Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menghilangkan Suara Gaung dan Gema di Ruang

Menghilangkan Suara Gaung dan Gema di Ruang

Salah satu kebutuhan penghuni rumah adalah perangkat audio yang fungsinya adalah sebagai media hiburan. Pemakaian alat atau perabot elektronik ini kadangkala sering menimbulkan satu masalah yaitu munculnya gaung atau gema pada ruang yang digunakan untuk meletakan perabot tersebut.

Selain itu suara gema atau gaung pada ruang juga bisa terjadi dan muncul karena lokasi rumah berada di pinggir jalan sehingga suara lalu lalang lalu lintas bisa terdengan dengan jelas dan hal ini menimbulkan kebisingan. Suara deru kendaraan yang muncul secara terus menerus ini dapat memunculkan dengung tiada henti dan akibatnya munculah suara gema tersebut.

Sebenarnya antara suara gaung dan gema ini punya perbedaan. Sesuai dengan penjelasan yang diberikan berita bangunan, yang dimaksud dengan gema yaitu suara yang memantul pada waktu yang tidak sama tapi tidak terdengar secara utuh. Sedangkan gaun adalah suara muncul nyaris bersamaan dengan sumber munculnya suara.

Terlepas dari perbedaannya ini namun yang jelas keduanya selalu menimbulkan gangguan pada pendengaran. Sebagaimana diketahui, telinga manusia tidak mampu untuk membedakan antara gema atau gaung dengan suara yang asli jika ada perbedaan waktu yang durasi jedanya kurang dari sepersepuluh atau 0,1 detik.

Untuk mengatasi masalah ini ada dua sistem atau metode yang bisa dipakai. Yang pertama yaitu menyerap pantulan yang dianggap bisa memunculkan gangguan caranya adalah menggunakan material atau bahan yang sifatnya mampu menyerap suara tersebut. Material ini pada umumnya merupakan bahan buatan pabrik.

Yang kedua adalah menyebarkan suara menggunakan diffuser atau alat penyebar yang wujudnya dapat berupa bidang massif yang punya kemampuan untuk memantulkan suara tapi ditata serta dibentuk dengan teknik tertentu hingga arah pantula suaranya bisa diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan maupun keinginan.

Contohnya adalah pada gedung teater atau pertunjukan musik. Meskipun ukuran ruangnya sangat besar tapi suara yang muncul tetap bisa terdengar oleh telinga dengan jelas dan enak walaupun tidak dilengkapi dengan perangkat elektronik atau pengeras suara. Terutama sekali pada gedung lama dan kuno.

Kondisi seperti ini dapat terjadi karena sumber gelombang suaranya dapat dipantulkan dengan sempurna oleh material akustik yang diletakan di sekitar daerah panggung. Suara ini kemudian diserap lalu diarahkan oleh material yang ada di dinding yang letaknya di daerah penonton. Jadi penonton bisa menikmati sajian musik dengan nyaman.

Cara lain yang bisa dipakai terutama untuk rumah yang berada di pinggir jalan adalah membuat media yang bisa dijadikan sebagai penangkal suara tersebut. Misalnya adalah menanam tanaman rambat yang arah tumbuhnya diatur agar menutup semua bagian pagar dari dinding yang dibuat dengan ukuran lebih tinggi paling sedikit dua meter. Atau dapat juga menamam tanaman berdaun rindang di sekitar rumah terutama pada bagian depan.

Mengatur posisi dan letak jendela dan pintu atau lubang udara yang arah hadapnya ke jalan juga bisa diaplikasikan. Usahakanlah agar semua element ini tidak menghadap langsung kearah jalan. Namun jika sudah terlanjur terpasang, maka jalan terbaik yang bisa dilakukan yaitu menutupnya dengan kain korden. Sedangkan pada bagian depan bisa ditutup dengan kerai bambu atau kayu.

Penggunaan perabot atau furniture terutama yang berukuran besar juga bisa mengurangi dampak dari suara gema dan gaung yang terlalu bising. Demikian pula dengan karpet penutup lantai atau hiasan dinding ukuran besar.

Jika usaha ini ternyata tidak membantu juga, maka alternatif terakhir yaitu membeli alat peredam suara yang bisa menghilangkan gaung dan gema serta suara bising yang lain yang menggunakan sistem elektonik atau digital. Alat ini bisa dipasang pada dinding atau bagian atas yaitu plafon.

Sumber gambar : http://fortikur.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Gabungan Mewah dan Etnik Tempat Tidur Bambu Dari Bali Jenis Struktur Basement 
 Perbandingan Rumah Kayu dan Bambu Jenis-jenis Pondasi Serta Kelebihan dan Kekurangannya 
 Memilih dan Meletakan Lampu Tidur Menghadirkan Nuansa Biru Laut pada Rumah 
 Rumah Kontemporer Berdinding Batu Kolam Renang Atas Bukit di Bali yang Eksotis 
 Indahnya Gapura Taman Bali Keuntungan dan Cara Membuat Atap Kanopi dari Bambu 
 Arsitektur Rumah Adat Suku Bidayuh Memperbaiki Lantai Kayu yang Rusak 
 Agar Sudut Dinding Bisa Presisi dan Rapi Tips Untuk Menghemat Biaya Renovasi Murah 
 Teknik Pewarnaan Lorong Rumah Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Meninggalkan Rumah 
 Membangun Rumah di Lahan Gembur atau Bekas Sawah Gunakan Jasa Arsitek Walaupun Rumah Kecil 
 Rumah Bergaya Unfinished Mengenal Jenis Agregat 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker