Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membongkar Lantai Keramik

Membongkar Lantai Keramik

Salah satu jenis lantai yang saat ini paling populer dalam penggunaannya adalah keramik. Sebab selain murah, teknik perawatannya juga sangat mudah dilakukan dan punya beberapa kelebihan lain yaitu awet dan tahan lama. Namun karena merasa bosan, pasti akan muncul keinginan untuk mengganti lantai keramik tersebut dengan yang baru.

Salah satu cara terbaik untuk mengganti lantai keramik adalah tinggal menumpuk saja. Teknik seperti ini pernah diulas dalam situs ini beberapa waktu yang lalu. Namun jika ingin mengganti dengan cara melepas atau membongkar lantai keramik yang lama lebih dulu, hal ini juga dapat dilakukan meski prosesnya agak merepotkan dan memakan waktu yang lebih lama.

Menurut Khedanta, hal pertama yang harus dilakukan saat membongkar lantai keramik adalah melepas bagian celah atau nutnya lebih dahulu. Tujuannya adalah untuk memperoleh ruang yang nantinya akan memudahkan kita untuk melepaskan keramik dari lekatan semen yang berada di dibagian bawahnya. Dengan cara seperti ini maka keramik yang ada di sampingnya tidak rusak atau pecah dan bisa digunakan lagi.

Teknik melepaskan nut ini bisa dilakukan dengan dua cara. Yang pertama adalah dengan proses pemahatan menggunakan alat pahat ukuran kecil dan dipukul secara perlahan-lahan dengan palu yang ukurannya juga kecil atau palu dari kayu. Cara yang kedua adalah memakai mesin gerenda yang biasanya digunakan untuk memotong keramik.

Meski prosesnya lebih cepat cara kedua ini harus dilakukan lebih hati-hati agar arah mesin tidak melenceng dan menimbulkan goresan atau merusak keramik di sampingnya. Namun jika ingin menerapkan cara yang pertama, waktunya lebih lama.

Untuk membantu proses pelepasan nut ini, sekarang sudah ada bahan kimia atau addiktif yang bisa menjadikan pekerjaan ini lebih mudah dilakukan. Bahan kimia itu berupa cement remover atau zat penghancur semen. Caranya cukup mudah tinggal mengoleskan bahan tersebut pada nut kemudian ditunggu beberapa saat dan semen pada nut tersebut akan jadi lebih lunak sehingga akan semakin gampang dipahat atau digerenda.

Selanjutnya langkah kedua adalah melepas keramik agar terpisah dari lapisan semen yang berada di bawahnya. Alat yang digunakan untuk melakukan pekerjaan ini adalah soket atau scrub yang biasanya dipakai untuk mengoleskan adonan semen atau dempul pada dinding dan kayu serta palu. Pilihlah yang bentuknya lebar, kaku namun tipis.

Caranya masukan scrub tersebut secara pelahan-lahan pada bagian antara keramik dan lapisan semen. Kemudian ujung atau kepala scrub dipukul memakai palu dengan hati-hati. Makin dalam scrub tersebut masuk, maka keramik akan terlepas dengan sendirinya. Namun kadangkala karena lapisan semen melekat sangat erat pada keramik, hal ini tidak bisa dilakukan sekaligus tapi harus dipukul berkali-kali.

Agar lebih mudah sebelum pekerjaan ini dilakukan sebaiknya lantai tersebut disiram lebih dulu dengan air. lakukan pekerjaan ini satu persatu hingga semua keramik bisa terlepas. Disarankan agar ketika melakukan pertama kali, dimulai dari bagian yang ada di pinggir serta tidak melekat pada dinding namun yang ada di bagian pintu.

Selanjutnya langkah ketiga adalah melakukan pembersihan lapisan semen yang lama. Sehingga adonan semen yang baru bisa dipasang lagi untuk proses pemasangan keramik yang juga baru. Alat yang digunakan untuk melakukan pekerjaan ini adalah pahat beton atau bisa juga memakai palu ukuran besar dan dihancurkan secara langsung.

Setelah itu permukaan lantai atau tanah dipadatkan dan diratakan kembali. Jika ada lapisan pasir yang terbuang, tentu harus diganti lebih dulu. Namun pada umumnya tidak semua pasir yang ada di bawah lapisan semen tersebut hilang semua kecuali yang melekat pada semen tersebut. Jika semua sudah dikerjakan dengan baik pemasangan keramik baru bisa langsung dikerjakan dengan cara yang sama.

Sumber gambar : http://www.diyadvice.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Material Untuk Membuat Sekat Ruang dan Kelebihannya Memilih Lukisan dan Benda Seni Lain Untuk Hiasan Interior 
 Memilih Kayu Untuk Atap Sirap dan Cara Pemasangannya Pengertian dan Fungsi Ventilasi Silang 
 Mengenal Jenis Instalasi Pada Kolam Renang dan Perlatannya Berburu Tanah Murah di Bali, Untuk Investasi Masa Depan 
 Desain Atap Unik Dari Toraja Bagaimana Merencanakan Kolam Hias Sebagai Element Pemanis Rumah 
 Tips Membuat Desain Ruko Menata Ruang yang Tidak Menggunakan Plafon 
 Membuat Desain Meja Bergaya Jewelry Agar Proyek Bangunan Bisa Tepat Waktu 
 Teknik Aplikasi Desain Ombre Pada Interior Aturan Perda Bangunan Tinggi di Bali 
 Investasi Meningkat Dengan Desain Rumah Yang Unik Kreasi Tempat Tidur Unik Dari Bali 
 Desain futuristik pada Museum PP IPTEK Relief Bali Nan Cantik di Taman Asri 
 Cara Membuat Desain Tugu dan Tips Menata Landscapenya Arsitektur Tradisional Bali, Bagian 1 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker