Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips Mengatasi Ruangan yang Lembab pada Rumah Anda

Tips Mengatasi Ruangan yang Lembab pada Rumah Anda

Rumah yang lembab biasanya menyebabkan tembok menjadi terlihat kotor karena berjamur. Keadaan ini tidak baik karena dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan kerusakan pada perabot di rumah anda, rumah juga menjadi tidak sehat bagi para penghuninya.

Kelembaban udara adalah jumlah air yang terkandung di dalam udara, pada situasi normal kelembaban udara berkisar antara 60-70% RH. Untuk memastikan dan mengukur kelembaban udara yang ada di dalam suatu ruangan biasanya digunakan alat yang bernama hygrometer.

Sirkulasi udara yang kurang karena system ventilasi yang kurang baik bisa menjadi sebab tingginya kelembaban di rumah anda. Kebocoran pada system instalasi air juga bisa menyebabkan bertambah banyaknya kandungan air di udara. Sebaiknya hindari menyimpan terlalu banyak tempat penampungan yang berisi air, kebocoran pada atap rumah yang membuat air hujan masuk bisa juga mengakibatkan rumah anda menjadi lembab.

Pada saat merencanakan pembangunan rumah, sebaiknya konsumsi cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah di usahakan mencukupu. Kurangnya cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah bisa membuat rumah menjadi lembab. Jika rumah anda memang sulit untuk mendapatkan cahaya matahari, cobalah mengganti beberapa genteng yang anda gunakan dengan genteng kaca, dengan begitu, cahay matahari bisa masuk dari atap secara langsung.

Udara yang lembab bisa menjadi tempat favorit jamur untuk berkembang biak. Hal ini bisa berakibat kurang baik terhadap kesehatan anda dan keluarga karena suhu di dalam rumah akan terasa lebih panas. Perabotan yang anda miliki akan mudah rusak, terutama yang terbuat dari kayu yang sangat rentan terhadap udara lembap yang dapat menyebabkan kelapukan, seperti pada pintu, jendela, lemari atau meja.

Bukan hanya itu, peralatan elektronikpun akan lebih cepat mengalami kerusakan, karena jamur tumbuh pada bagian dalam alat elektronik tersebut.

Pernah melihat poto-poto lama yang anda simpan mengelupas dan memudar? Itu juga salah satunya disebabkan oleh suhu rumah yang terlalu lembab.

Untuk mengatasinya yang pertama harus dilakukan adalah mencari penyebab terjadinya kelembaban yang berlebihan tersebut. Jika sudah diketahui penyebabnya, segeralah perbaiki. Jika di rasa system ventilasi di rumah anda kurang memadai, memasang exhaust fan adalah alternative yang dapat dilakukan. Karena buruknya system ventilasi juga bisa menyebabkan rumah menjadi lembab, dengan exhaust fan kita bisa mengatur sendiri berapa volume udara yang ingin kitamasukan atau keluarkan. Dengan memasang exhaust fan juga diharapkan akan membantu sirkulasi udara di dalam rumah, sehingga dengan sirkulasi yang normal rumah akan terhindar dari kelembaban.

Jika membeli exhaust fan terlalu berat, anda bisa memasang kipas angin baling-baling biasa pada bagian langit-langit rumah. Karena kipas angin bisa membuat perputaran angin dalam rumah lebih baik dan tentu saja akan mengurangi jumlah air yang terdapat dalam udara di dalam rumah kita, hingga rumah yang lembab akan bisa dihindari.

Menggunakan kapur serap untuk mengatasi kelembaban rumah juga dapat dilakukan. Kapur jenis ini banyak dijual di toko-toko atau supermarket, berfungsi unutk menyerap air yang ada di udara. Penggunaan kapur ini harus dilakukan pergantian secara periodic, karena air yang terserap air akan di simpan di dalam kapur, sehingga kalau kapur tersebut sudah penuh dengan air harus segera diganti, karena sudah tidak dapat lagi menyerap air. Jika anda ingin yang lebih modern, and bisa Menggunakan Dehumidifier. Sebuah alat ayang dirancang khusus untuk menghilangkan udara lembab di dalam ruangan, cara kerjanya merubah udara lembab menjadi udara dingin, sehingga menghasilkan udara yang lebih baik.

 
Artikel Lainnya :
 Warna Coklat yang Elegan pada Bangunan Bagaimana Menciptakan Ruang-Ruang Bertema Dalam Rumah ? 
 Pengertian dari Eco Home dan Teknik Aplikasinya Cara Memilih Rumah Hunian yang Bebas dari Ancaman Banjir 
 Arsitektur Bangunan Perusahaan Terbesar Keuntungan dan Tips Menggunakan Kayu Sintetis 
 Simplifikasi Rasa pada Interior Menggunakan Atap Transparan 
 Kelebihan Batu Bata Ringan dan Perbandingannya Dengan Batu Bata Biasa Membuat Desain Home Theatre 
 Tips untuk Mengantisipasi Banjir di Rumah Rawan Banjir Teknik Mencampur Warna Cat 
 Mengenal Lebih Jauh Istilah Plumbing Atap Unik di Dunia 
 Menciptakan Surga di Kamar Mandi Penggunaan Batu Alam Sintetis Pada Bangunan 
 Desain Pintu Rumah Fungsi dan Jenis Teralis Jendela Rumah 
 Trend Condotel dan Apartment di Bali Menggunakan Cat Tranparan Untuk Kayu 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker