Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Acuan Dan Hal Penting Dalam Mendesain Mini Bar di Rumah

Acuan Dan Hal Penting Dalam Mendesain Mini Bar di Rumah

Banyak pilihan ruang santai yang bisa dihadirkan di rumah anda, salah satunya adalah pembuatan mini bar. Area ini biasanya tempat ngobrol atau hanya sekedar minum-minum. Biasanya mini bar dibuat karena pengaruh lingkungan, budaya, kondisi sosial, serta gaya hidup sang penghuni dan bukan desain umum yang digunakan di Indonesia. Mini bar di adopsi dari rumah yang dibangun karen pengaruh budaya di barat, cuaca yang dingin memungkinkan masyarakat di sana menerapkan konsep minibar yang kerap dijadikan tempat untuk meneguk minuman penghangat badan seperti wine atau minuman yang pada umumnya beralkohol.

Pada perkembangannya sekarang ini, di Indonesia juga banyak rumah yang dibangun dan dilengkapi dengan mini bar. Namun keberadaannya hanya sebagai pelengkap dan penambah keindahan pada rumah saja, kegunaannya juga sudah di alih fungsikan, karena cuaca yang berbeda dengan di barat, sehingga kebiasaan meminum minuman beralkohol bukan sesuatu yang lazim di sini, malah lebih cenderung kebiasaan buruk.
Sebenarnya kita juga bisa memaksimalkan fungsi dari mini bar yang dimiliki, misalnya sebagai tempat minum kopi, ngobrol dengan teman atau tamu yang tidak terlalu formal sambil menikmati cemilan, atau sarapan bersama keluarga juga bisa, kehadiran mini bar bisa menambah suasana santai di rumah anda.

Sesuai dengan namanya, mini bar memang di desain menyerupai bar, hanya saja bentuknya lebih kecil. Tempat ini memang biasa dijadikan area untuk sekadar minum-minum sambil mengobrol sebagai alternatif ruang makan.
Mini bar biasanya berupa penyajian berbentuk meja dengan dilengkapi kursi yang berjenis stool atau berkaki tinggi yang dapat diputar. Posisi ruangan untuk mini bar biasanya tidak jauh dari pentry, karena fungsinya yang hamper sama, di mini bar juga biasanya dijadikan tempat untuk menyimpan minuman di kulkas atau gelas dan cangkir-cankir pada cabinet dan perlengkapannya.

Tinggi meja yang digunakan masih lebih tinggi dari meja pantry, biasanya meja menggunakan tingkat ketinggian yang berbeda atau trap antara 2 meja, dengan kursi-kursi berkaki panjang atau stool yang memiliki tinggi melebihi kursi untuk meja makan biasa. Fungsinya juga bisa lebih variatif dari pada pantry, karena selain untuk membuat dan menyediakan makanan dan minuman, mini bar juga berfungsi untuk menjamu langsung tamu di tempat tersebut.

Gaya yang dipakai untuk pembuatan mini bar juga biasanya mengikuti gaya rumah, warna dan perabot rumah secara keseluruhan, apakah bergaya modern minimalis, klasik maupun mediterania.

Material yang digunakan pun tidak ada yang terlalu spesifik, tetapi harus disesuaikan dengan perabot dan perlengkapan lainnya. Untuk yang bergaya minimalis, maka dapat menggunakan kayu untuk kursi-kursinya dengan granit atau marmer sebagai bahan mejanya. Atau memakai bahan kombinasi stainles steel dan kaca atau granit sebagai penutupnya. Yang paling utama bahan yang digunakan memiliki permukaan yang halus dan licin serta yang mudah dibersihkan, untuk klasik, dapat menggunakan kombinasi bahan kayu dengan marmer dan kayu, besi tempa sebagai aksen dan batu alam atau marmer untuk yang bergaya Mediterania. Adapun bentuk minibar sendiri memiliki pilihan yang beragam, bentuknya disesuaikan dengan bentuk ruangan yang tersedia dan memungkinkan.

Kebanyakan mini bar dibentuk menyerupai huruf U atau setengah lingkaran, namun itu dapat disesuaikan dengan selera masing-masing pemilik rumah, dapat berbentuk huruf C,huruf L, maupun huruf I, dan bergantung juga pada lokasi masing-masing yang digunakan untuk membuat mini bar di dalam rumah, apakah keberadaannya di sudut atau di tengah ruangan. Namun,lebih sering diletakkan berdekatan dengan meja pantry ataupun ruang keluarga untuk memudahkan sirkulasi dan fungsinya untuk menyediakan makanan dan minuman, lokasinya bisa diletakkan di pojok ruangan atau merupakan area yang berdiri sendiri.

 
Artikel Lainnya :
 Teknik Menggunakan Keramik Bekas Keuntungan dan Cara Membuat Desain Lantai dari Batu Bata 
 Membuat Perhitungan Kebutuhan Semen dan Pasir Ide Menarik Membuat Desain Plafon Dari Plywood 
 Villa Mewah di Bali yang Bernuansa Tropis dan Alami Peran Arsitek dalam Membangun Watak Masyarakat 
 Gapura Keraton Cirebon yang Menggunakan Gaya Majapahit Merawat Kayu Rumah Berdasarkan Jenisnya  
 Fasad Indah Keraton Yogyakarta Kenalilah Beberapa Penyebab Kebocoran Pada Atap Rumah 
 Desain Kolam Renang Berbentuk Kerang di Bali Ide Menarik Membuat Pagar dari Botol Bekas 
 Eksplorasi Bambu Untuk Rumah Modern Pesona Gereja Blenduk di Semarang 
 Desain Arsitektur Kontemporer di Tepi Pantai Rumah Bergaya Spanyol 
 Gedung Universitas Indonesia yang Megah Pengertian dan Fungsi Ventilasi Silang 
 Bagaimana Cara Menghitung Luas Bangunan? Menghindari Kebocoran Pada Plafon Gypsum  
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker