Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mengenal Jenis-jenis Engsel

Mengenal Jenis-jenis Engsel

Engsel adalah alat yang digunakan untuk memasang pintu, jendela atau perabot lain pada kusen maupun media sejenis untuk menciptakan sistem buka tutup. Engsel ini banyak sekali jenis dan sistem penggunaannya.

Beberapa jenis engsel yang paling sering dipakai antara lain adalah butt engsel yang terdiri dari bermacam-macam ukuran mulai dari tigabelas hingga seratus limapuluh millimeter. Engsel jenis ini pada umumnya dipakai untuk memasang pintu cabinet. Kelebihannya adalah kuat menahan beban dan tidak mudah rusak.

Tapi sayangnya jika sudah terlanjur terpasang dan ternyata ada kekeliruan maka harus dilakukan pembongkaran lebih dulu untuk memperbaikinya. Oelh karena itu sebelum dipasang pengukuran harus dilakukan secara cermat dan teliti.

Lalu ada engsel yang dinamakan dengan butterfly engsel atau engsel kupu-kupu sebab bentuknya memang seperti binatang kupu-kupu. Engsel ini punya tampilan bermacam-macam dengan pola yang berbeda-beda. Namun pada umumnya ukurannya hanya kecil saja. Selain bisa dipakai untuk menyatukan dua komponen, engsel ini juga dapat memunculkan kesan yang lebih artistik sehingga sering dipasang pada bagian luar.

Sedangkan flush engsel adalah engsel yang ketika dipasang tidak perlu dibuatkan coakan lebih dulu di tempat yang dipakai untuk memasangnya. Engsel ini hanya bisa dipakai untuk memasang benda yang ukurannya kecil saja seperti kotak perhiasan, jendela kecil dan sebagainya. Karena daya tahan engsel ini ketika harus menahan beban tidak terlalu kuat.

Engsel barrel adalah engsel terdiri dari dua macam yaitu barrel jantan serta barrel betina. Sistem pemasangannya hampir sama dengan mur dan baut. Satu engsel dipasang pada media penyatuan lalu yang satunya lagi dipasang pada benda yang mau lain yang akan disatukan. Kelebihan dari engsel ini adalah bisa dilepas dengan mudah. Perabot yang paling sering menggunakan engsel jenis ini adalah pintu ukuran besar.

Selain itu ada engsel lain yang dinamakan dengan engsel tersembunyi. Jenisnya ada dua sesuai dengan ukurannya yaitu duapuluh lima dan tigapuluh enam millimeter. Engsel ini sering dipakai pada pintu yang berada di dalam ruang yang memakai alat pendingin atau AC. Sebab engsel ini bisa menutup pintu sendiri secara otomatis dan penutupannya sangat rapat.

Terakhir adalah engsel memanjang atau sering juga dinamakan dengan engsel piano sebab punya bentuk yang nyaris sama dengan alat musik tersebut. Sama dengan jenis flush, engsel ini hanya bisa dipakai untuk menciptakan sistem buka tutup pada perabot yang tidak berat dan ukurannya kecil. Misalnya lemari atau pintu dan jendela namun yang terbuat dari kayu lapis atau triplek.

Bahan yang digunakan untuk membuat semua jenis engsel tersebut juga bermacam-macam. Ada yang dari bahan besi baja, kuningan, stainless, chrome, alumunium dan sebagainya. Namun yang jelas adalah, sebelum memilih engsel harus mengetahui ukuran bidang maupun beratnya. Sebab masing-masing engsel punya daya tahan yang berbeda-beda ketika menahan beban.

Dan ketika membeli sebaiknya memilih engsel yang dibuat dari bahan anti karat sebab jauh lebih mudah perawatannya dan tidak mudah rusak atau keropos. Masalah yang paling sering muncul dalam penggunaan engsel adalah ketika sudah lama dipakai sering menimbulkan suara berderit, terutama untuk engsel jenis barrel, flush dan piano.

Hal ini dikarenakan engsel tersebut kondisinya kering dan minyak pelumasnya juga habis. Jadi cara yang paling mudah dilakukan adalah memberinya minyak pelumas lagi. Agar kejadian ini tidak sering terjadi, bagian yang ada di dalam engsel juga ikut diberi minyak. Jika kesulitan bisa memakai alat pipet atau sejenisnya.

Setelah diberi minyak pelumas atau oli, sebaiknya benda yang diberi engsel digerak-gerakan atau digoyang agar minya tersebut bisa masuk ke bagian paling dalam dan tidak menetes lagi keluar.

Sumber gambar : http://www.building-hardware.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Atap Ilalang yang Menyatu Dengan Dinding di Rumah Bali Pemanfaatan Innercourt Rumah Sebagai Sumber Cahaya dan Udara 
 Cara memilih dan Menyimpan Semen Aturan Ijin Mendirikan Bangunan Di Bali 
 Memperbaiki Dinding Retak Dengan Sistem Injeksi Teknik Pembuatan Konstruksi dan Pembagian Ruang Rumah Adat Lobo di Ternate 
 Taman Tertua di Dunia Menggunakan Kain Etnik Untuk Hiasan Interior 
 Solusi Rumah Tumbuh di Lahan Terbatas Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Membeli Rumah 
 Menggunakan Furniture Multifungsi untuk Efisiensi Ruangan Faktor Penentu Keawetan dan Kualitas Dinding Bangunan 
 Ide Menarik Membuat Desain Kursi Goyang Ide Menarik Desain Dipan dari Rotan 
 Beberapa Hal Penting Sebelum Memutuskan Membeli Tanah Rumah Jembatan di Atas Sungai 
 Mengenal Jenis-jenis Jendela Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Penataan Interior 
 Mendirikan Bangunan Tanpa Bekisting Penggunaan Gypsum Untuk Membuat Dinding 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker