Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membangun Restoran di Bali, antara Prestise dan Investasi

 Membangun Restoran di Bali, antara Prestise dan Investasi

Bisnis restoran hingga kini diyakini sebagai salah satu bentuk bisnis yang tidak ada matinya. Selain berprospek cerah, bisnis restoran ternyata juga resisten terhadap adanya krisis. Hanya saja tidak menutup kemungkinan memang ada sejumlah restoran yang kemudian gulung tikar dan tidak bertahan lama. Mereka tidak mampu mempertahankan jumlah pelanggannya sehingga makin lama pengunjung yang datang kian sedikit. Sebaliknya pada bisnis restoran yang sukses, mereka pada umumnya mampu mempertahankan jumlah pelanggannya bahkan mereka juga mampu meningkatkan jumlah pengunjung yang datang.

Bagi Anda yang tertarik menerjuni bisnis restoran, ada sejumlah faktor penting yang harus diperhatikan agar bisnis ini memberikan prospek yang cerah.

# Cita rasa
Cita rasa adalah kesan pertama seorang pengunjung begitu mereka mencicipi menu masakan yang dihidangkan di suatu restoran. Cita rasa masakan yang mampu menggugah selera dan berciri khas biasanya akan sangat diminati oleh siapa saja. Apalagi bila menu masakan tersebut memiliki cita rasa yang universal. Artinya bisa dinikmati oleh siapa saja dengan perbedaan usia maupun budaya. Tentunya menu masakan seperti ini lebih mudah diterima dan memiliki daya tarik tersendiri sehingga pengunjung pada kesempatan lain ingin mencicipinya kembali. Baik dengan menu yang sama maupun menu-menu lainnya.

# Kualitas
Mempertahankan kualitas adalah faktor penting berikutnya. Sebuah restoran yang sudah berhasil meracik menu spesial dan banyak diminati, tentunya juga harus menjaga konsistensi kualitas menu tersebut. Semua bahan, bumbu, proses pengolahan hingga penyajiannya harus terstandardisasi. Jangan sampai pelanggan kecewa ketika mereka memesan menu favoritnya ternyata cita rasa dan kualitasnya berbeda dari hari-hari sebelumnya.

# Pelayanan
Pelayanan menjadi item penting penilaian bagi pengunjung suatu restoran. Jika pramusaji menyambut ramah kehadiran mereka, kemudian menu makanan diselesaikan secepat mungkin sesuai dengan permintaan tanpa membiarkan mereka menunggu lama, tentu pengunjung akan sangat puas. Lain lagi ceritanya jika menu makanan tidak kunjung diantar sehingga pengunjung harus menahan lapar lebih lama lagi. Pasti mereka akan kehilangan selera meskipun menu yang disajikan bercita rasa tinggi. Bahkan tidak menutup kemungkinan mereka tidak mau kembali lagi ke restoran dengan pelayanan yang demikian. Apalagi jika pramusaji tidak ramah, pasti pengunjung sudah memblack list restoran yang demikian dari daftar favoritnya.

# Pengawasan
Agar semua standar yang telah diberlakukan dalam bisnis restoran bisa dilaksanakan oleh semua pihak yang terlibat di dalamnya, maka harus ada mekanisme pengawasan. Pengawasan berfungsi untuk controlling. Sehingga bila di lapangan terdapat tindakan yang menyalahi prosedur maka bisa segera dilakukan tindakan perbaikan. Dengan cara ini kualitas bisa dipertahankan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

# Lokasi
Lokasi yang strategis menjadi salah satu penentu sukses atau tidaknya bisnis restoran berikutnya. Suatu restoran yang berada di daerah wisata seperti Bali, tentu berpeluang besar menarik banyak pengunjung. Apalagi Bali menjadi salah satu pusat pariwisata dunia. Tentunya kesempatan meraih untung semakin terbuka lebar. Tidak mengherankan jika sekarang ini banyak investor semakin tertarik berinvestasi restoran di sana. Mereka pun membidik tempat-tempat favorit para wisatawan seperti Nusa Penida, Kuta, dan Denpasar. Ketiga tempat tersebut memang menjadi favorit para wisatawan sehingga setiap saat selalu dipadati oleh wisatawan. Walhasil, restoran bertaraf internasional banyak dijumpai di Bali. Dan dari waktu ke waktu, restoran baru terus bermunculan di tempat-tempat yang dinilai prestise tersebut. Dampaknya, iklim kompetisi pun makin lama kian ketat. Para investor pun bersaing ketat untuk menjadi yang terdepan. Selain ingin meraih keuntungan berlipat, bisnis restoran di Bali adalah prestise tersendiri bagi para investor.

 
Artikel Lainnya :
 Menjadikan Karya Arsitek Sebagai Simbol Wilayah Mosaic Untuk Memperindah Tampilan Dinding dan Lantai 
 Memilih Tukang Untuk Renovasi Rumah Membuat Hutan Mini di Rumah 
 Teknik Menentukan Desain dan Arsitektur Rumah Gapura Keraton Cirebon yang Menggunakan Gaya Majapahit 
 Jangan Percayakan Desain Rumah Anda pada Tukang Jembatan Cantik Untuk Taman 
 Ide Menarik Membuat Satu Pintu Dengan Tiga Ukuran Pengertian dan Fungsi Valance 
 Desain Pergola Alami di Taman Bali Mengenal tentang Psikologi Rumah 
 Teknik Baru Pembuatan Wall Covering Keramik dan Kelebihannya Desain Gereja di Tanah Karo 
 Desain Interior Ruang Perjanjian Linggarjati Gedung Universitas Pendidikan Indonesia yang Megah 
 Tips Menutup Lantai dengan Batu Koral Membuat Kamar Mandi Di Kamar Tidur 
 Terlalu Banyak Arsitek, Pilih Yang Mana Ya? Menggunakan Bambu Untuk Hiasan Interior 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker