Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Bagaimana Cara Menghitung Luas Bangunan?

Bagaimana Cara Menghitung Luas Bangunan?

Pertanyaan ini mungkin sering muncul ketika anda ditanya luas bangunan yang anda miliki. Bagi yang tidak mau repot mungkin lebih memilih orang lain yang lebih ahli untuk menghitungnya, dengan konsekuensi anda harus membayar mereka, padahal anda pun bisa melakukannya sendiri jika tahu caranya.

Hal ini penting ketika anda memerlukan data-data dari luas bangunan yang anda miliki untuk mebayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) misalnya, tentu saja data tentang luas bangunan akan ditanyakan.

Jika anda berminat untuk menghitung luas rumah anda sendiri, berikut ini cara yang bisa anda lakukan untuk menghitung luas bangunan yang anda miliki, jika ingi mencoba menghitung sendiri.

1.    Batas Fisik
Tanah yang anda miliki memiliki batas-batas yang boleh dan tidak untuk didirikan bangunan atau garis sempadan bangunan, untuk lokasi yang berbeda juga memiliki ketentuan berbeda. Misalnya apakah letaknya di perkotaan, pedesaan, pinggir jalan raya tau yang lainnya, semua memiliki ketentuan berbeda perbandingan antara luas bangunan dan halaman.

Kalau kita mengenal ketentuan KDB ( Koefisien Dasar Bangunan) misalnya 60 % ,itu berarti luas bangunan yang di ijinkan untuk lahan yang kita miliki adalah ± 60 % dari total luas bangunan kita, karena yang 40% harus kita gunakan untuk halaman.

Jadi tidak benar kalau kita seenaknya bisa mengisi seluruh bangunan tanah yang kita kurangi dengan batas garis sempadan bangunan.

Untuk mengetahui apakah luas lahan yang kita memenuhi KDB atau tidak,kita perlu tahu bagaimana menghitung luas banguan kita.

2.    Ketentuan Bangunan
Rumah yang kita bangun memiliki batas-batas fisik yang dikenali sebagai batas luas. Tapi tidak semua ruang yang memiliki pengerasan lantai sama perhitungan luasnya. Misalnya ruang tamu 2 X 3 m, tidak sama perhitungannya dengan ruang teras yang memiliki ukuran yang sama, walaupun secara matematik kedua ruang tersebut memiliki luas yang sama, demikian juga untuk ruang-ruang lainnya.

Berikut beberapa hal yang harus anda ketahui sebagai pemilik rumah :
a.Untuk menghitung luas lantai suatu ruangan, perhitungannya dilakukan sampai batas dinding terluar, bila ada ruang yang berhimpitan dan dibatasi dinding,maka perhitungannya dari tengah- tengah dinding sampai dinding berikutnya.
b.Ruangan tertutup atap yang dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai atas,dihitung penuh ( 100 % ). Misal ruang ukuran tersebut 2 X 3 m2,maka luas adalah 6 m2. Apabila dinding pembatas ruang tadi tingginya kurang dari 1,20 m2,maka luas ruang itu hanya diperhitungkan separuhnya. Semua itu diperkenankan dari KDB yang ditentukan oleh daerah tersebut.
c.Overstek seperti balkon dengan dinding pagar tidak tinggi lebih dari 1,20 m2,luasnya tidak diperhitungkan.
d.Teras beratap dengan sebagian dindingnya memiliki ketinggian  lebih dari 1,20 m2 ,diperhitungkan 60 % Ruang bawah tanah, luas tanahnya dihitung 100 %.

Dengan mengetahui hal tersebut di atas bisa sangat bermanfaat untuk anda, minimal anda bisa memperkirakan berapa biaya jika anda ingin membuat atau merenovasi rumah pada pemborong, jadi anda tidak akan kecolongan berkaitan dengan harga yang harus dibayar dan anda bisa melakukan tawar-menawar sebelum menyetujui harga yang dipatok pemborong jika dirasa harga yang diajukan pemborong terlalu mahal.
 

 
Artikel Lainnya :
 Keindahan Bali dengan Arsitektur Tradisional Bali Jenis-jenis Bambu Untuk Bangunan dan Fungsinya 
 Fungsi dan Cara Memilih Angkur Cara Memadukan Batu Alam Untuk Bangunan Rumah 
 Rumah Panggung Anti Gempa Dari Kayu Interior Hotel Paling Mahal 
 Arsitektur sebagai Profesi dan suatu Bidang Seni Rumah Hello Kitty 
 Tips Membangun Rumah Murah Namun Berkualitas Membangun Rumah Ramah Lingkungan/Eco Friendly 
 Tempat Menyimpan Kaset/CD Bergaya Pac Man Game Membuat Jalan Beton dan Pebandingannya dengan Jalan Aspal 
 Tips Cantik Mendesain Apartemen Pertimbangan Menentukan Gorden yang Cocok untuk Rumah Anda 
 Gedung Modern Paling Unik Mengapa Terrazzo Lebih Baik dari Keramik? 
 Lampu Taman Paling Keren Desain Interior Ruang Garuda Istana Bogor 
 Memilih Atap Baja Ringan dan Cara Memasangnya Pengertian dan Cara Membuat Taman Air 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker