Rumah adalah cermin kepribadian sang pemiliknya, rumah juga bisa menjadi tempat mengekspresikan jiwa pemiliknya, jadi sangat perlu merawat rumah karena hal itu memberi kesan pertama tentang orang yang punya rumah, jika rumahnya rapi dan bersih tentu orang lain akan menilai baik juga kepribadian sang pemilik rumah, begitupun sebaliknya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat rumah akan diuraikan pada tulisan dibawah ini :
1. Pengecatan dinding agar tidak mudah mengelupas
Cat rumah mungkin
hal pertama ketika orang lain melihat rumah yang kita tinggali, jika cat nya
banyak mengelupas tentu saja akan mengurangi nilai estetika dari rumah itu
sendiri. Maka dari itu yang perlu diperhatikan ketika kita akan mengecat rumah
agar tidak mudah mengelupas adalah penggunaan plamur. Seringkali kita
menggunakan plamur sebagai lapisan dasar sebelum pengecatan, padahal bahan
plamur tidak dibuat untuk mengikat cat, sehingga lapisan cat akan mudah
terkelupas jika kita menggunakan plamur secara berlebihan, gunakanlah plamur
hanya untuk melapisi retakan halus pada dinding. Hal lainnya yang perlu
diperhatikan sebelum mengecat rumah adalah waktunya, hindari pengecatan saat
hujan, karena akan butuh waktu lama lapisan cat untuk mengering. Pengecatan
pada saat matahari terik juga kurang bagus, dengan begitu lapisan cat bagian
luarakan lebih cepat mengering daripada bagian dalam, dan itu bisa berpotensi
lapisan cat menjadi retak-retak, menggelembung atau mengelupas. Pilihlah waktu
yang tepat dalam melakukan pengecatan, yaitu ketika kondisi kering tetapi
matahari juga tidak terlalu terik.
2. Perbaikan lantai yang lembab dan basah
Asal sudah
diketahui penyebabnya, perbaikan pada lantai yang lembab dan basah sebenarnya
sangat mudah dilakukan. Apabila penyebanya dalah resapan air dari nat, maka
kita hanya perlu menutup nat dengan lapisan kedap air. Jika lapisan lantai yang
lembab tidak kedap air maka kita perlu membongkar lapisan tadi sampai ke dasar
urugan pasir, lalu lapisi dengan lapisan plastik dan dilapisi kembali dengan
campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir, setebal 3
cm, dan lantai siap dipasang kembali.
3. Membersihkan kamar mandi
Lantai dan juga
bak kamar mandi yang berkerak berwarna kuning kecoklatan dapat dibersihkan
dengan cara berikut ini : Kerak digosok dengan batu apung dan air sabun,
lalu dibilas dengan air bersih. Gunakan citroenzuur atau asam sitrat sering
juga orang menyebutnya sitrun berupa bubuk berwarna putih bisa kita peroleh di
toko-toko kue, asam sitrat ditaburkan pada seluruh lantai, dinding dalam atau
luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan selama satu
jam sampai asam sitrat tersebut bereaksi. lalu disikat dan bilas dengan air
sampai benar-benar bersih, keringkan dengan lap kering.
4. Merawat Kusen pintu dan jendela dari kayu
Kayu merupakan
material yang bisa mengalami kelapukan karena dimakan rayap, untuk
meminimalisirnya sebelum pengecatan kita bisa memakai campuran oli dan solar
dengan perbandingan 3 : 1. Campuran tersebut di oleskan dengan merata ke
permukaan kusen pintu atau jendela, biarkan sampai mengering baru lakukan
pengecatan, bisa juga dengan mengoleskan obat anti jamur yang banyak dijual di
toko sebelum melakukan pengecatan.
5. Memperbaiki keramik yang lepas atau retak
Keramik yang retak
bisa disebabkan karena pembuatan dasar untuk memasang keramik tidak rata,
sehingga ada ruang kosong, hal itu menyebabkan keramik retak karena saat ada
beban di atasnya, bagian bawah lapisan untuk keramik ada rongga hingga kurang
maksimal dalam menopang keramik. Jika hanya retak
saja, keramik bisa di congkel dan dilepas dengan hati-hati agar tidak
menyebabkan keramik di sekitarnya ikut retak, lalu nat dikorek dengan benda
tajam, setelah itu bongkar bagian lapisan dasar keramik dan ganti dengan
lapisan dasar yang baru, lalu keramik pengganti dapat dipasang kembali.
6. Basmi jamur di rumah
Untuk mengatasi serangan jamur ringan bisa menggunakan cuka, cairan disinfektan atau fungisida (anti jamur). Caranya, basahi kain lap dengan cuka lalu disapukan pada bagian yang terserang jamur dengan perlahan, ulangi beberapa kali dengan mengganti lap yang baru. Penggunaan sikat tidak disarankan karena bisa menyebabkan spora dari jamur tersebut beterbangan kemana-mana. Jika serangan jamur sudah cukup parah, segera bersihkan bagian yang kena jamur lau lakukan pengecatan ulang. Jaga sistem sanitasi di rumah anda agar penyebaran jamur bisa di minimalisir.
Semoga bermanfaat.