Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips dan Cara Menata Kamar Tidur untuk Anak

Tips dan Cara Menata Kamar Tidur untuk Anak

Setiap rencana untuk membuat suatu bangunan tentu akn lebih mudah bila kita sudah memiliki desainnya terlebih dahulu, begitupun dengan penataan kamar untuk anak anda. Perhatikan perletakan furniture, kondisi lantai dan didnding, area tidur, belajar, bermain jendela dan hal-hal lainnya yang dibutuhkan oleh anak.

Sesuaikan pemilihan furniture dan peletakannya sesuai dengan konsep yang digunakan pada kamar itu sendiri, pilih juga warna-warna yang ringan baik untuk furniture atau aksesoris lainnya. Ruangan untuk tidur berupa bed frame dan kasur yang nyaman untuk si kecil. Bentuk bed frame bisa dikreasikan sesuai kebutuhan dan keinginan si anak. Pilih warna bed cover yang memiliki motif-motif ceria dengan warna yang cerah. Misalnya, pilih bed cover yang memiliki warna dominant pink untuk anak perempuan dan bed cover yang memiliki warna dominant biru muda untuk anak laki-laki. Sedangkan warna tua seperti merah, kuning, orange dan hijau dapat dipadupadankan untuk bidang dinding dan aksen furniture. Lanjutkan dengan penyusunan furniture seperti tempat tidur, lemari, meja belajar dan benda-benda lain yang dibutuhkan oleh anak-anak disesuaikan dengan dimensi ruangan yang ada. Terakhir, penentuan warna dan dekorasi ruang menjadi sentuhan akhir yang wajib dilakukan.

Seringkali kita berpikir, warna-warna bold apapun pasti akan cocok dengan tema kamar anak. Sebaiknya sebelum menentukan warna yang dipilih, lihat terlebih dahulu karakter anak, atau tanyakan padanya warna apa yang ingin digunakan, ini penting agar anak merasa dihargai pendapatnya, dan kamarnya pun akan sesuai dengan karakter yang dia inginkan sehingga efeknya anak akan merasa lebih betah di rumah. Setelah warna dasar ditemukan, baru tentukan warna lainnya yang ingin di padukan. Sebaiknya jangan terlalu banyak memakai kombinasi warna, tiga warna sudah mencukupi untuk menghindari kesan terlalu ramai.

Pilih warna-warna solid yang ceria atau warna pastel yang menenangkan. Tidak perlu takut untuk memadukan dua warna yang berbeda, misalnya meja belajar yang berwarna kuning dipadukan dengan warna dinding biru muda. Tetapi ada baiknya tidak menggunakan warna-warna solid pada seluruh ruang kamar dan furniture. Gunakan warna solid hanya sebagai aksen pada dinding.

Jika untuk membeli furniture baru dirasa pemborosan, anda bisa mengubah furniture lama dengan merubah warna cat atau memberi beberapa garis strip pada bagian furniture. Warna dan pola pada lemari adalah yang paling menentukan dari seluruh furniture lainnya, jadi usahakan perubahan dimulai dari lemari anak Anda. Misalnya gunakan strip berwarna ungu pada lemari berwarna kuning cerah atau aksen bunga-bunga warna pink pada permukaan putih dan lain sebagainya. Aksen pada furniture bisa juga didapatkan dengan mengganti handle furniture dengan bentuk-bentuk yang lucu dan berbeda aksen sangat diperlukan untuk menimbulkan kesan ceria yang cocok bagi anak-anak.

Setelah anda selesai dengan pemilihan warna, anda bisa melanjutkannya dengan aksesoris pendukung lainnya, seperti poster-poster yang bertema kartun, lampu hias yang cantik ataupun hiasan gantung. Pemilihan warna untuk karpet, bantal, bed cover dan selimut dapat ditentukan setelah melihat konsep kamar yang dipilih. Penggunaan aksesoris yang berlebihpun tidak apa-apa khusus untuk kamar tidur anak, karena anak-anak biasanya memiliki imajinasi yang tinggi dan memerlukan sebuah media untuk menyalurkannya. Biarkan anak anda berkreasi jika dia gin membuat sesuatu dan dipajang di kamarnya, itu bisa menjadi sebuah kebenggaan tersendiri baginya dan akan meningkatkan rasa percaya dirinya. Untuk lebih menonjolkan karakter anak pada kamarnya, anda bisa menambahkan beberapa hiasan yang dapat ditempel pada bagian luar pintu kamar anak anda, misalnya dengan menempelkan karakter nama anak anda, dengan begitu akan ada rasa memiliki dan tanggung jawab pada dirinya. Sehingga anak anda akan menjaga kamarnya sebagai asset yang dimilikinya.

 
Artikel Lainnya :
 Kelebihan dan Cara Menggunakan Lantai Papan Semen Tips Memilih Arsitek Villa 
 Finishing Batu Bata Expose Rumah Hello Kitty 
 Kelebihan dan Keunggulan Genteng Tanah Liat Hindari Pemukiman Padat Dan Area Berbahaya Untuk Perumahan 
 Apa Perbedaan Rumah dengan Konsep Modern dan Post Modern Arsitektur ? Bangunan Berbentuk Kura-kura di Jepara 
 Desain Gazebo Paling keren Teknik Pemasangan dan Perawatan Marmer 
  Jadikan Rumah Anda Spesial, Bukan Rumah Kebanyakan ! Menyamarkan Kesan Berat Interior 
 Rumah Bali Bernuansa Tempo dulu Jenis-jenis Pekerjaan Pembesian Pada Bangunan 
 Ide Menarik Membuat Desain Atap Nuansa Prestisius Rumah Villa di Sanur Bali  
 Menggunakan Atap Transparan Membuat Railing Untuk Tangga 
  Investasikan Uang Anda dalam Bentuk Rumah dan Tanah, Jangan Disimpan di Bank ! Membuat Kusen Dari Beton Cor 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker