Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mengenal Jenis-jenis Water Heater

Mengenal Jenis-jenis Water Heater

Ketika musim penghujan dan dingin tiba, kebutuhan air panas untuk mandi dan keperluan lain pasti menjadi hal yang sangat penting. Demikian pula dengan tempat tinggal yang ada di dataran tinggi atau pegunungan maupun perbukitan, pasti lebih suka mandi dengan air hangat.

Untuk memenuhi kebutuhan ini diperlukan suatu alat yang namanya water heater. Alat ini berupa mesin pemanas air yang dilengkapi dengan tabung untuk menyimpan air yang sudah dipanaskan tersebut. Saat ini ada beberapa macan water heater yang bisa dijadikan pilihan.

Jenis-jenis water heater tersebut antara lain yaitu water heater gas. Menurut hunianku, sistem kerja dari alat ini hampir tidak jauh berbeda dengan kompor gas. Air dimasukan dalam pipa lalu dipanaskan dengan gas, setelah itu dialirkan ke tabung. Kapasitas aliran airnya ada yang sepuluh, delapan dan lima liter per menit.

Kelebihan dari alat pemanas air jenis ini adalah harganya lebih terjangkau atau murah dan tetap bisa digunakan meski listrik sedang mati. Namun sayangnya water heater gas juga mempunyai kekurangan yaitu proses pemasangannya lebih sulit. Selain itu karena menggunakan bahan bakar gas, biaya yang dikeluarkan untuk urusan ini lebih mahal sebab harga gas terus naik.

Yang kedua adalah water heater listrik yang masih terbagi lagi menjadi dua macam yaitu sistem instan dan sistem tangki. Cara kerjanya air yang dimasukan dalam tangki dipanaskan memakai tenaga listrik. Oleh sebab itu ketika listrik mati, alat ini tidak bisa berfungsi. Bukan itu saja, air yang sudah dipanaskan harus segera digunakan sebab panasnya tidak bisa bertahan dalam jangka waktu lebih lama.

Kekurangan lainnya energi listrik yang dibutuhkan juga sangat besar, minimal 250 watt. Namun dari sisi penggunaan, water heater listrik lebih mudah dan praktis. Jika mau dihidupkan tinggal disambungkan pada aliran listrik dan mesin langsung bekerja.

Selain itu ada lagi water heater yang menggunakan tenaga matahari atau solar water heater. Alat ini harganya agak mahal tapi tidak perlu bahan bakar atau tenaga listrik. Sesuai dengan namanya, sistem pemanasan air menggunakan tenaga sinar matahari. Bagi daerah Indonesia yang beriklim tropis, alat ini sangat cocok digunakan sebab persediaan sinar matahari sangat berlimpah.

Selain tidak membutuhkan listrik atau bahan bakar lain, alat ini bersifat ramah lingkungan. Tapi kelemahan utamanya adalah proses pemasangannya sangat rumit dan butuh ketelitian tersendiri. Dan selain mahal, pemasangan ini juga membutuhkan beberapa komponen lain yang harganya juga tidak murah.

Jenis water heater yang keempat namanya adalah water heater panas AC. Saat ini pemakaiannya di Indonesia masih jarang sebab merupakan hasil teknologi baru. sistem kerjanya air dipanaskan dengan kompresor air conditioning. Waktu paling ideal untuk proses pemanasan ini adalah dua jam. Kelebihannya, dana untuk sistem operasinya lebih irit sebab hanya menggunakan gas yang keluar dari AC. Selain itu penggunaan alat ini juga bisa membuat AC pendingin ruang menjadi lebih maksimal dalam bekerja.

Tapi pada sisi yang lain, water heater ini tidak dapat bekerja jika AC tidak dihidupkan. Padahal energi listrik yang dibutuhkan untuk menghidupkan AC juga tergolong tinggi. Peletakan mesin juga agak rumit karena harus dekat dengan kompresor AC. Apabila jaraknya sangat jauh dapat membuat proses pemanasan menjadi lambat.

Diantara empat jenis water heater tersebut, yang paling bagus diterapkan di Indonesia yaitu yang menggunakan tenaga sinar matahari. Jika ingin memakai alat jenis ini, sebaiknya memilih jenis solar water heater. Karena ketika cuaca sedang mendung, alat ini tetap dapat digunakan karena dilengkapi komponen untuk menyimpan cadangan energi.

Sumber gambar : http://www.nachi.org

 
Artikel Lainnya :
 Perlunya Jasa Kontraktor dalam Merenovasi Rumah Paduan Coklat dan Putih pada Bangunan Villa di Bali 
 Butuh Interior Designer di Bali? Hubungi Kami ! Merancang Rumah Mungil Bertingkat 
 Menggunakan Teras Secara Maksimal Tips Membuat Desain Ruko 
 Arsitektur Tradisional Bali, Bagian 1 Cara Menghitung Kebutuhan Keramik dan Kesalahan yang Sering Terjadi 
 Persiapan Penting Sebelum Membangun Rumah Menghadirkan Kesan Megah Pada Rumah Villa Bergaya Bali 
 Ide Menarik Membuat Plafon Dari Batu Bata Gedung Perpustakaan Paling Eksotis 
 Mengenal Jenis-jenis Plafon Dinding Batu Bata Bali yang Unik 
 Serba-serbi Rumah Cluster Pengertian dan Cara Membuat Taman Tematik 
 Memanfaatkan Lahan yang Sempit sebagai Tempat Usaha Bagaimana Cara Membuat Rumah Adem Tanpa Boros Listrik 
 Menciptakan Surga di Kamar Mandi Jenis-jenis Water Proofing 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker