Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mengenal Jenis Rumput Taman dan Teknik Perawatannya

Mengenal Jenis Rumput  Taman dan Teknik Perawatannya

Rumput adalah salah satu jenis tanaman penutup tanah yang paling umum digunakan, terutama untuk taman. Karena rumput merupakan jenis tanaman yang paling bagus serta punya beberapa fungsi. Selain bisa menyerap air juga untuk mengurangi debu dari tanah yang berterbangan tertiup angin. Selain itu menutup tanah dengan rumput juga akan membuat tampilan taman makin eksotis.

Jenis rumput yang paling sering digunakan untuk menutup tanah di taman antara lain adalah rumput gajah. Rumput ini merupakan rumput yang jumlah penggunanya cukup banyak, karena harganya yang tidak begitu mahal. Namun sayangnya, rumput gajah masa tumbuhnya sangat cepat sehingga harus lebih sering dipangkas.

Rumput gajah ini paling cocok ditanam pada halaman yang sering digunakan untuk bermain, terutama oleh anak-anak.  Karena meski sering diinjak-injak, rumput gajah tetap bisa tumbuh normal.
Rumput gajah ini masih punya famili yang dinamakan dengan rumput gajah mini. Kelebihan dari rumput ini adalah mudah ditanam pada jenis tanah apa saja. Hanya saja, rumput gajah mini juga memerlukan banyak air, terutama pada hari-hari pertama ditanam.

Rumput gajah mini adalah jenis rumput yang paling popular di Indonesia saat ini. Jika pergi ke tempat-tempat penjualan tanaman hias, para penjual selalu menyediakan rumput gajah mini karena merupakan jenis tanaman rumput yang cepat dan mudah laku.
Ada lagi jenis rumput lain yang dinamakan dengan rumput peking. Jika menanam rumput jenis ini juga harus rajin memangkasnya karena jika sudah rimbun sinar matahari tidak bisa menembus bagian bawahnya. Hal ini akan menyebabkan beberapa bagian daun berubah warna menjadi kuning. Jika ini dibiarkan tentu akan membuat tampilan taman menjadi kurang keindahannya.

Jika rumah yang ditempati merupakan daerah yang berhawa dingin, pilihan jenis rumput yang paling cocok untuk menghias taman adalah rumput peking ini. Rumput peking sangat terkenal sebagai rumput yang tahan terhadap cuaca yang selalu dingin.
Rumput jenis ini tergolong mahal karena tampilannya yang begitu mewah dan lembut. Rumah-rumah yang menggunakan desain bernuansa Jepang paling sering menggunakan rumput ini. Sehingga selain disebut rumput peking, banyak pula orang yang menamakannya rumput jepang.

Secara umum, teknik penanaman dan perawatan rumput dari masing-masing jenis rumput tidak begitu jauh berbeda. Sebelum melakukan penanaman, bersihkan tanah dari batu-batu yang masih terdapat di permukaan tanah dan dibawahnya.  Tujuannya agar tumbuh rumput ini bisa rata dan halus serta tidak ada tonjolannya. Selain itu dengan menghilangkan batu-batuan akan memudahkan pekerjaan ketika dilakukan pemotongan rumput terutama jika menggunakan mesin pemotong.

Jika tanah tidak rata, tentu akan terdapat cekungan atau tonjolan. Jika ini terjadi maka tampilan rumput yang sudah tumbuh juga tidak akan memunculkan nilai estetika yang lebih maksimal. Maka selain menghilangkan batu, proses pemerataan tanah juga diperlukan.
Jarak tanam juga harus selalu sama dan konsisten. Sehingga ketika sudah tumbuh tanaman rumput akan terlihat lebih halus dan tingkat kerimbunannya bisa merata.

Ketika sedang musim hujan, jika tumbuh rumput sudah mulai rimbun dan memanjang, sebaiknya dilalukan pemotongan. Jika ditemukan rumput liar jangan hanya dipotong daunnya saja, namun dicabut secara langsung hingga akarnya. Tujuannya agar rumput liar tersebut tidak akan tumbuh lagi.

Untuk musim kemarau, karena pasokan air makin terbatas, maka penyiraman juga harus lebih sering dilakukan. Waktu penyiraman terbaik adalah sore hari. Karena pada waktu tersebut air bisa meresap ke dalam tanah secara maksimal. Jika penyiraman dilakukan pada waktu siang, maka air akan lebih banyak yang menguap dibanding yang masuk ke dalam tanah.

 
Artikel Lainnya :
 Jenis-jenis Tanah Kavling Agar Rumah Bali Terlihat Makin Indah 
 Menggunakan Motif Garis Untuk Menghias Ruang Menghindari Kebocoran Pada Plafon Gypsum  
 Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu Kelebihan dan Cara Memilih Atap Polycarbonate 
 Cara Memilih Jenis Asuransi untuk Melindungi Aset Rumah Anda Penggunaan Batu Alam dan Kayu untuk Fasad 
 Mengapa Terrazzo Lebih Baik dari Keramik? Membuat Kusen Dari Beton Cor 
 Gedung Kantor Unik di Jakarta Relief Bali Nan Cantik di Taman Asri 
 Membuat Jendela Gantung Aneka Teknik dan Cara Mengawetkan Kayu Bangunan 
  Tips Untuk Menghemat Biaya Renovasi Murah Mengenal Jenis Retakan Pada Dinding dan Cara Mengatasinya 
 Seluk-Beluk Kontrak Kerja dengan Arsitek atau Kontraktor Tips Memilih Arsitek Villa 
 Membedakan Manager Proyek Bangunan dan Leader Pengertian dan Cara Membuat Desain Pantry 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker