan tegas tentang batas waktu dan lama kontrakan, sistem pembayaran, kondisi rumah serta fasilitas yang ada.

Jelaskan pula tentang konsekwensi yang harus ditanggung oleh pihak pengontrak jika ketika batas akhir kontrak, rumah tersebut mengalami kerusakan atau ada suatu fasilitas yang berkurang dan hilang. Dan yang tidak boleh dilupakan adalah juga perlu memberi penjelasan yang lebih rinci, tentang bagaimana jika terjadi suatu bencana yang menimpa rumah tersebut.

Jika bencana tersebut muncul karena kesalahan manusia atau penghuni misalnya kebakaran maka pihak pengontrak harus menanggung biaya untuk perbaikan atau pembangunan rumah itu kembali. Jika musibah yang muncul karena bencana alam seperti gempa, tentu pihak penyewa tidak akan bertanggung jawab terhadap kerusakan yang timbul.

Setelah semua isi pernjanjian disepakati oleh kedua belah pihak, langkah selanjutnya adalah melegalkan akta penjanjian kontrak rumah tersebut dengan cara melakukan tanda tangan bersama di atas materai dan membuat laporan kepada ketua lingkungan setempat seperti ketua RT atau RW. Sehingga identitas penghuni rumah kontrakan beserta keluarganya bisa terdata dengan baik.

 
Artikel Lainnya :
 Keuntungan Menggunakan Dinding Bambu Aneka Teknik dan Cara Mengawetkan Kayu Bangunan 
 Agar Proyek Bangunan Bisa Tepat Waktu Memilih Kayu Untuk Lantai 
 Ide Menarik Membuat Desain Plafon Dari Plywood Warna Interior Rumah Hitam Putih Nan Abadi 
 Membeli Rumah Lelang Atap Miring yang Unik di Museum Iptek Bandung 
 Membuat Desain Dapur Terbuka (Open Kitchen) Bagaimana Memulai Bisnis Developer Perumahan 
 Mengatur Sistem Pencahayaan dan Interior Ruang Televisi Perbedaan Penggunaan Kaca Pada Bangunan Kuno dan Modern 
 Bangunan Masjid Paling Menakjubkan di Dunia Hal yang Harus Diperhatikan saat Mendesain Kamar Mandi 
 Rumah Berdimensi Tiga Garis Horizontal Rumah Gerobak Pelukis Affandi 
 Bangunan Gereja Terbesar di Dunia Mengenal Jenis-jenis Genteng 
 Membuat Outdoor Reading Area Interior Ruang Upacara di Istana Merdeka 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker