Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Jenis-jenis Saklar Untuk Menghidupkan Listrik

Jenis-jenis Saklar Untuk Menghidupkan Listrik

Saklar merupakan alat yang fungsinya adalah untuk menghidupkan atau mematikan arus listrik, baik arus listrik yang lemah maupun arus listrik yang kuat. Saklar ukuran kecil digunakan untuk arus listril yang lemah, dan sebaliknya ukuran besar untuk arus listrik yang kuat.

Saklar punya dua bilah dari logam yang ditempelkan pada sebuah rangkaian. Dalam posisi hidup atau ketika sedang mengalirkan arus listrik bilah logam ini saling terhubung. Namun jika kondisi sedang tidak mengalirkan, maka posisinya saling terpisah. Dua kondisi ini dinamakan dengan on dan off.

Karena listrik beserta saklarnya punya hubungan yang sangat erat dengan kenyamanan penghuni rumah, maka tidak ada salahnya kita mengenal jenis-jenis saklar untuk menghidupkan listrik tersebut. Menurut blog dion-elcom, salah satu jenis saklar tersebut yaitu push button yang hanya bisa menghubungkan arus listrik ketika ditekan saja. Namun setelah tekanan tersebut dilepas lagi maka arus listrik tersebut langsung putus atau off.

Sedangkan saklar toggle adalah alat penghubung arus listrik yang sistem kerjanya bisa dilakukan dengan teknik menggerakan tuas atau toggle. Ukuran saklar jenis ini termasuk kecil dan biasanya hanya dipakai untuk menghidupkan atau mematikan rangkaian elektronika. Jadi jarang dipakai untuk menghidupkan suatu mesin atau lampu listrik.

Lalu ada lagi saklar yang dinamakan dengan selector switch atau SS. Cara menghidupkannya ada yang dilakukan dengan cara digeser serta diputar. Saklar ini sering dipasang pada suatu alat yang sistem operasinya terdiri dari berapa tingkatan atau jenis. Misalnya pada lampu yang dilengkapi dengan dimer atau kualitas cahaya yang dimunculkan. Kemudian di mesin cuci yang berfungsi untuk mengatur kecepatan putaran mesin. Contoh lain lagi yaitu pada alat audio untuk memilih apakah ingin menghidupkan radio, tape recorder serta ukuran volume suara dan sebagainya.

Saklar mekanik adalah alat yang bisa dalam posisi off atau on secara otomatis jika terjadi suatu perubahan ukuran parameter. Misalnya ketika kondisi sudah gelap maka saklar lampu langsung dalam posisi on hingga lampu tersebut langsung menyala. Atau bisa juga sebab sudah mencapai pada tingkatan suhu tertentu, maka saklar tersebut langsung berubah posisinya menjadi off atau sebaliknya. Contohnya adalah pada alat untuk menanak nasi atau rice cooker.

Sedangkan limit Switch atau LS sistem kerjanya memakai alat yang dinamakan plunger. Alat ini akan memutar dan menekan tuas sehingga secara otomatis posisi saklar akan berubah menjadi on lalu arus listrik langsung terhubung. Sistem LS ini ada beberapa macam misalnya plunger roller, standar, wobller, rod dan sebagainya.

Saklar temperature switch atau thermorstat, cara kerjanya juga berdasarkan pada perubahan suhu atau temperature. Perubahan tersebut terjadi di suatu ruang atau chamber yang wujudnya adalah tabung dan silinder. Tabung ini dibuat dari bahan stainless steel dan di dalamnya ada cairan. Jika silinder menjadi panas maka cairan tersebut bisa memuai kemudian memunculkan tekanan pada lapisan penutup. Tekanan inilah yang menyebabkan posisi saklar jadi berubah.

Flow switch atau FL juga jarang digunakan di rumah dan hanya dipakai pada industri. Fungsinya adalah untuk mengetahui adanya perubahan arus gas pada sebuah pipa. Jika dalam pipa tersebut tidak ada alirannya, maka tuas tidak akan bergerak. Namun jika pipa tersebut mengandung aliran gas maka tuas bisa bergerak dan sehingga saklar berubah pada posisi on.

Float switch atau FS disebut juga saklar level, punya fungsi untuk mengecek tingkatan cairan di sebuah tangki. Cairan ini berguna untuk mengatur perubahan kontak pada saklar. Posisinya ada yang vertikal dan horizontal. Lalu pressure switch atau saklar tekanan sistem kerjanya tergantung pada tekanan perabot saklar. Terkanan itu bisa darang dari udara atau air maupun cairan seperti oli. Jenisnya ada dua macam yaitu absolute trigger dan konfigurasi diferensial.

Sumber gambar : http://www.hgtvremodels.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Pengertian Housekeeping Dalam Pekerjaan Konstruksi Bangunan Mengukur Ketegakan Bidang 
 Pesona Gereja Blenduk di Semarang Perbedaan Aplikasi Warna Rumah Minimalis dan Mediterania 
 Teknik dan Cara Mempercantik Tampilan Dinding dengan Kayu Bakar Teknik Pencahayaan Dalam Ruang atau Rumah agar Lebih Indah 
 Cara Membuat Desain Tugu dan Tips Menata Landscapenya Restoran Unik dengan Desain Rustik 
 Ide Menarik Membuat Pagar dari Botol Bekas Rumah Bundar Dari Kayu 
 Memilih Aksesoris, Elemen Penting Pendukung Estetis Interior Rumah Menghadirkan Kesan Luas Pada Ruang Dengan Cat 
 Pengaturan Penghawaan Alami untuk Rumah Tinggal Mengenal Jenis-jenis Water Heater 
 Prospek Investasi Tanah dan Rumah di Bali Jenis-jenis IMB dan Cara mengurusnya 
 Fungsi dan Cara Membuat Jalan Setapak Taman Ide Menarik Membuat Desain Kursi Goyang 
 Cara Mendesain Rumah Sehat Tanpa Nyamuk Perbedaan Model Lampu Outdoor dan Indor 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker