Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Kelebihan dan Cara Menggunakan Lantai Papan Semen

Kelebihan dan Cara Menggunakan Lantai Papan Semen

Bekisting cor adalah sistem yang dipakai untuk membuat bangunan yang terdiri dari dua lantai atau lebih dan nantinya akan menjadi lantai atau plafon. Kelebihannya adalah punya daya tahan dan beban yang kuat. Tapi sayangnya waktu pengerjaannya lebih lama dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Saat ini ada satu alternatif yang bisa diaplikasi untuk mengatasi masalah ini yaitu menggunakan papan semen atau lantai papan semen. Menurut bintanghome, kelebihan dari material ini adalah proses pemasangannya jauh lebih praktis dan tidak perlu waktu yang lama. Apabila dilihat dari efisiensi waktu serta penggunaannya yang praktis, hal ini tentu saja akan memberi efek terhadap biaya yang harus dikeluarkan, baik untuk membayar tukang maupun biaya untuk membeli bahan tersebut sehingga jatuhnya menjadi lebih hemat.

Kemudian jika dilihat dari sisi keamanan, papan semen merupakan material yang punya tingkat kepadatan sangat tinggi namun bentuknya lebih tipis. Hal ini membuat bahan tersebut jadi lebih tahan jika terjadi benturan atau ganggunan lain misalnya rayap, jamur atau perubahan cuaca yang cukup ekstrim. Terlebih lagi papan semen punya kemampuan yang sangat bagus dalam meredam suara sehingga kondisi dalam ruang akan terasa lebih tenang dan nyaman.

Kelebihan lainnya, karena alasan tertentu pada suatu saat mungkin kita ingin melakukan renovasi dan menjadikan rumah yang sebelumnya hanya terdiri dari satu lantai saja lalu akan dirubah jadi dua lantai. Pekerjaan ini akan membutuhkan teknik yang rumit jika rumah tersebut sebelumnya tidak diberi pondasi dan kerangka khusus untuk bangunan bertingkat.

Namun jika menggunakan papan semen, pekerjaan renovasi yang dilakukan tinggal memasang material tersebut saja. Jadi tidak perlu membuat pondasi atau kerangka baru lagi. Meski mungkin ada pembongkaran, namun hanya dilakukan pada bagian tertentu saja.

Karena merupakan produk pabrikan, papan semen punya ukuran standar seperti halnya dengan kayu triplek, yaitu 2.440 x 1.220 mm. Sedangkan ketebalannya, terdapat berbagai jenis ukuran. Namun jika digunakan untuk membuat lantai, disarankan memilih yang ukuran tebalnya adalah 15 milimeter. Saat ini aplikasi papan semen untuk membuat lantai bisa ditemukan di kantor dan perumahan atau gudang, super market dan sebagainya.

Jika tetap ingin menggunakan keramik untuk membuat lantai, hal ini juga dapat dilakukan serta tidak perlu memakai plamir. Hanya saja perekatnya harus memakai perekat khusus atau bisa juga dengan semen instan.

Cara menggunakan lantai papan semen juga tidak begitu sulit dan rumit. Saat dipasang hanya perlu disekrup saja pada rangka yang terbuat dari kayu atau metal. Ukuran maksimal bentangan antar rangka adalah 407 x 818 mm. Untuk mengantisipasi timbulnya pergerakan beban di lantai harus disediakan celah atau nat yang lebarnya 10 mm. Jika papan semen dipasang di bagian luar atau eksterior, sambungan yang dipakai sebaiknya dipilih yang flexible terutama pada pertemuan panel.

Selain digunakan untuk membuat lantai, papan semen juga bisa difungsikan sebagai penyekat atau dinding pembatas ruang. Dan karena menggunakan bahan campuran dari fiber, papan semen punya sifat yang kuat dan lebih tahan terhadap serangan jamur dan lumut. Oleh karena itu bukan suatu masalah jika diaplikasikan pada kamar mandi atau toilet. Bukan itu saja, papan semen juga bisa dipakai untuk membuat fasad yang ditempelkan pada dinding tembok.

Jika dipakai sebagai penyekat lalu diberi lapisan cat, sebaiknya memakai cat yang kualitasnya benar-benar terjamin mutunya. Sehingga selain tampilannya jadi lebih menarik juga punya daya tahan yang lebih lama. Demikian dengan pola penataan atau pemotongannya, juga bisa memakai sistem yang lebih variatif, tidak harus selalu seragam atau dipasang secara utuh.

Sumber gambar : http://garagefloorsonline.blogspot.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Material Rumah yang Baik bagi Kesehatan Perbedaan Model Lampu Outdoor dan Indor 
 Mengenal Jenis-jenis Plafon Menata Ruang yang Tidak Menggunakan Plafon 
 Tips Perawatan Alang alang Sebagai Atap Rumah Tradisional Bali Tips Membuat Desain Ruko 
 Menata Ruang Unfinished Desain Rumah Minimalis yang Menakjubkan 
 Bagaimana Cara Menghitung Luas Bangunan? Aneka Jenis Kain Untuk Mempercantik Tampilan Ruang 
 Jenis Kabel yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Taman Cantik di Lahan Miring 
 Lampu Taman Paling Keren Membuat Hiasan Pada Dinding yang Retak 
 Mengenal Arti dan Tanda Kode Wallpaper Dinding Ide Menarik Membuat Desain Jendela yang Cantik 
 Teknik Menyambung Bambu Pada Bangunan Rumah Panggung Alami di Ubud Bali 
 Pengertian dan Fungsi Ventilasi Silang Tampilan Fasad Rumah yang Unik  
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker