Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Trik Menjual Rumah Tanpa Perantara

Trik Menjual Rumah Tanpa Perantara

Ada beberapa alasan ketika seseorang memutuskan untuk menjual rumah. Misalnya karena pindah kerja, punya rumah yang baru, butuh dana yang mendesak dan sebagainya. Yang jelas, apapun alasannya setiap penjual rumah pasti ingin agar rumah tersebut bisa terjual dengan harga yang tinggi, sehingga dana yang diterima juga bisa lebih besar.

Selain ingin menerima dana yang lebih besar, penjual juga ingin menerima dana tersebut tanpa potongan apapun juga, kecuali pajak penjualan. Selain untuk membayar pajak, potongan tersebut berupa komisi penjualan untuk perantara. Maka jika tidak ingin mendapat potongan dana, banyak penjual yang ingin menjual rumahnya juga tanpa melalui perantara.

Ada beberapa teknik untuk menjual rumah tanpa menggunakan jasa perantara , sehingga bisa berhubungan langsung dengan pembeli yang ingin menggunakan rumah yang dijual sebagai tempat huniannya. Salah satunya adalah memasang spanduk atau papan pengumuman di depan rumah yang menyatakan jika rumah tersebut sedang dijual.

Dalam pengumuman tersebut nyatakan dengan jelas jika rumah itu dijual tanpa menggunakan jasa perantara sama sekali. Selain itu berilah nama atau identitas serta nomor telpun yang bisa dihubungi, baik telpun rumah atau ponsel.

Hal yang sama juga bisa dilakukan dengan memasang iklan di koran dan media yang lain seperti internet, radio atau televisi lokal. Disarankan ketika memasang iklan, pilihlah yang waktu pemuatannya adalah hari Minggu. Karena pada hari tersebut lebih banyak orang yang membaca koran atau media lain untuk mencari berbagai informasi, termasuk info penjualan rumah.

Setelah pemasangan papan pengumuman dan iklan selesai, jangan lupa untuk selalu mengaktifkan telpun dan ponsel yang nomornya sesuai dengan yang dipasang pada iklan dan pengumuman.  Khusus untuk nomor rumah, tentu tidak bisa menunggu terus menerus. Maka gunakan nomor telpun rumah yang selalu ada penunggunya. Sehingga jika ada yang menanyakan tentang penjualan rumah, bisa memberi penjelasan atau memberi nomor ponsel yang lebih mudah dihubungi.

Jika ketika sedang melakukan pekerjaan lain dan ada telpun yang menanyakan perihal penjualan rumah, mintalah nomor calon pembeli yang bisa dihubungi. Baru setelah waktu memungkinkan, hubungi dia kembali. Jangan menunda atau hanya menunggu calon pembeli yang menelpun. Karena jika dia mendapat info penjualan rumah yang lain, maka akan gagal mendapat calon pembeli. 

Kemudian jika ada yang tertarik dan menanyakan segala hal tentang rumah tersebut dan ingin melakukan penawaran harga, tanyakan dengan tegas apakah dia memang benar-benar ingin membeli rumah tersebut atau hanya sekedar akan mencarikan pembeli. Selidiki pula apa tujuan dia membeli rumah tersebut.

Jika mau dijual kembali, meski punya modal yang cukup tentu dia ingin mendapat keuntungan ketika menjual kembali rumah tersebut. Maka dia akan menawar harga yang lebih rendah agar keuntungan atau profit yang didapat akan lebih besar. Sebaiknya hindari orang seperti ini. Carilah pembeli yang benar-benar ingin menjadikan rumah tersebut sebagai tempat huniannya.

Untuk meyakinkan calon pembeli jika rumah tersebut memang dijual, maka sebaiknya rumah tersebut dikosongkan tanpa penghuni. Namun usahakan pula rumah tersebut selalu dalam keadaan bersih. Pada waktu malam, meski kosong namun lampunya tetap harus dinyalakan agar tidak menimbulkan kesan seram. Terutama untuk yang bagian depan atau teras.

Dan yang tidak boleh dilupakan, siapkan surat kepemilikan atau sertifikat yang fotocopy maupun yang asli. Jika rumah tersebut adalah rumah warisan, siapkan juga surat pernyataan anggota keluarga yang menyatakan jika mereka telah menyetujui penjualan rumah tersebut lengkap dengan tanda tangan dan materai. Tujuannya agar pembeli yakin jika rumah tersebut tidak dalam sengketa kepemilikan.

 
Artikel Lainnya :
 Arti Container Garden dan Cara Membuatnya Perbandingan Antara Meningkat dan Membesarkan Bangunan  
 Menghadirkan Kesan Mewah Rumah Kayu Bertingkat di Bali Bagaimana Merencanakan Kolam Hias Sebagai Element Pemanis Rumah 
 Pengertian Housekeeping Dalam Pekerjaan Konstruksi Bangunan Atap Kerucut Pada Rumah Adat Wae Rebo NTT 
 Memilih Atap Baja Ringan dan Cara Memasangnya Memilih Cat Dinding di Daerah Berhawa Panas 
 Atap Unik Museum Affandi Memilih dan Merawat Furniture Outdoor 
 Atap Bambu yang Unik Pada Bangunan Rumah Adat Cikondang Jawa Barat Teknik Menggunakan Beton Vibrator 
 Menggunakan Tanaman Gantung Untuk Memperindah Teras Patung Terbesar di Dunia 
 Manfaat dan Cara Membuat Sumur Resapan Tradisi yang Mempengaruhi Ragam-Bentuk Arsitektur Tradisional di Bali  
 Landscape Lapangan Golf Paling Bagus di Dunia Keindahan Atap Rumah Tradisional Minang 
 Trend Condotel dan Apartment di Bali Desain Pergola Alami di Taman Bali  
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker