Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Pengaruh Budaya Islam Dalam Arsitektur Indonesia

Pengaruh Budaya Islam Dalam Arsitektur Indonesia

Budaya Islam pada arsitektur di Indonesia banyak ditemui pada Masjid, Istana dan Makam-makam, dimulai pada abad tiga belas masehi ketika di Sumatera bagian utar muncul kerajaan Islam pasai. Dua setengah abad kemudian bersamaan dengan datangnya orang-orang eropa, Islam datang ke tanah jawa. Menurunnya kekuatan kerajaan-kerajaan Hindu di jawa meninggalkan kebesarannya dengan bangunan-bangunan candi yang monumental sampai abad ke tiga belas, meskipun demikian selanjutnya kerajaan-kerajaan Islam tidak meninggalkan budaya lama arsitektur hindu, malah sebaliknya gaya arsitektur hindu di  adopsi secara jenius, sehingga muncul ‘era baru’ yang menghasilkan ikon-ikon penting pada arsitektur Islam di Indonesia pada akhirnya, seperti mesjid-mesjid di Kudus, Banten dan Demak pada abad ke enam belas, juga pada situs makam imogiri ataupun pada istana-istana kesultanan di Yogyakarta dan Surakarta pada abad ke delapan belas.

Penyebaran Islam secara bertahap di Indonesia sejak abad ke dua belas dan seterusnya memperkenalkan serangkaian gaya arsitektur yang penting.

Kedatangan Islam di Indonesia, sebenarnya tidak memperkenalkan gaya arsitektur bangunan yang baru, tetapi melihat dan menyesuaikan bentuk-bentuk arsitektur yang sudah ada, lalu diciptakan kembali sesuai persyaratan dalam ajaran Islam.

masjid-masjid yang dibangun pada awal perkembangan Islam di Indonesia murni terinspirasi dari tradisi bangunan lokal yang sudah ada di Jawa, dan tempat lainnya di Indonesia, dengan empat kolom utama yang mendukung atap tengahnya, dalam kedua budaya ini empat kolom utama atau Saka Guru mempunyai makna simbolis, misalnya Menara Kudus di Jawa Tengah, bangunan ini mirip dengan candi dari abad ke empat belas di era kerajaan Hindu Majapahit, menara ini diadaptasi untuk bangunan mesjid setelah runtuhnya kerajaan Hindu Majapahit.

Secara umum, perkembangan gaya arsitektur Islam di Indonesia tentu saja banyak berpengaruh pada bangunan-bangunan Masjid sebagai tmpat beribadah orang Islam, baik itu Masjid peniggalan sejarah ataupun masjid-masjid modern, tetapi pada perkembangannya, gaya arsitektur Islam juga berpengaruh pada rumah tinggal di Indonesia, salah satunya adalah rumah khas Betawi, dengan adanya teras yang lebar dan juga bale-bale sebagai tempat berkumpul adalah salah satu ciri arsitektur peradaban Islam di Indonesia. Banyak juga rumah-rumah khas Indonesia lainnya yang dipengaruhi budaya Islam, tentunya dengan banyak pembauran dengan budaya lokal di masing-masing daerah.

 
Artikel Lainnya :
 Jangan Percayakan Uang Anda pada Pemborong Bangunan Lepas! Membuat Desain Balkon 
 Tips Memadukan bambu dan Batu Alam untuk Membuat Taman Gunakan Jasa Arsitek Walaupun Rumah Kecil 
 Perbedaan Desain Gaya Eropa dan Klasik Pagar berbentuk Naga di Bangunan Kelenteng 
 Perbandingan Rumah Kayu dan Bambu Benteng Unik di Keraton Buton 
 Mengatasi Dinding Rumah yang Merembes Pengaturan Penghawaan Alami untuk Rumah Tinggal 
 Aneka Jenis Kain Untuk Mempercantik Tampilan Ruang Rumah Kayu dengan Tampilan yang Sangat Fantastis 
 Agen Properti Indonesia - Ajakan Kerja Sama Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas 
 Rumah Gurita di Bandung yang Menakjubkan Kolam Taman yang Indah dengan Latar Belakang Rumah Bali 
 Kelebihan Rotan Sintetis dan Cara Memilihnya Faktor Penentu Keawetan dan Kualitas Dinding Bangunan 
 Rumah Klasik Dengan Nuansa Elektik Eksplorasi Bambu Untuk Rumah Modern 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker