Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menerapkan Rumah Ramah Lingkungan yang dapat Menghemat Biaya Konstruksi Bangunan

Menerapkan Rumah Ramah Lingkungan yang dapat Menghemat Biaya Konstruksi Bangunan

Apapun penerapan desain rumah Anda, sebaiknya menerapkan pembangunan yang  berkelanjutan. Maksudnya berkelanjutan adalah bahwa bangunan Anda memperhatikan kelestarian lingkungan sekitarnya, ramah lingkungan dan melakukan penghematan dalam proses pembangunannya juga penghematan ketika bangunan tersebut dihuni. Penerapan pembangunan berkelanjutan atau lebih lazim disebut dengan 'sustainable construction' juga dapat membantu dalam mengehmat biaya pembangunan
Berikut ini beberapa tips untuk diterapkan pada sustainable construction:

- Pilah Pilih bahan dasar material bangunan dari produsen
Perhatikan dengan jelas apa bahan dasar dari material yang dibuat oleh produsen sebelum Anda memutuskan untuk membeli bahan bangunan tersebut. Cari referensi dan info-info mengenai produk produsen tersebut. Sebaiknya membeli material bangunan dari produsen yang ramah lingkungan juga, karena akan berdampak pula pada bangunan Anda.

-  Transportasi bahan dasar material bangunan
Alangkah baiknya apabila Anda mengutamakan membeli dan menggunakan produk lokal atau material bangunan yang berasal dari lingkungan sekitar Anda. Hindari membeli material import ataupun material yang harus didatangkan dari luar pulau. Biaya transportasi dan pembuangan energi yang dibutuhkan selama pengangkutan (distribusi) material bangunan tersebut tidak ramah lingkungan.
Apabila di daerah terdekat Anda terdapat pengolahan batu, pasir, genting dan sebagainya, sebaiknya maksimalkan untuk menggunakan material-material yang ada di dekat lingkungan Anda membangun.

- Limbah produksi
Siapkan ruang khsusus untuk penyimpanan, pembuangan dan pengolahan limbah yang dihasilkan dari bangunan. Misalnya Anda memiliki siistem pembuangan limbah air semen agar tidak langsung masuk selokan rumah di sekitar bangunanan Anda. Atau Anda siapkan gudang penyimpanan sendiri untuk menimbun sementara sisa-sisa kayu bekas pembuatan konstruksi bangunan. Sehingga  nanti sisa kayu tadi bisa dijual atau dimanfaatkan kembali sebagai material ornamen atau hiasaan interior.

- Gunakan sumber daya yang bisa diperbarui
Sumber daya yang bisa diperbarui misalnya material bangunan dari kayu, bebatuan dan semacamnya yang pada umumnya adalah material alami yang banyak terdapat di lingkungan sekitar dan mudah untuk diperbarui kembali.

- Perlakuan pekerja setempat
Apabila kita ingin menerapkan pembangunan yang berkelanjutan, kita pun perlu untuk turut memperhatikan bagaimana perlakuan tenaga kerja yang sedang membangun. Bisa jadi pola kerja mereka belum menunjukkan tindakan yang ramah lingkungan. Sebaiknya lakukan pengawasan terutama ketika menggunakan material bangunan agar secermat mungkin tidak menimbulkan tumpukan limbah dan polusi yang merusak lingkungan.

- Reuse dan Recycle
Reuse berarti menggunakan kembali material bangunan yang masih layak pakai. Sedangkan recyle berarti mengolah limbah atau material sisa bangunan untuk dapat dimanfaatkan kembali.

- Gunakan lahan secukupnya
Alokasikan lahan bangunan Anda 30% untuk lahan terbuka (tidak dibangun), yang dipergunakan sebagai taman ataupun ruang terbuka hijau bagi hunian Anda. Ruang hijau di rumah Anda ini selain dapat memberi keseimbangan dan kontribusi ruang hijau bagi lingkungan Anda, dapat juga menjadi taman yang menambah cantik rumah Anda.

- Hemat penggunaan air
Pakai air sesedikit mungkin saat membangun konstruksi. Anda dapat memanfaatkan air hujan yang Anda tampung ataupun membuat sumur resapan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk kebutuhan kontruksi bangunan.

- Bukaan dan Penghawaan Alami
Atur sedemikian rupa sistem ventilasi di rumah Anda sehingga Anda dapat mengurangi penggunaan AC (Air Conditioner) dan lebih banyak memanfaatkan sirkulasi udara alami. Atur pula penempatan jendela serta dimensi jendela sehingga cukup untuk memberikan penerangan di dalam ruangan. Analisa site Anda terlebih dahulu, pelajari arah matahari dan hembusan angin yang berada di site rumah Anda sehingga dapat disesuaikan dengan desain bangunan rumah.

 
Artikel Lainnya :
 Bagian Ruang Yang Harus Mendapat Perawatan Ekstra Membuat Jendela Gantung 
 Mengukur Ketegakan Bidang Arsitektur Gaya Kontemporer yang Menggunakan Lekukan 
 Penggunaan Batu Alam Sintetis Pada Bangunan Membuat Green Graffiti Untuk Mempercantik Tampilan Dinding 
 Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Meninggalkan Rumah Perkembangan Konsep Vernakular dalam Mendesain Resort 
 Rumah Tua yang Anggun Cara membuat Dipan Portable Dari Kayu dan Rotan 
 Membuat Desain Roof Deck Jenis Sertifikat Tanah 
 Agar Partisi Tidak Menimbulkan Kesan Sempit Pagar Tanaman Paling Jelita 
 Membuat Kolam Tanpa Tepi Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas 
 Peristiwa Alam yang Sering Memunculkan Masalah Pada Proyek Bangunan Tips Membeli Rumah Pasangan Muda 
 Ide menarik Membuat Hiasan Tempat Tidur Dari Batang Pohon Desain Unik Rumah Villa di Tepi Kebun Kelapa di Kalimantan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker