Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Layakkah Membangun Rumah Diatas Tanah Kontrakan?

Layakkah Membangun Rumah Diatas Tanah Kontrakan?

Kesempatan memperoleh keuntungan bisa didapat di mana saja. Namun, kesempatan itu memang tidak sepenuhnya selalu terlihat jelas secara kasat mata. Terkadang, dibutuhkan usaha untuk mencarinya dengan menggunakan insting bisnis yang tajam serta perhitungan yang tepat.

Jika Anda melihat bahwa membangun rumah di Bali dapat memberikan banyak keuntungan, sepertinya anda sangat benar. Banyak hal yang mendasari hal tersebut. Yang jelas salah satunya adalah tempat ini selalu ramai dikunjungi orang. Dengan demikian, maka akan berdampak positif dalam bidang perekonomian. Jika perekonomian sudah bagus,maka juga akan berpengaruh pula pada aspek kehidupan lainnya termasuk bisnis properti seperti rumah.

Lalu, jika keinginan membangun rumah sudah ada di benak pikiran, maka langkah apa yang harus dilakukan? Tentu saja dengan membuat perencanaan sebaik mungkin agar pembangunan rumah dapat telaksana dengan lancar.

Namun, terkadang perencanaan sering gagal di awal karena masalah tanah. Pada umumnya, rumah dibangun di atas tanah milik sendiri. Namun, apa jadinya jika Anda ternyata tidak mempunyai lahan kosong untuk didirikan rumah. Atau memang mempunyai lahan kosong tapi lokasinya yang kurang tepat. Lalu, bagaimana jika kita mendirikan rumah di atas kontrakan?

Mendirikan rumah di atas kontrakan seperti membeli pakaian yang tidak bisa selamanya bisa dipakai. Namun, jika pakaian itu memang sangat indah dan mampu menampilkan diri kita menjadi sempurna, kenapa tidak? Tanah kontrakan yang ada di Bali memang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Potensi untuk menghasilkan keuntungan juga besar. Jika demikian, mengapa harus ragu-ragu untuk membangun rumah di atas lahan tersebut? Jika keuntungannya terus meningkat, kontrakan bisa saja diperpanjang tergantung dengan kesepakatan. Yang penting adalah menciptakan keuntungan meskipun bukan sepenuhnya milik Anda.

Jika bicara tentang tanah kontrakan, memang sifat untuk memilikinya tidaklah permanen. Kepemilikan tanah tersebut terbatas samapai waktu yang telah ditentukan sesuai dengan perjanjian di awal sebelum proses transaksi. Jadi, wajar jika orang berpikir untuk ragu-ragu membangun rumah yang pada akhirnya akan berpindah tangan.

Akan tetapi, dalam dunia bisnis, masalah sewa-menyewa tanah untuk sebuah usaha sangatlah lazim digunakan baik pelaku bisnis kelas atas maupun kelas bawah. Mereka membangun kantor di lokasi tertentu yang berada di atas lahan sewaan. Bagi mereka, yang penting usaha mereka bisa cepat dikenal dan juga lebih mudah untuk diakses. Dengan demikian, kemungkinan keuntungan yang diperoleh akan lebih besar. Pada intinya, gunakan kemampuan yang ada untuk memperoleh keuntungan semaksimal mungkin.

Sudah tergambar jelas sekarang bahwa membangun rumah di atas kontrakanpun sudah menguntungkan. Janganlah batasi diri Anda untuk berkeinginan membangun rumah di Bali hanya karena tidak mempunyai tanah sendiri atau tidak cukup uang untuk mebeli. Manfaatkan uang yang ada untuk mengontrak tanah di Bali dan bangun rumah di atasnya. Tak perlu merasa mengeluarkan biaya membangun rumah yang tidak untuk selamanya dimiliki. Yakinlah bahwa uang yang telah Anda investasikan untuk mengontrak tanah dan membangun rumah akan segera kembali dalam hitungan beberapa tahun ke depan jika Anda menyewakannya kembali. Dengan demikian, sebenarnya secara tidak langsung klien andalah yang membayar kontrak tanah dan biaya pembangunan rumah. Anda hanya mendahului membayar di awal waktu saja.

Jadi, jika Anda bisa membuat keuntungan besar dengan modal yang sedikit, mengapa tidak segera anda lakukan saja? Tak perlu mengundur-undur waktu jika kesempatan itu ada sebelum hilang diambil orang lain.

 
Artikel Lainnya :
 Tips Membeli Perumahan Murah Ide Menarik Membuat Tangga Dari Batu Bata 
 Jembatan Cantik Untuk Taman Pertimbangan Memilih Tempat Tidur yang Sehat dan Nyaman 
 Arsitektur Rumah yang Dapat Menyatu dengan Lingkungan Alam Konsep Desain Furniture Minimalis 
 Rumah Bergaya Unfinished Perbedaan dan Persamaan Rumah Tropis dan Minimalis 
 Arsitektur Gaya Kontemporer yang Menggunakan Lekukan Membangun Villa sebuah Investasi Menarik di Bali 
 Membuat Mural Untuk Memperindah Tampilan Dinding Hiasan Dinding Pada Ruang Klasik dan Modern 
 Ide Menarik Desain Dipan dari Rotan Cara Membuat Lantai Bambu 
 Penggunaan Gypsum Untuk Membuat Dinding Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers 
 Keuntungan dan Tips Membuat Taman Terasering Memilih Tirai Sesuai Bentuk Jendela 
 Rumah Bertingkat Modern yang Unik Cara Memadukan Batu Alam Untuk Bangunan Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker